Share this
Share

shares

6 Hal Yang Bisa Dipelajari Dari Hubungan Cinta Yang Gagal

3 June 2017

Hal Yang Bisa Dipelajari Dari Hubungan Cinta Yang Gagal

Hubungan cinta yang gagal

Saat kamu pernah mengalami hubungan percintaan yang gagal, kamu akan cenderung untuk menganalisa masa lalumu sendiri dan mempertanyakan tentang hilangnya kepercayaan dalam cinta sejati. Perasan sedih itu yang membuat waktumu terus terbuang karena memikirkan dan mencari alasan kenapa orang yang pernah kamu percayai itu putus denganmu. Mungkin kamu sempat berpikir untuk untuk mengambil pelajaran dari kesedihan itu. Kamu harus tahu kalau hubungan percintaan itu memberikanmu kesempatan berkembang secara spiritual untuk mendapatkan pengalaman yang berharga.

Mereka yang berpikir bahwa mereka telah menghabiskan waktu dengan orang yang tidak tepat belum tentu benar, padahal hubungan cinta juga menawarkan padamu kesempatan untuk mengerti masa lalumu, ketakutanmu, esensi darimu dan arti dari cinta yang sebenarnya. Cinta bukanlah hal yang simple. Kamu butuh banyak waktu untuk mempelahari bagaimana mencintai dan nilai dari suatu hubngan dengan orang yang kamu kasihi.

Mudah-mudahan tulisan dari Cerpin.com kali ini akan membantumu fokus dengan masa-lalumu dan menemukan jawaban untuk semua pertanyaan-pertanyaan mengganggu yang dapat membuatmu cemas.

1. Setiap orang butuh waktu sendiri

Banyak orang yang beranggapan kalau pacaran atau menjalin hubungan cinta berarti mereka harus rela menghabiskan waktu bersama 24 jam per hari dengan orang yang mereka cintai. Kalau saja itu benar, berarti kita semua akan kehilangan jadwal hidup kita dan kehilangan identitas kita dalam waktu yang singkat. Ingatlah, setiap orang butuh yang namanya “space”, waktu sendiri baginya untuk memuaskan hal pribadinya dan melakukan sesuatu yang membuat mereka lebih hidup. Karena itu, tentu saja jangan biarkan identitasmu pudar, karena akan sulit untuk menemukan siapa dirimu yang sebenarnya kembali.

2. Nafsu hanya sementara

Nafsu adalah periode, dan periode ini biasanya membuat orang terbang dengan sayap-sayap cinta. Ketika seseorang merasa senang, mereka akan menghabiskan berjam-jam untuk mencoba mengesankan partner mereka dan bicara tentang cinta sepanjang hari sampai sore. Namun sayangnya, periode yang kita rasakan seperti ada kupu-kupu menari di dalam perut kita ini akan berakhir cepat dan berubah menjadi cinta sejati. Cinta adalah tahapan dimana kamu siap untuk membagi antara hal baik dan buruk dengan orang yang dicintai. Cinta benar-benar akan tumbuh ketika kamu tidak memiliki rasa takut untuk kehilangan dan ketika kamu sungguh menerima semua kekurangan dan kelebihan dari orang tersebut.

3. Seseorang itu “bukan” milikmu

Di masa sekarang ini kita hidup di dunia yang demokrasi dimana orang-orang bebbas dan memiliki hak dan tanggung jawab yang sama. Ditambah lagi, kita memiliki kebebasan untuk berekspresi dan memimpin hidup yang independen. Tidak penting seberapa kalian telah bersama, kamu harus mengerti bahwa orang yang pernah kamu cintai tersebut bukanlah sebuah barang yang menjadi milikmu. Sepasang kekasih yang saling mencintai saling berkomitmen dengan perasaan ini dan memperlakukan satu sama lain dengan hormat. Seorang cinta adalah inspirasimu tapi bukan hal yang kamu miliki. Kamu tidak bisa mengendalinkan prilaku dan setiap langkah dari pasanganmu, karena hal tersebut hanya dapat merusak hubungan percintaan. Hal yang dapat kamu lakukan adalah percaya padanya dan coba membuat kesepakatan antar kalian berdua yang menjadikan kalian berkomitmen satu sama lain.

4. Jangan coba untuk mengubah pasanganmu

Kamu dapat mengubah banyak hal di dunia ini, tapi hampir tidak mungkin untuk mengubah bagaimana panadngan dan kebiasaan pasanganmu. Semua yang dapat kamu lakukan adalah menunjukan jalan terbaik padanya dan jika dia memang memilik keinginan terdalam untuk berubah, mereka akan melakukan itu. Jiwa manusia memiliki kapasitas untuk mengabaikan beberapa hal dan nasihat yang datang dari orang lain. Itulah sebabnya kadang ia suka berubah tapi dalam tahap sementara dan kemudian kembali lagi ke kebiasaan awalnya.

5. Belajar mengatasi konflik batin

Sikap dan perilakumu dalam hubungan kalian dapat menjadi refleksi untuk rasa takut yang kamu dapati dan rasa cemas yang mana dapat mengintimidasi dunia alam bawah sadar. Jika kamu ingin memiliki hubungan yang sehat, kamu harus memulai dengan memulihkan batinmu sendiri dari rasa takut dan konflik. Lakukanlah hal yang dapat memungkinkan untuk meningkatkan harga diri seperti belajar mencintai diri sendiri adalah hal termudah yang perlu dilakukan, dengan begitu kamu dapat mampu untuk membagi rasa cintamu dengan orang lain.

6. Belajar melepaskan sesuatu

Sepertinya hubungan yang kita jalani selalu mengajari kita bagaimana melepaskan sesuatu yang pernah kita genggam sebelumnya. Hubungan cinta yang tidak bahagia dapat mengajarkan padamu berjuang untuk kebahagiaan. Ditambah lagi, kamu harus menggunakan kesempatan ini untuk meninggalkan apa yang terjadi di masa lalu untuk dapat menemukan sesuatu yang lebih baik di masa depan.

Hubungan cinta adalah pembelajaran yang penting untuk pengembangan pribadi. Antara hubungan yang menyenangkan dan mengecewakan, keduanya membantumu untuk lebih berkembang dan menjadi orang yang tegar, serta berwawasan lebih luas. Jadilah orang yang cukup kuat untuk mengatasi kesedihan dan tantangan lain jika kamu ingin mendapatkan apa itu kebahagiaan. Sekian.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu

Related articles

 #cewek #cinta #cowok #relationship
Share

Pilihan editor