Layangan Putus Viral, 9 Fakta Cappadocia Ini Banyak Dicari Tahu

Spread the love

Film serial Layangan Putus rupanya jadi pemersatu wanita-wanita yang takut membina rumah tangga. Yang paling bikin ngenes tentunya adalah scene saat si Mas Aris ketahuan jalan-jalan berduaan sama selingkuhannya, Lidya, ke tempat impian Kinan (istri sah). Yang menarik perhatian kenyataannya nggak cuman akting mereka yang penuh penghayatan, tapi juga lokasi jalan-jalan Mas Aries dan Lidya yang tak lain adalah Cappadocia. Gara-gara itu, orang jadi banyak nyari tahu, seberapa kerennya sih objek wisata yang ada di Turki itu. Buat kamu yang juga ikut-ikutan kepo, yuk, langsung aja gaskeun baca fakta Cappadocia di bawah ini.

1. Situs Warisan Dunia UNESCO

Cappadocia tercatat sebagai situs warisan dunia pada tahun 1985 oleh UNESCO. Wilayah ini memiliki daya tarik berupa sejumlah monumen terbesar, salah satunya ada situs bawah tanah Derinkuyu dan Kaumakl. Selain itu, disana juga terdapat Taman Nasional Goreme yang didalamnya terdapat peninggalan gereja dan rumah batu yang terbentuk secara alami. Perlu diketahui juga kalau situs-situs tersebut juga mengandung nilai seni Bizantium dan menjadi tempat bermukim manusia purba pada abad-4.

2. Fakta Cappadocia: Berasal dari Kata Katoatuka

Cappadocia ternyata bukan nama sebenarnya dari wilayah tersebut. Nama tersebut berasal Persia, Katoatuka, yang artinya kuda yang indah. Pada zamannya, kuda adalah salah satu hadiah terbaik yang dipersembahkan untuk raja-raja Asyur dan Persia Kuno. Bahkan panaik pada masa pemerintahan Persia juga selalu menggunakan kuda. Karena itulah, warga sekitar masih sangat menghargai kuda dan mereka juga sesekali menggunakan hewan tersebut sebagai moda transportasi alternatif.

3. Terbentuk dari Endapan Vulkanik

Jika dilihat secara seksama, Cappadocia ini memiliki pemandangan cantik berupa bagunan yang terbuat dari batuan-batuan besar yag terbentuk secara alami. Tidak salah karena secara geografis, Cappadocia ini semula tertimbun abu dan lahar akibat erupsi gunung berapi yang membentuk sedimen vulkanik. Sedimen vulkanik lambat laun mulai memadat jadi batuan lunak akibat kikisan angin dan hujan. Akibatnya, terbentuklah batu yang berbentuk seperti kubah, pilar seperti jamur, dan cerobong. Untuk gunungnya sendiri ada Erciyes, Gunung Hasan, dan Gunung Melendiz.

4. Adanya Formasi Batuan Unik

Masih lanjutan dari poin sebelumnya, Cappadocia ini memiliki formasi batuan ajaib akibat letusan gunung berapi sekitar 60 juta tahun lalu. Batuan-batuan tersebut kini lebih dikenal denga sebutan peri Cappadocia atau Kastil Kapas. Batuan tersebut mengalami erosi angin dan air yang membuatnya menjadi lunak. Kastil Kapas disebut demikian karena batuan tersebut berubah bentuk dan rupanya jadi menyerupai corong setinggi 130 kaki. Namun, pada abad berikutnya batuan-batuan tersebut perlahan berubah bentuk akibat terkena kikisan angin dan air.

5. Fakta Cappadocia: Penduduk Asli

Wilayah Cappadocia rupanya sudah menjadi tempat bermukim sejak era paleolitik. Wilayah tersebut kabarnya ditinggali oleh orang-orang Het sekitar 2000 SM. Pos-pos perdagangan orang-orang Asyur juga mulai bermunculan di wilayah tersebut di waktu yang bersamaan. Wilayah Cappadocia pun mengalami perubahan sejak 1250 SM, salah satunya adalah pergeseran kekuasaan dari Frigia dan Persia ke Romawi pada 17 M.

6. Kota Bawah Tanah

Di bawah permukaan Kastil Kapas atau cerobong peri, kamu bisa menemukan kota bawah tanah. Kota tersebut memiliki jaringan terowongan yang saling terhubung, sehingga bisa dijadikan tempat bermukim. Bahkan kota bawah tanah tersebut juga digunakan sebagai tempat berlindung orang-orang kristen dari Romawi. Kota bawah tanah tersebut dikelilingi oleh batu yag bisa ditempa, dan terowongannya juga bisa diukit, sehinga pengunjung bisa lebih leluasa masuk ke dalam kota tersebut. Sedangkan pada beberapa gua buatan dengan kedalaman 8 kaki, pengunjung bisa menemukan bekas tempat persembunyian pada saat periode ketidakstabilan di Turki.

7. Fakta Cappadocia: Kuda dan Balon Udara Cantik

Fakta menarik lainnya tentang Cappadocia adalah wisatanya. Kamu bisa melakukan wisata berkuda, berkeliling menikmati keindahan alam dan budaya dari daratan. Kalau mau yang lebih menantang, kamu bisa naik balon udara. Kamu bisa menikmati pemandangan dari ketinggian, khususnya formasi bebatuan unik yang disebut Fairy Chimneys. Untuk durasi penerbangannya sendiri antara 45 menit hingga satu jam. Daya tarik inilah yang membuat wisatawan ingin berlama-lama disana. Untuk biaya naik balon udara sendiri berkisar antara EUR 100 hingga EUR 150,

8. Fakta Cappadocia: Hotel Dalam Gua

Cappadocia faktanya memiliki penginapan unik yang disebut Cave Hotel. Sesuai dengan namanya, hotel ini ada di dalam gua yang dipahat dari batu putih khas Goreme. Cave Hotel tentu saja sangat menarik perhatian wisatawan, khususnya dari mancanegara. Hotel ini memiliki suasana khas  Romawi Kuno. Itu bisa terlihat dari perkakas sampai dengan kamarnya yang bisa bikin kamu seolah ada di zaman Kekaisaran Romawi. Yang lebih asyiknya lagi, kamu bisa menikmati pemandangan cantik balon udara sambil bersantai. Coba, nikmat mana lagi yang didustakan?

9. Festival Musik

Cappadocia rupanya nggak hanya terkenal denan aktivitas wisata balon udaranya. Di sini, wisatawan juga akan dimanjakan dengan festival musik yang biasa dimeriahkan oleh seniman lokal dan internasional. Festival musik in selalu diselengarakan pada bulan Juli, tepatnya di halaman tersembunyi dan gereja tua.

Selain keseruan festival musik yang mempertontonkan paduan suara dan orkestra selama seminggu penuh, Cappadocia juga punya agenda acara lain yang nggak kalah seru. Pada bulan yang sama, mereka juga biasa mengadakan festival balon udara.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu