Share this
Share

6 shares

Sejarah Halloween Yang Sebenarnya Dan Tradisi Aneh Yang Masih Diikutin Orang

27 October 2017

Sejarah Halloween Yang Sebenarnya Dan Tradisi Aneh Yang Masih Diikutin Orang

Sejarah halloween yang jarang diketahui orang

Sudah sampai kita di bulan Oktober akhir, sebuah bulan yang biasanya ditutup oleh satu festival yang memiliki masa lalu yang panjang dan kelam. Yup, apalagi kalau bukan tradisi Halloween. Sebuah perayaan yang sebenarnya sudah menjadi budaya barat dan diikuti oleh beberapa orang yang bukan dari barat termasuk Indonesia. Sejarah Halloween mungkin adalah hal yang taboo dan “enggan” untuk diketahui orang.

Sebenarnya ini aneh juga, Halloween itu budaya barat, tapi kenapa orang Indonesia suka ikut-ikutan segala? Mereka ini ngerti sejarah gak sih? Emang gak tau apa pura-pura gak tau? Ya susah kalau orang sudah merasa dirinya condong ke barat, terlalu kebarat-baratan, semua budaya dan tradisi yang dilakukan oleh orang barat pasti selalu dijadiin role model, mengaggap kalau tradisi itu benar dan perlu ditiru tanpa “saringan nalar”.

Kita (manusia) memang cenderung untuk menerapkan gaya berpikir sederhana dalam mengambil informasi (cognitive ease), karena itu kita cenderung ingin mengambil informasi yang “gampangnya saja”. Karena semua orang ngerayain Halloween, kok gue engga? Yah gitulah intinya, “ikut-ikutan”.

Sejarah Halloween yang sebenarnya

Sejarah Halloween Yang Sebenarnya Dan Tradisi Aneh Yang Masih Diikutin Orang

Samhain Festival, Perthshire

Balik lagi ke sejarah halloween. Tradisi ini awalnya itu dikenal sebagai “Samhain,” sebuah festival yang aslinya berasal dari orang-orang suku Celtic di Eropa (sekarang Irlandia) sebagai pertanda akhir dari musim panas dan awal musim dingin. Orang Irlandia memang punya banyak mitos-mitos aneh. Orang-orang pagan itulah yang pertama kali merayakan tradisi tersebut.

Mereka percaya kalau pada waktu tersebut di Samhain, batas antara dunia nyata dan dunia roh itu tipis dan orang-orang mati bisa berjalan di bumi. Dengan budaya dan cerita yang berdasarkan mitos inilah Halloween telah berhasil membuat orang berimajinasi selama berabad-abad dan menyebabkan banyak takhayul dan tradisi yang bertahan sampai hari ini.

Di masa modern, hari Halloween dianggap keren dan modis, sebuah momen dimana orang-orang akan memakai kostum-kostum seram dan aneh untuk menakut-nakuti roh-roh jahat dan mendekorasi rumah mereka dengan atribut Halloween seperti wallpaper, dinding, buah labu jack-o-lantern, dan sebagainya.

Dari mana asal buah labu Jack-o-lantern?

Sejarah Halloween Yang Sebenarnya Dan Tradisi Aneh Yang Masih Diikutin Orang

Jack o lantern, seorang pencuri di Irlandia yang jadi pengikut Iblis

Sejarah halloween tidak lengkap biasanya kalau tidak membahas Jack the lantern atau Jack o lantern. Semua ini dimulai dari seorang pria yang bernama Jack, bukan Jack yang main Titanic pastinya.

Di Irlandia, Jack adalah seorang pencuri yang sudah membuat kontrak perjanjian dengan Iblis, kalau suatu saat dia meninggal, Iblis akan datang untuk menjemput jiwanya si Jack.

Legenda Irlandia mengatakan bahwa ketika harinya tiba, iblis datang untuk mengambil “jatah jiwanya”. Tapi Jack berhasil mengelabui iblis, membuat iblis berjanji untuk tidak pernah mengambil jiwanya. (Iblis aja bisa dibohongin, aneh ya).

Jack akhirnya tidak jadi meninggal karena iblis batal mengambil jiwanya. Setelah akhirnya hidup lebih lama, Jack mencoba memasuki Gerbang Mutiara, Pearly gates, nama pintu gerbang menuju surga menurut Alkitab wahyu. Ketika mau masuk gerbang surga, Jack tidak bisa melaluinya karena ia telah menjalani kehidupan yang jahat sebagai pencuri di dunia.

Karena gak tau mau kemana, dia kemudian mencoba masuk neraka, namun dilarang sama iblis karena ia tak suka dengan Jack. Jack pun mengeluh karena tak bisa melihat surga dan neraka, dia bingung mau kemana sementara si iblis itu menertawakannya dan melemparkannya sebuah lentera yang dibuat dari labu yang isinya bara api yang menyala dan bercahaya. Pada akhirnya, Jack menjadi Jack Of The Lantern, ditakdirkan untuk tetap bergentayangan tanpa tujuan di Bumi.

