Menghibur, 8 Lomba Balap Hewan Ini Masih Diminati Masyarakat

Spread the love

Bukan rahasia umum lagi, hewan juga bisa dijadikan sebagai objek kompetisi. Nggak cuman lomba “kepintaran” atau kontes suara, hewan-hewan tertentu juga sering diikutkan lomba lari. Kalau yang terpikirkan adalah hewan seperti kuda, kelinci, dan hewan-hewan lainnya yang terkenal punya kecepatan mumpuni, rupanya nggak selalu demikian. Hewan yang terkenal berjalan lambat pun seringkali menjadi peserta lomba balap hewan, tentu saja ini memberikan kegemasan (atau bahkan kebosanan) sendiri bagi penontonnya. Biar nggak penasaran, langsung aja simak lomba-lomba balap lari hewan unik berikut ini.

1. Lomba balap hewan siput

Melihat perlombaan balap hewan memang seru sekaligus mendebarkan. Namun, adapun kompetisi hewan yang bisa membuat kamu gemas. Apalagi kalau bukan balap siput atau keong. Ini terdengar mustahil karena kita (mungkin) hanya melihatnya via film animasi Sponge Bon Square Pant.  Rupanya, lomba tersebut benar-benar ada, tepatnya di Inggris. Lomba ini sudah eksis selama 25 tahun lamanya, dan sering digelar setiap bulan Juli. Uniknya, yang dilombakan bukan jenis siput sembarangan. Jenisnya adalah  siput taman (Helix aspersa) yang habitat liarnya memang terdapat di Inggris.

Aturan mainnya adalah setiap siput yang dilombakan harus mditandai dengan angka. Setelah itu, hewan-hewan tersebut diletakan di atas meja. Pemenangnya adalah siput yang paling cepat mencapai lingkaran yang ditempel di tengah meja.

2. Sapi

Indonesia sendiri punya tradisi lomba hewan yang sering digelar di wilayah tertentu, salah satunya Madura. Lomba balap hewan tradisional ini disebut dengan karapan sapi. Cara bermainnya, dua ekor sapi dipasangkan untuk menarik kereta dari kayu. Nantinya, merekaharus berlari sambil dipecut oleh manusia yang mengendarainya.

Selama perlombaan in berlangsung, nggak sedikit peserta yang baru sebentar sudah terlepas dari pegangan. Namun, ada juga yang bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.  Karena sapi masih saja bisa terlepas kesana kemari meski sudah dikendalika oleh joki. Selain kecepatan sapi, penampilan masing-masing joki pun dinilai langsung oleh pemangku adat dan masyarakat yang menonton. Btw, lomba ini juga ada di Lombo dan Padang, lho..

3. Lomba balap hewan itik

Perlombaan pacu itik bisa kamu jumpai kalau sedang berwisata atau mampir ke Payakumbuh, Sumatra Barat. Lomba ini tidak mengharuskan itik tersebut berlari, melainkan terbang. Setiap itik bisa masuk kelas yang berbeda-beda.  Ada jarak 800 meter, 1.000 meter, 1.200 meter, dan 1.600 meter yang mereka sebut boko. Sedangkan untuk jenis kategori lombanya sendiri ada dua, yaitu sesuai batas garis dan terbang bebas.

Untuk kategori batas garis, itik jangan sampai terbang melewati batas garis yang ditentukan. Jika melewati batas tersebut, si itik bakalan auto terdiskualifikasi. Sedangkan kategori terbang bebas mengharuskan itik terbang sejauh mungkin. Yang paling jauhlah yang menjadi pemenangnya.

Lomba Pacu Itiak ini tentu nggak bisa diikuti sembarang itik. Petani atau pemiliknya harus memilih itik terpilih, dan sudah dilatih selama tiga hingga empat bulan. Mereka biasanya berkumpul di satu gelanggang yang sama untuk melatih itiknya bersama-sama. Agar bisa terbang tinggi, itik selalu dilatih dan dimandikan setiap hari.

4. Lomba Lari Unta

Di Arab Saudi, lomba lari unta merupakan event nasional yang sudah diselenggarakan sejak tahun 1070. Perlombaan ini sudah memiliki regulasi khusus yang mengatur lomba lari khusus unta. Semula, lomba balap unta dini dipelopori oleh almarhum Shaikh Zayed dengan dukungan finansial dari kerajaan.

Namun, UAE pada akhirnya melarang joki unta anak-anak dalam lomba pacuan unta komersial pada tahun 2002. Sejak saat itu, lomba tersebut kini mengandalkan joki robot. Selain di Arab, lomba lari unta juga bisa dijumpai di negara-negara lain seperti Mesir dan India.

5. Balap Kambing

Balap kambing menjadi salah satu hiburan seru bagu masyarakat Tobago, Kepulauan Karibia. Turnamen tersebut seringkali digelar  setiap hari Senin di pekan yang sama dengan perayaan Paskah. Perlombaan ini pertama kali eksis pada tahun 1925 saat warga lokal melihat golongan menengah ke atas menggelar turnamen balap kuda. Karena nggak mampu, Samuel Callender lantas memilih kambing sebagai alternatifnya agar masyarakat kelas menengah juga bisa menggelar turnamen balap kambing. Seiring berjalannya waktu, masyarakat semakin meminati turnamen ini. Bahkan, kompetisi tersebut kini menjadi atraksi wisata di Pulau Tobago.

6. Lomba balap hewan Hamster

Lomba balap hamster rupanya nggak hanya sebatas khayalan. Turnamen ini pertama kali muncul saat komunitas balap kuda terpukul akibat tidak bisa mengikuti turnamen. Saat itu, sedang terjadi wabah penyakit kuku dan mulut yang menyerang hewan ternak. Untuk itu, perusahaan taruhan online Blue Square melakukan terobsan baru, yaitu menggelar turnamen balap hamster.
Yang menarik dari turnamen ini adalah hamster-hamster yang akan dilombakan ditempatkan dalam roda yang biasa digunakan oleh hamster untuk berlari. Roda tersebut lalu ditempelkan pada mobil-mobilan. Jika sudah, hamster dibiarkan berlari hingga menyentuh garis finis. Mau ikutan?

7. Kura-kura

Lomba lari kura-kura mungkin menjadi yang kedua paling “membosankan” setelah balap siput. Kompetisi ini sudah ada sejak tahun 1902. Mulanya, seorang bocah di Chicago “iseng” mengadu kura-kura untuk balap lari. Di saat yang bersamaa, ada seorang wartawan yang menyaksikannya dan memberitakan peristiwa tersebut sebagai lomba lari teraneh sepanjang masa. Pada akhirnya, lomba ini kini masih eksis. Namun organisasi pelindung binatang seperti PETA kabarnya tidak menyetujui perlombaan ini.

8. Lomba balap hewan Kecoa

Yang nggak kalah aneh adalah lomba balap kecoa yang berasal dari Australia. Lomba ini bisa digelar akibat adanya dua pendapat berbeda antara dua orang pria asal Brisbane, Australia. Saat sedang minum-minum bersama pada tahun 1986, keduanya sama-sama ngotot kalau kalau kecoak di rumahnya adalah yang paling cepat.
Karena nggak ada yang mau mengalah, keduanya akhirnya menangkap kecoa dari masing-masing rumahnya untuk diadu kecepatannya. Lomba balap kecoak tersebut akhirnya digelar di sebuah lapangan untuk membuktikan pendapatnya masing-masing. Akibat kejadian itulah tren lomba kecoa akhirnya tercipta. Turnamen balap kecoak akhirnya digelar setiap tahun pada tanggal 26 Januari. Jadi, kalau ada yang nanya 26 Januari hari apa, jawabannya, “Hari Balap Kecoak Australia”.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu