Percaya Atau Tidak, 7 Kisah Teror Kuntilanak Ini Benar Dialami

Spread the love

Kuntilanak seolah jadi selebriti di kalangan manusia. Sosoknya selalu saja dibicarakan, tentu saja gara-gara keberadaannya yang meresahkan. Ada yang digosipkan pernah mengganggu si fulan sedang tidur, menampakan diri secara tiba-tiba, atau iseng mengeluarkan suara mengerikannya. Tentu saja hal itu nggak cuman dongeng semata. Faktanya, nggak sedikit orang atau sekelompok orang yang ngerasa pernah terkena teror gangguan makhluk perempuan bergaun sopan tersebut. Untuk itu, berikut Cerpin.com rangkum tujuh kisah teror kuntilanak khusus buat kamu.

1. Teror Saat Pendakian

Enam orang pendaki asal Kabupaten Bandung terpaksa mengalami kisah seram saat melakukan pendakian ke Gunung Malabar, Pangalengan, Bandung pada tahun 2019 silam. Agan, Adul, Kipot, Amad, Pokis, dan Irgi saat itu mulai melakukan perjalanan mendak pukul 5 sore.

Sebelum magrib, mereka sudah tiba di pos pendakian. Mereka pun turut mendapat peringatan dari warga sekitar saat akan melakukan pendakian menjelang malam. Namun, keenamnya tidak terlalu peduli, dan perjalanan pun dilanjutkan. Menariknya seanjang perjalanan mereka diikuti oleh kunang-kunang.

Di tengah pendakian, salah satu dari mereka mendengar suara mesin motor. Suara tersebut akhirnya terdengar oleh semua anggota pendaki akibat suaranya yang semakin kencang dan mendekat. Bersamaan dengan itu, terdengar pula suara batang besi yang seperti dipukul.

Mereka mulai panik. Di sisi lain pendakian harus tetap dilanjutkan, dan pada akhirnya mereka pun memberanikan diri. Sejak saat itu, peristiwa-peristiwa mistis mulai berdatangan. Mereka harus menahan diri dari emosi ketakutan yang hampir meledak. Pasalnya, mereka malah ditampakan sosok kuntilanak yang sedang anteng berdiri di samping pohon besar. Tak bisa berbuat apa-apa, mereka hanya bisa berdoa agar sosok tersebut tidak mengganggu.

Mereka berhasil melewati pohon besar tersebut, dan bisa bernapas sedikit lega. Namun, nggak lama dari itu tiba-tiba mereka malah dikejutkan sosok kakek-kakek misterius yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka.

Ujang, boleh minta rokok?”begitu katanya.

2. Kisah Teror Kuntilanak di Kamar Kost

Saat itu, Ari sedang disibukkan dengan program PKL (Praktik Kerja Lapangan) dari tempat kuliahnya. Ia pun akhirnya harus ngekost di salah satu kota kecil karena jarak antara rumah dan tempat PKL sangat jauh. Beruntung, ia bisa ngekost bersama temannya, Andi, sehingga biayanya tidak terlalu mahal.

Di hari ke dua PKL, Andi pulang dulu ke rumahnya untuk mengambil sesuatu. Tinggalah Ari sendirian di kostan itu, dan waktu tepat menunjukan pukul 11 malam. Ia malah merasakan hawa kostan yang nggak seperti biasanya, sehingga laptop dinyalakan agar suasana tidak terlalu sepi.

Nggak lama dari itu, ia mendengar suara orang mencuci di kamar mandi. Ari bingung karena di kostan itu hanya ada dia dan Andi.  Ari pun memberanikan diri untuk mengecek asal suara tersebut. Setelah pintu kamar mandi diketuk sekian kali, rupanya tidak ada jawaban dari dalam. ari terus menggedor pintu bahkan sambil meneriakinya. Perlahan, suara di dalam kamar mandi pun menghilang. Ari akhirnya memberanikan diri untuk membuka pintu kamar mandi tersebut.

Namun, yang ia temukan tentu saja diluar nalar. Di pojok kamar mandi, ada sosok perempuan berambut panjang yang berdiri memunggungi Ari. Sosok itu membalikan badannya dan Ari terkejut dengan wajahnya yang rusak serta isi perutnya yang terburai. Untungnya, sosok itu tiba-tiba memudar dan menghilang begitu saja.  Remaja yang lagi PKL itu lantas langsung berlari kembali ke kamar dan berusaha untuk tidur. Ia menganggapnya sebagai ilusi semata.

Efek mistis tersebut rupanya membuat tubuh Ari pegal-pegal di pagi harinya. Untungnya, Andi saat itu sudah kembali ke kostan. Namun, Ari memilih untuk tidak menceritakan pengalaman mistisnya itu pada si Andy, khawatir dia juga akan ketakutan dan program PKL nya jadi terganggu.

3. Teror Kunti PAda Perempuan Hamil Tua

Diceritakan ada seorang perempuan hamil bernama Yanti. Suatu malam, perempuan yang sedang hamil tua itu hanya sendirian di rumahnya lantaran suaminya sedang lembur kerja. Ia merasa gelisah karena perutnya mulai tidak enak. Kontraksi, pikirnya. 

Namun, kegelisahan itu nggak kunjung reda. Yanti malah berkeringat dingin dan badannya pun mulai panas. Saat itu, ia juga malah jadi berpikiran aneh-aneh, mengingat malam itu adalah malam Jumat. Yanti pun tersadar kalau sore tadi baru saja ada tetangganya yang meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkam di TPU tepat di depan rumahnya.

Tidak mau membuat suasana semakin runyam, Yanti mencoba untuk tidur. Malam itu tepat menunjukan pukul 1.50 WITA. Baru memejamkan matanya sebentar, Yanti mimpi melihat sosok hitam besar sedang merangkak, menaiki perut. Yanti pun berusaha untuk bangun dari tidurnya. Antara sadar nggak sadar, Yanti malah mendengar dengan jelas suara kuntilanak cekikikan.

Namun,  secara tiba-tiba suara cekikikan itu malah keluar dari mulut Yanti. Tubuhnya jadi otomatis sulit digerakan, dan dadanya mulai sesak. Yanti bingung harus berbuat apa karena dia hanya sendirian di rumah.

Di dalam hati, ia membaca ayat Kursi. Perlahan kejanggalan itu mulai menghilang, termasuk suara cekikikan yang keluar dari mulut Yanti.

Sejak kejadian itu, Yanti benar-benar trauma. Dia mulai bertanya-tanya apakah benar rumahnya benar-benar dihuni oleh kuntilanak atau sosok itu hanya melintas sekilas, mengingat dirinya sedang hamil tua.

4. Kisah Teror Kuntilanak Gegerkan KAmpung A

Penampakan kuntilanak sempat menggegerkan suatu kampung, sebut saja A. Kejadian itu bermula saat Ina, warga kampung A, yang baru saja pulang ngantor pada malam hari. Saat itu, Ina melihat tukang nasi goreng yang sedang melayani seorang wanita. Menurutnya, sosok perempuan itu sangat menyeramkan, akibat pakaian putih yang dipakainya dan juga rambutnya yang menjuntai panjang.

Keesokan harinya. Ina malah dibuat bingung dengan kelakukan anak-anak usia SD berlarian. Mereka mengaku mendengar suara cekikikan misterius. Salah satu dari mereka mengaku melihat sosok putih berambut panjang yang kemudian terbang ke arah timur. Satu kampung pun geger dengan berita itu. Ina pun mulai bertanya-tanya, apakah itu ada kaitannya dengan sosok perempuan yang ia lihat malam kemarin?

Saat itu, Ina dan keluarganya sedang makan malam. Di tengah santapan lezat tersebut, mereka mendangar suara anak ayam. Suara tersebut semakin lama semakin jelas dan seperti mendekat. Suara tersebut malah seperti berada di atas loteng. Namun, keluarga Ina lantas terkejut dan langsung berlarian usai suara anak ayam tersebut berubah jadi cekikikan.

Usut punya usut, teror kuntilanak di kampung tersebut adalah seorang ibu yang meninggaldunia saat melahirkan anaknya. Sosoknya malah gentayangan dan meneror warga kampung A.

5. Sosok Kunti Menyesatkan

Sebut saja Indra, ia saat itu harus pergi menjenguk saudaranya bersama keluarga setelah mendapat kabar kecelakaan. Saudaranya tersebut mengalami kecelakaan sepeda motor pada malam hari, namun tidak terlalu parah sehingga bisa dirawat di rumah.

Untuk menuju rumah saudaranya tersebut, mobil Indra harus melewati hutan. Suasana di sekitarnya sangat gelap, bahkan tidak ada penerangan sama sekali. Untungnya mereka bisa selamat sampai di rumah omnya tersebut.

Sesampainya disana, mereka dibuat kaget dengan rupa saudaranya yang dari wajah hingga beberapa anggota badannya dibalut oleh perban. Katanya, dia jatuh karena saat mengendarai motor sendirian, ia kaget saat melihat di spion motor sosok berjubah putih dan berambut hitam panjang terurai, duduk di kursi belakang motornya.

Suasana saat itu semakin mencekam saat si kunti menoleh ke arah spion, dan mereka saling bertatapan. Namun, kuntilanak itu langsung menghilang sambil diiringi suara tawa melengking. Hilang kendali, saudaranya tersebut harus menabrak batu besar hingga jatuh terjungkal.

Kejadian janggal tersebut rupanya nggak hanya terjadi di desa itu saja. Desa sebelah juga mengalami hal yang nggak kalah seramnya. Katanya, ada banyak orang yang lantas dibuat tersesat saat akan kembali ke kota atau dibuat bingung dan malah berkunjung ke tempat asing.

Karena sudah larut malam, Indra dan keluarga pun berpamitan pulang. Omnya pun berpesan agar selalu berhati-hati dan jangan sampai ngantuk di jalan. Di perjalanan, ada telepon masuk ke hp bapak dari omnya. Bapaknya Indra mikir, mungkin ada barang yang ketinggalan. Setelah ditanya,“ada apa?”, si om malah bertanya balik, “Mas, jadi ke rumah? Kok daritadi nggak ada kabar?”

Baca juga artikel menarik lainnya:

6. Jurit Malam Mencekam

Adin harus mengikuti acara Jurit Malam yang diselenggarakan di sekolahnya. Acara tersebut sudah dinanti-nanti banyak siswa karena aktivitasnya bakalan seru dan menantang banget.

Singkat cerita, Adin dan teman-temanya diminta untuk membuat tim yang berisikan dua anggota. Adin berpasangan dengan Anton, dan mereka siap untuk melakukan misi berjalan keliling untuk menemukan hantu yang diperankan kakak kelasnya. Sayangnya, alat penerangan seperti senter dan handphone harus dititipkan pada kakak kelas, sehingga tim harus berkeliling dengan keadaan gelap gulita.

Saat berkeliling sekolah, Adin merasa hawa yang tidak enak. Dia merasakan ada angin kecil yang melewati tengkuk lehernya begitu saja. Ah, maklum, malam-malam kan banyak angiin, pikirnya.

Anton dan Adin pun memasuki ruang demi ruang demi bertemu dengan hantu-hantuan itu. Meski sudah tahu ini hanya permainan, keduanya tetap merasa merinding.

Keduanya lantas dikagetkan dengan pocong-pocongan yang loncat ke arah mereka. Anj***! Adin dan Anton memaki bersamaan, sedangkan si kakak kelas hanya menertawakan mereka. Tim Adin pun berhasil mencatat satu jenis hantu dalam misinya ini.

Keduanya melanjutkan perjalanan, yang kini harus melewati lorong panjang yang gelap. Setelah berkeliling dan memasuki satu per satu ruangan,mereka sudah mencatat total lima hantu. Karena mereka mesti buang hajat, akhirnya WC lah yang kini jadi tujuannya.

Saat memasuki ruangan WC, mereka dikejutkan dengan suara pintu kamar mandi paling ujung yang terbuka sangat kencang. Keduanya melihat dengan jelas ada seseorang berjalan keluar. Setelah dilihat dengan jelas, ternyata sosok “Kuntilanak Merah”.
“Kak?” Panggil Adin.
Saat melihat-lihat bajunya, ternyata tidak ada nomor yang disematkan seperti hantu-hantuan sebelumnya. Adin dan Anton pun heran, dan dia menuliskan seadanya, lalu kembali ke tujuan awal, buang hajat.
Adin dan Anton akhrinya tiba di garis finish. Mereka pun menyerahkan daftar hantu yang ditemui sepanjanga penelusurannya. Namun, si kakak kelas kaget saat melihat catatan hantu Kuntilanak Merah di WC. Padahal, panitia acara tidak menaruh hantu-hantuan di lokasi tersebut. 

7. Teror Kuntilanak di Perumahan Tangerang

Kisah teror kuntilanak yan satu ini sempat ramai di Twitter usai dibuat thread oleh akun @mwv_mystic. Kisah seram tersebut terjadi di sebuah kawasan perumahan Tangerang, saat pemilik akun tersebut, sebut saja Nina, sedang menjaga keponakannya di rumah sang kakak. Sang kakak harus kuliah dari pagi sampai malam, sedangkan suaminya baru bisa pulang pukul 8 malam. Nina pun setuju untuk menjaga ponakannya, Caca.

Caca adalah bocah yang periang dan sangat senang bermain. Namun, suatu hari Nina mendapati keponakannya tersebut sedang berbicara sendiri. saat ditanya, Caca hanya menjawab kalau ada seorang laki-laki yang mengajaknya mengobrol.

Berikan komentarmu