via Shutterstock.com

Mudik Nggak Boleh, Cuti Bersama Dipotong, Diem-diem Aja Nih?

Spread the love

Tanggal-tanggal merah di setiap tahunnya memang menjadi obat mujarab buat kamu yang udah letih bekerja sekian jam per minggu. Waktu libur ini bisa kamu gunakan untuk kangen-kangenan sama orang terdekat maupun untuk sekedar istirahat. Tanggal merah dan cuti bersama ini biasanya terjadi di hari-hari besar seperti Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, dan masih banyak lagi. Namun, untuk cuti bersama tahun 2021 ini, kita nggak bisa menikmati liburan lebih lama. Pasalnya, pemerintah memberlakukan aturan baru, yaitu memangkas cuti bersama. Apa tidak sebal? 🙁

Aturan Cuti Bersama 2021

via detikcom

Pemerintah sudah memberlakukan kebijakan baru terkait cuti bersama 2021. Yang tadinya harus dikasih libur 7 hari, kini dipangkas lima hari. Jadi, kita cuman punya cuti bersama dua hari saja. Peraturan baru tersebut tentu bukan tanpa alasan, yakni akibat kasus pandemi di Indonesia sendiri yang masih belum menunjukan angin segar.

Aturan tersebut berawal dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo yang mengusulkan untuk memangkas libur Hari Raya Idul Fitri hingga libur tahun baru.

“Kami juga akan mengusulkan untuk memperpendek libur Idul Fitri dan libur Tahun Baru. Nanti nggak akan ada libur -5 atau +5 lagi,” kata Tjahjo dalam acara Penghargaan Pelayanan Publik Lingkup Polri yang disiarkan di kanal YouTube Kementerian PAN-RB, Selasa (16/2/2021).

Pak Tjahjo berharap aturan tersebut juga turut mendukung protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19. Selain itu, sanksi juga akan diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri yang nekad mudik menjelang Idul Fitri. Karena mau gimanapun juga, abdi negara harus memberikan teladan bagi masyarakat. Hhe.

Adapun cuti bersama yang dipangkas 5 hari, yaitu:
1. 12 Maret: Cuti Bersama dalam rangka Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
2. 17, 18, 19 Mei: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
3. 27 Desember: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Natal 2021.

Sedangkan cuti bersama yang masih bisa dinikmati, yakni:
– 12 Mei dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah
– 24 Desember dalam rangka Raya Natal 2021.

Gimana, kira-kira apa yang bakalan kamu lakuin dengan libur dua hari itu? Nikmat-kah? Puas-kah? Eh, tapi percuma juga sih dikasih libur panjang, soalnya mudik sudah fix dilarang. Hehehe :(((

Emang, Apa Aja Manfaat Cuti Bagi Pekerja?

Setelah mendengar kabar cuti bersama dipangkas, kita mah cuman bisa ngurut dada aja. Mau nggak mau kita harus diam di rumah atau kostan tanpa bertemu dengan kakek, nenek, atau orang tua yang ada di kota kelahiran. Btw, sebenarnya kita nggak perlu sedih-sedih amat sih karena peraturan ini juga dibuat untuk kepentingan bersama, yaitu untuk mengurangi tingkat penularan virus corona.

Cuti bersama sendiri punya beberapa manfaat bagi pekerja, yaitu sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kreativitas

via qz.com

Mungkin ada sebgaian dari kita yang nggak punya waktu untuk berkreasi. Padatnya jadwal bekerja membuat kita harus selalu stand by mulai dari pagi sampai menjelang sore. so, buat kamu yang emang nggak ada banget buat meningkatkan soft skill dan kawan-kawannya, bisa banget memanfaatkan waktu liburan di rumah aja daripada gabut.

Kalau kamu suka memasak, nggak ada salahnya untuk mencoba resep-resep baru. Hidangan ini (kalau dirasa enak dan menjanjikan) bisa banget dijualin dan kamu bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah meski lagi nggak ‘kerja’. Kalau kamu bingung mau ngapain, bisa aja googling hal-hal yang membuat kamu lebih produktif. Dengan begitu, ide-ide cemerlang pun bakal bermunculan dengan sendirinya.