Dalam kepercayaan orang-orang yang merayakan Halloween, mereka percaya jack o lantern adalah medium bagi jiwa yang terjebak di dunia karena tidak bisa masuk surga atau neraka. Beberapa legenda mengatakan orang Irlandia akan menggunakan labu untuk membuat lentera jack-o-lantern untuk berbagai tujuan, kadang-kadang digunakan sebagai sarana untuk menghormati jiwa-jiwa yang terjebak dalam api penyucian, namun wajah jack-o-lantern yang mengejek juga digunakan untuk menakut-nakuti roh jahat.

Kostum Halloween, kenapa orang-orang memakai kostum yang seram dan aneh-aneh waktu perayaan ini? Ngarep jadi orang barat?

Sejarah Halloween Yang Sebenarnya Dan Tradisi Aneh Yang Masih Diikutin Orang

Biar dikira keren dan modern, tradisi pagan Halloween juga masih diikutin orang Indonesia. Mati-matian ikut tradisi budaya lain, tapi gak tau sejarahnya

Semenjak sejarah Halloween, orang mulai ikut-ikutan dengan tradisi ini. Di hari Halloween adalah dimana kita bisa menjadi hampir segala sesuatu yang kita inginkan, dari dracula, tengkorak, zombie dan lain sebagainya. Tapi satu hal yang kebanyakan orang tidak tahu adalah dari mana tradisi ini berasal. Betapa ironisnya melihat kenyataan orang yang hidup di zaman sekarang yang melakukan sesuatu karena sekedar “ikut-ikutan”.

Biasanya Halloween ramai dirayakan di tempat kerja dan selama kerja kita diperbolehkan memakai atribut yang berhubungan dengan Halloween sampai ada pestanya segala. “Ngarep jadi orang barat“, walaupun punya tampang timur, gak bule, tapi seenggaknya bisa bahasa inggris lah, jadi gak afdol kalau tidak merayakan tradisi yang dijalanin sama orang barat juga.

Selama festival Celtic di Samhain, mereka percaya kalau orang-orang mati berjalan di bumi sehingga orang-orang di sana akan mengenakan kostum sebagai sarana untuk membuat para roh itu tidak mengganggu mereka atau setidaknya tidak dikenali oleh roh-roh jahat itu. Warga yang tinggal di pedesaan malah percaya bahwa orang-orang yang meninggal akan berkumpul di sekitar pesta mereka, sehingga pria bertopeng akan mencoba menarik perhatian roh-roh tersebut untuk mengusir mereka dari desa itu.

Trick Or Treat?

Tradisi Trick Or Treat?

Trick or treat, tradisi pengemis yang diajarkan pada anak-anak

Trick or Treat mungkin adalah bagian Halloween yang paling terkenal. Salah satu tradisi yang kebanyakan orang akan senang hati menerimanya dan melestarikannya karena dilakukan dengan menyenangkan terutama anak-anak. Namun asal mula Trick or Treat juga diselimuti misteri.

Istilah Trick or treat sebenarnya hanyalah sebuah frasa tambahan, untuk praktiknya, tradisi ini bukanlah yang satu-satunya yang hanya dilakukan di perayaan-perayaan tertentu seperti Halloween. Banyak budaya di Eropa yang memiliki praktik serupa, misalnya di Inggris, anak-anak akan pergi dari rumah ke rumah pada hari Guy Fawkes dan meminta uang di depan pintu.

Guy fawkes night di Inggris, malam pengemis minta-minta duit

Guy fawkes night di Inggris, malam pengemis minta-minta duit

Sejarah Halloween juga bisa ditelusuri dari salah satu negara di Eropa.

Di Irlandia, tradisi minta uang ini cukup biasa untuk anak yatim dan janda untuk meminta bantuan. Balik lagi ke awal tradisi Halloween yang dirayakan di akhir musim panas dan menandai awal musim dingin. Di masa-masa sulit itu, orang-orang Irlandia yang kekurangan memang suka meminta bantuan dari rumah ke rumah untuk persiadaan mereka menghadapi musim dingin.

Di zaman sekarang, frasa “trick-or-treat” jadi ditambahkan sebelum mengetuk pintu rumah karena dirasa lebih modern dan ada “basa-basinya”. Bedanya kalau di zaman sekarang, tradisinya dipakai di malam Halloween buat acara “minta permen“.

Sejarah kata-kata “trick or treat” sendiri dimulai di Amerika pada awal abad ke 20 yang pada waktu itu banyak kedatangan imigran asal Irlandia yang dengan tradisi “ngemis”-nya mereka, datang ke rumah warga sambil bilang “trick or treat”, untuk menyarankan pemilik rumah agar memberikan bantuan kalau tidak mau dijahili. Untuk memerangi pranks orang-orang ini dan kenakalan lainnya oleh anak-anak miskin, para pemilik rumah mulai memberikan mereka sedikit bantuan sebagai sogokan kecil. Di awal-awal Haloween berkembang di Amerika di awal abad 20, tradisi ini sering dikenal sebagai “malam pengemis”.

Baca juga:

Berikan komentarmu

Related articles

 #halloween #history #sejarah #tradisi
Share

Pilihan editor