Melihat Perpaduan Seni dan Teknologi di 10 Wisata Batik

Spread the love

Indonesia memiliki warisan budaya dunia yang telah diakui oleh UNESCO, salah satunya adalah batik. Dengan mengenal batik, kamu akan semakin mencintai budaya dan produk dalam negeri yang telah diwariskan oleh nenek moyang untuk selalu dijaga dan dilestarikan. Begitu pula ketika berwisata, kamu bisa memilih tempat  yang dapat meningkatkan wawasan mengenai seni dan budaya asli Indonesia, khususnya karya seni batik yang jarang menjadi minat destinasi khususnya di kalangan anak-anak muda. Berikut adalah 10 tempat wisata batik di Indonesia untuk opsi menarik libur akhir pekan.

1. Wisata Batik Museum Tekstil

Jika kamu sedang berlibur ke Ibu Kota, tempat wisata batik yang bisa kamu kunjungi adalah Museum Tekstil Jakarta. Museum yang didirikan dalam bangunan peninggalan jaman kolonial ini berada di DKI Jakarta, tepatnya di Jalan K.S. Tubun No. 24, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Bangunan yang diresmikan pada tanggal 28 Juni 1976 ini merupakan salah satu museum besar di Indonesia. yang awalnya hanya memiliki 500 koleksi dari sumbangan Himpunan Wastraprema, kemudian pada tahun 2010 bekerjasama dengan Yayasan Batik dan meresmikan Galeri Batik yang memamerkan koleksi berbagai batik dari seluruh Indonesia. Didalam museum ini terdapat ruang pamer utama, ruang pengenalan wastra, galeri batik, pendopo batik, toko souvenir, perpustakaan, auditorium, taman , juga disediakan sejumlah pemandu tur.

2. Rumah Batik Palbatu

Jika biasanya hanya melihat hasil karya seni batik yang sudah jadi, kamu bisa membuat motif batikmu sendiri di Rumah Batik Palbatu Jakarta yang berlokasi di Jalan Palbatu IV No. 17, Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Disini kamu akan diberikan kain, canting, lilin dan pewarna kain yang sudah disiapkan. Kain batik hasil karyamu juga bisa dibawa pulang, lho. Selain mengasah kreativitas diri, wisata edukasi ini akan membuat kamu mengetahui bagaimana kesulitan dalam proses pembuatan batik yang tentu menjadikan kamu semakin bangga dan menghargai budaya Indonesia. 

3. Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman adalah salah satu wisata tujuan yang banyak diminati turis untuk dikunjungi. Di dalamnya terdapat ciri khas kekayaan budaya Indonesia, apalagi kalau bukan batik. Berlokasi di Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta, kampung batik ini memproduksi berbagai jenis batik khas Solo, mulai dari batik tulis, batik cap, atau kombinasi. Pengunjung dapat belajar membuat batik atau membeli batik asli khas Solo dengan harga bervariasi.

Diresmikan sebagai kampung wisata batik pada tahun 2006, Kampung batik Kauman menyajikan fasilitas yang dapat dikunjungi oleh wisatawan diantaranya rumah batik, tempat pelatihan batik, tempat penelitian dan pengembangan produk batik, showroom batik, dan museum koleksi batik.

4. Museum Batik Pekalongan

Kota Pekalongan terkenal dengan aneka ragam batik yang menjadi ciri khasnya. Tentu tidak lengkap rasanya jika kita sedang berlibur ke Pekalongan tanpa berkunjung ke tempat yang menyuguhkan wisata batik. Nah, museum Batik Pekalongan adalah tempat yang wajib kamu kunjungi. Lokasinya berada di Jalan Jetayu No. 1 Pekalongan, Jawa Tengah. Museum ini diresmikan  pada tanggal 12 Juli 2006 dan masih aktif beroperasi hingga sekarang. Di dalamnya terdapat lebih dari seribu koleksi batik, bahkan ada pula batik yang sudah berusia ratusan tahun.

Selain tempat wisata, museum ini juga dijadikan sebagai pusat data dan informasi mengenai batik serta pusat riset dan pengembangan ilmu desain batik. Fasilitas yang disediakan meliputi  perpustakaan, ruang koleksi, ruang workshop batik, dan lain-lain. Ruang utama pamerannya pun dibagi menjadi tiga yang masing-masing memiliki ciri khas dan sejarah yang berbeda.

