Share this
Share

Share

shares

Memilih Pasangan Harus Selektif, Ini 5 Alasannya

23 July 2020  Ajeng

Menjadi seorang jomlo tentu saja bukan sebuah masalah. Namun, kamu bisa saja tiba-tiba merasa insecure jika ada seorang teman yang bertanya ‘kapan nikah?’. Meskipun terdengar sepele, lama-lama kamu bisa kepikiran. Di usia yang tidak muda lagi, kamu masih belum menikah, bahkan pendamping hidup saja tidak punya. Namun, jangan gara-gara kamu ditanya seperti itu, memilih pasangan menjadi sembarangan.

Mencari pasangan hidup tentu saja tidak semudah membalikan telapak tangan. Kamu tidak bisa semabarangan menerima orang hanya atas dasar cinta. Perhatikan apakah ia adalah sosok yang bertanggung jawab, jujur, memiliki komitmen, sayang pada keluarga, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, mengetahui karakter calon pasangan hidup sangatlah penting.

Adapun alasan mengapa kamu harus benar-benar selektif dalam memilih pasangan, yaitu sebagai berikut.

1. Hubungan Bisa Berjalan Sesuai dengan Keinginan 

Sumber: pexels.com

Jika kamu lebih selektif dalam memilih pasangan, hubungan pun bisa berjalan sesuai dengan keinginan. Kamu dan si dia bisa menciptakan rumah tangga yang harmonis dan tentram. Bahkan kamu bisa mewujudkan mimpi bersama yang sudah dipupuk selama bertahun-tahun. Keliling dunia, misalnya. Tentu saja hal ini tidak mudah. Namun, karena kamu dan si dia sudah memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun sebuah rumah tangga, hal ini tentu saja tidak mustahil bisa dilakukan.

2. Meminimalisir Ketidakcocokan dengan Pasangan

Sumber: pexels.com

Hati-hati dalam memilih pasangan untuk berumah tangga nanti. Mengandalkan harta dan cinta saja tidak cukup, lho, untuk membangun rumah tangga yang tentram dan harmonis. Oleh karena itu, pastikan kamu mengetahui latar belakang calon pasangan. Misalnya, lihat pendidikannya, keluarganya, pergaulannya, karakternya, aktivitas sehari-harinya dan masih banyak lagi. Jika semua hal di atas sudah cocok dengan kriteria, kamu bisa langsung melangsungkan pernikahn.

Mengetahui latar belakang si dia tentu saja sangat penting. Dalam sebuah pernikahan, haruas ada kecocokan satu sama lain. Jika tidak, bagaimana kamu bisa mencocokan visi satu sama lain? Bisa-bisa setiap hari hanya ada percekcokan dan kesalahpahaman.

3. Agar Tidak Terjebak dalam Hubungan yang Tidak Sehat

Sumber: pexels.com

Hubungan yang tidak sehat bisa saja mengantarkan kamu ke dalam rumah tangga yang berantakan. Kamu dan si dia tidak terbuka satu sama lan, sehingga sering terjadi kesalahpahaman. Akibatnya, kamu akan lebih sering diam dibandingkan membahas masalah bersama-sama. Lebih buruk lagi, kamu bisa tertekan dan bisa meledak suatu saat nanti. Oleh karena itu, pilihlah pasangan yang benar-benar bisa mengerti satu sama lain, yang bisa menurunkan ego saat marah, dan mengalah saat suasana memanas.

4. Memiliki Visi yang Sama untuk Menjalani Hidup Bersama

Sumber: pexels.com

Sebelum melangsungkan pernikahan, pastikan kamu membuat visi pernikahan. Apa sih yang sebenarnya ingin kamu capai dalam pernikahan? Build an empire wealth kah? atau masuk surga satu keluarga kah? Apapun itu, pastikan visi dan misimu jelas, ya! Dengan adanya visi yang sama dalam pernikahan, kamu dan si dia bisa membawa pernikahan ini ke arah yang tepat. Kamu tidak lagi bingung harus bagaimana dan harus melakukan apa. So, penting juga untuk memilih pasangan yang memiliki visi yang sama, ya!

5. Bisa Menjadi Orang Tua yang Baik untuk Anak

Sumber: pexels.com

Alur dari sebuah pernikahan tidak akan jauh dari memiliki anak. Dengan demikian, peran kamu akan bertambah. Jika saat ini hanya berstatus sebagai suami atau istri saja, di kemudian hari kamu bisa menjadi orang tua. Kamu  harus bisa mendidik anak sebaik mungkin, sekaligus memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, memilih calon pasangan tidak semata-mata hanya untuk diri kamu saja. Pilihlah mereka yang berpotensi bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak kamu nanti.

Itulah lima alasan mengapa kamu harus lebih selektif dalam memilih pasangan. Jangan takut dikatai ‘tidak akan laku-laku’ karena terlalu selektif. Pastikan kamu memiliki seseorang yang pas dengan sesuai dengan kriteria kamu. Namun, nggak usah terlalu muluk-muluk juga, ya. Hal-hal yang bersifat konkret bisa diusahakan bersama, so, nggak perlu pengen orang yang memiliki harta tujuh turunan. Semoga bermanfaat!

Berikan komentarmu

Related articles

 #ciri si dia serius #tips hubungan langgeng #tips memilih calon istri #tips memilih calon suami #tips memilih pasangan
Share di whatsapp

Pilihan editor