2. Menjaga Kesehatan

Photo by Marcus Aurelius from Pexels

Pekerjaan yang ngepress banget emang nggak heran kalau bikin stres. Tapi, tenang aja karena cuti bersama ini bisa jadi pain killer buat keruwetan kamu. Enak pokoknya, bisa rebahan sejenak sambil nonton netflix, olahraga sesuka hati, dan masih banyak lagi. Mental nggak bakalan drop juga karena ocehan bos kamu seolah ditelan bumi. Selain itu, liburan bareng keluarga juga disebut-sebut bisa membuat fungsi jantung dan tekanan darah  kembali ke level normal. Jadi, cuti bersama ini bisa banget untuk memulihkan kesehatan mental dan fisik kamu 🙂

3. Mengistirahatkan Pikiran

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Selama kamu ngantor atau bertugas, otak akan dipaksa untuk bekerja. Kamu harus mikir gimana caranya kerjaan beres tanpa harus dapat komplain dari atasan atau klien. Untuk itu, cuti bersama bisa jadi jalan yang tepat untuk mengistirahatkan pikiran sejenak. Pikiran yang mumet bisa sirna dengan menonton film favorit, makan makanan kesukaan, nongki bareng temen, dan masih banyak lagi. Baca novel juga bisa jadi pilihan yang tepat biar isi kepala tetap fresh.

4. Merasa lebih bahagia

Photo by RODNAE Productions from Pexels

Rasa bahagia nggak cuman pas tanggal gajian aja. Saat waktunya cuti bersama, perasaan kamu malah akan jauh lebih bahagia. Pasti, lah. Nggak akan ada lagi yang namanya kaget karena bangun kesiangan, perasaan jengkel karena disikut rekan kerja, pusing karena hasrus lembur, dan masih banyak lagi.

Menurut survei Ernst & Young, pekerja yang diberi jatah libur selalu menunjukkan peningkatan kinerja di kantor yang lebih baik dibandingkan yang jarang berlibur. Jadi, ini cuti bersama juga bagus untuk performa kamu di kantor saat masuk nanti.

5. Meningkatkan Produktivitas

Photo by Ivan Samkov from Pexels

Kerja terus tanpa istirahat udah otomatis bikin stres. Apalagi sekarang-sekarang ini yang jatah cutinya cuman dua hari. Padahal, cuti bersama dalam waktu yang relatif lebih lama bisa meningkatkan produktivitas kamu di kantor, lho. Bahkan, kinerja kamu saat bekerja bakalan lebih oke dibandingkan sebelumnya.

6. Keluarga Harmonis

Photo by Craig Adderley from Pexels

Terlalu capek saat bekerja biasanya suka bikin suasana rumah nggak harmonis. Ditanya dikit ngambek, dicolek dikit ngegas. Ya apalagi kalau bukan saking capeknya diri ini, sehingga kita cenderung lebih pengen istirahat aja terus tidur. Kalau pekerja dikasih cuti bersama yang lebih lama, kemungkinan besar hubungan kita dengan keluarga bisa lebih harmonis. Dengan tidak adanya beban pekerjaan, kita bisa lebih luwes saat ngobrol dengan pasangan, bisa lebih ikhlas saat melakukan pekerjaan rumah, dan lain-lain. Kalau bisa, sempatkan libuan bareng saat cuti bersama. Jadi, hubungan kamu sama anak dan pasangan bisa semakin erat dan menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.

Dipangkasnya cuti bersama ini sudah pasti membuat kita kecewa, apalagi kalau sudah janji mau pulang kampung. Namun, sangat tepat kalau kita mencoba untuk berlapang dada. Situasi seperti ini juga bukan kemauan kita bersama, kan? Suatu saat ini pasti dunia kembali normal tanpa ada drama virus seperti ini.

So, mulai turunkan ego buat mudik. Jangan nekad nyari jalan tikus karena polisi udah standy by juga di spot itu 🙂 Jangan bikin diri sendiri ribet karena nggak bisa peluk orang tua. Gunakanlah fitur video call yang setidaknya bisa ngobatin kangen setelah sekian lama nggak ketemu. Jangan pusing nggak bisa liburan karena corona nyatanya lebih mengerikan.

Marhaban tiba..marhaban tibaa…

Selamat menjalankan ibadah puasa!

Berikan komentarmu