5. Wisata Batik Monumen Yogyakarta

Batik adalah hasil kebudayaan yang berkembang pesat di Yogyakarta, terlebih sejak dahulu Yogyakarta merupakan pusat pemerintahan penting yang berbentuk kerajaan (keraton). Di dekat jalan Malioboro Yogyakarta, terdapat sebuah monumen batik yang bisa kamu kunjungi untuk mengenal sejarah batik di kota Yogyakarta. Monumen ini terletak di Jl. KH. Ahmad Dahlan, Ngupasan, Kec. Gondomanan yang berada di dekat titik nol Kilometer Yogyakarta dan merupakan bentuk apresiasi pemerintah Yogyakarta terhadap kebudayaan batik yang melekat dengan kehidupan masyarakat jawa.

 6. Museum Batik Yogyakarta

Di Yogyakarta juga terdapat museum batik pertama yang didirikan untuk memperkenalkan budaya kebanggaan Indonesia.  Museum ini bukanlah milik pemerintah, namun dikelola secara pribadi oleh pemilik museum, yaitu pasangan suami istri bernama Hadi Nugroho dan Dewi. Jika ingin mengunjungi Museum Batik Yogyakarta, kamu bisa datang ke Jalan Dr. Sutomo. Selain menyajikan koleksi alat membatik dan kain batik aneka motif, hal yang menjadi ciri khas dari museum ini adalah sebuah karya sulaman batik terbesar berukuran 90×400 centimeter persegi yang telah memperoleh penghargaan dari MURI. Adapula ratusan koleksi batik yang merupakan hasil karya dari pemilik museum sendiri.

7. Wisata Batik Kampung Jetis

Kampung Batik Jetis berlokasi di Jalan P. Diponegoro, Lemah Putro, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur. Pertama kali batik dikenalkan oleh seorang pendakwah islam pada tahun 1675, kemudian berkembang dan menjadi sentral produksi batik sejak tahun 1970. Sampai saat ini, Kampung Batik Jetis terkenal akan berbagai ciri khas batiknya yang berwarna terang dan dibuat langsung oleh pengrajin untuk bisa dilihat atau dibeli langsung oleh para turis.  Jalan masuk ke kampung batik ini juga dipenuhi oleh kain batik dan dipajang di depan rumah-rumah warga sekitar. Dengan begitu, mata para pengunjung semakin dimanjakan dengan karya seni tak ternilai tersebut.

8. Kampung Batik Putat Jaya 

Kampung batik ini cukup populer di Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya. Bagaimana tidak, lokasi yang dahulu dikenal dengan nama Gang Dolly sebagai kampung prostitusi, kini sudah bertransformasi menjadi kampung batik. Berlokasi di Jl. Putat Jaya, Kec. Sawahan, Kota Surabaya, kini sentra batik ini dikenal dengan motif khasnya, yaitu batik bermotif daun dan jarak. Di tempat eduwisata ini, kamu dapat belajar mengenal berbagai jenis batik melalui pada seniman batik yang hebat sekaligus belajar membuat batik sendiri.

9. Kampung Wisata Batik Brandan

Eduwisata Batik Brandan baru saja dirintis dan belum begitu populer dikalangan masyarakat Kabupaten Langkat. Kampung batik ini berada di Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Dusun Paya Kiri, Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat. Pembukaannya baru saja dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2021 lalu. Program yang digagas oleh UISU, PT Gemilang Nusa Kreasindo, dan Pemerintah Kabupaten Langkat ini diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi, produktivitas, dan kreativitas warga sekitar melalui pengembangan edukasi wisata batik Brandan yang menjadi lambang dari batik Langkat.

10. Kampung Batik Trusmi

Kampung Batik Trusmi mejadi ikon tersendiri bagi Kota Cirebon. Kampung batik ini mulai terbentuk sejak masa penyebaran islam oleh seorang pengikut setia Sunan Gunung Djati. Kawasan ini menjadi pusat produksi batik dan wisata kuliner di Cirebon yang berlokasi di Plered. Para pengunjung dapat dengan leluasa menikmati pameran dan melihat langsung pembuatan aneka batik oleh para pengrajin di dalam showroom-showroom yang berjajar di sepanjang jalan. Harganya bervariasi, jadi kamu nggak usah suudzon dulu harganya mahal, yaa..

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu