Share this
Share

8 shares

10 Lagu Populer Yang Terinspirasi Dari Kasus Kriminal Mengerikan

30 September 2017

Lagu Populer Yang Terinspirasi Dari Kasus Kriminal Mengerikan

Kalau kata orang bilang lagu itu adalah cerita, dan sebuah cerita dapat terinspirasi dari hal apapun dan momen apapun. Kita semua tentu menyukai lagu populer yang enak didengar, lagu pop misalnya atau lagu ballad yang isinya senandung cinta dan kehidupan dengan irama dan sajian lirik yang bagus.

Lagu populer yang misterius

Kita cenderung berasumsi bahwa para musisi atau siapapun yang membuat lagu itu menuangkan ide kreatif mereka dan dari pengalaman mereka sendiri ke dalam musik. Tapi pertanyaannya apa benar cerita yang merek alami itu kenyataan? atau hanya cerita fiksi saja?

Ada kalanya kenyataan begitu keras sehingga setiap orang yang menulis lagu perlu menambahkannya ke dalam musik dan membuat lirik yang dapat menyentuh hati pendengarnya. Kemudian karya tersebut berubah menjadi lagu populer yang sering dinyanyikan orang. Kita pun mendengar lagu tersebut karena orang lain juga mendengarkannya dan cenderung menikmati alunan musik tanpa mempertanyakan kenapa lagu tersebut dibuat.

Kita tak akan tahu cerita apa yang sebenarnya berada dibalik lirik lagu yang kita suka. Musisi yang membuatnya diam-diam telah mengambil inspirasi dari sebuah kejahatan di kehidupan nyata dan kita gak pernah tahu. Berikut adalah daftar lagu populer yang tak akan kamu sangka kalau ceritanya terinpirasi berdasarkan kasus kejahatan yang mengerikan.

1. The Smiths – Suffer Little Children

The smiths, grup band asal Inggris yang lagu-lagunya bikin berasa nostalgia dan tahun 80an banget. Dibalik suara instrumen yang keren dan suara khas Morrissey, ternyata mereka punya lagu yang mungkin dikenal orang namun tanpa tahu cerita asli dibaliknya.

Nama judul lagunya adalah Suffer Little Children, sebuah lagu lembut yang bisa menipu siapa pun. Namun sebenarnya lagu ini adalah menceritakan kejadian mengerikan yang melanda kota Manchester antara tahun 1963 dan 1965. Selama waktu itu, Ian Brady dan Myra Hindley menculik dan membunuh lima anak. Morrissey, sang vokalis The Smiths kebetulan berasal dari daerah di mana penculikan itu terjadi dan pada waktu itu berusia sama dengan beberapa korban yang masih kecil.

Hal ini menyebabkan Morrissey menulis lagu “Suffer Little Children” sebagai lagu penutup untuk album debut mereka. Judul lagu tersebut terinspirasi oleh cerita itu dan berasal dari sebuah ungkapan dari sebuah ayat dalam Injil Matius: “Penderitaan anak-anak”.

2. Elvis Costello – Let Him Dangle

Dilihat dari judulnya saja, katanya sudah provokatif. Dengan lagu ini, Elvis Costello mencoba menceritakan sebuah kasus hukuman mati ke dalam dunia musik yang populer di akhir tahun 80an ini. “Biarkan dia menggantung” adalah arti dari judul lagunya.

Lagu ini terinspirasi dari seorang remaja Inggris bernama Derek Bentley yang ikut terlibat dalam pembunuhan polisi bernama Sidney Miles. Derek bukanlah orang yang menembak petugas polisi itu, melainkan temannya, Christopher Craig. Waktu mereka melakukan pembunuhan, Derek Bentley berkata pada Chris sambail berteriak, “Biarkan dia mati, Chris”.

Kasus pembunuhan ini berakhir dengan digantungnya Derek Bentley. Itulah sebabnya lagu Elvis Costello ini menjadi sebuah ungakapan emosi yang terdengar ambigu, “Let him dangle”.

3. Bon Jovi – August 7, 4:15

Ketika orang mendengar nama Bon Jovi, biasanya cenderung jarang yang memikirkan tentang sebuah band yang punya tema lagu “gelap” atau misteri seperti pembunuhan. Karena pada dasarnya, Bon Jovi memang bukan band beraliran death metal.

Dengan lagu yang berjudul “7 Agustus, 4:15,” band ini membuktikan bahwa mereka tidak takut untuk membawakan tema mengerikan. Judulnya adalah referensi pada hari di mana Katherine Korzilius, putri dari seorang manajer tur band mereka pada saat itu, yang meninggal terbunuh. Kisah tersebut diceritakan melalui lagu dengan cara yang menyenangkan, namun fakta di balik kejadian tersebut tetap saja tragis.

Pembunuhan tersebut bahkan pernah masuk acara televisi bertajuk “Unsolved Mysteries”, karena pembunuh Katherine memang tidak pernah ditemukan. Pada hari itu, seorang anak perempuan berusia enam tahun itu sedang bersama ibunya dan adiknya berada pada tanggal dan jam yang mengerikan itu. Dalam perjalanan pulang mereka berhenti di tempat kotak surat untuk berharap mendapatkan surat untuk mereka.

Gadis itu bertanya apakah dia bisa membawa pulang surat itu sendiri karena dia selalu ingin membuktikan bahwa dia adalah seorang gadis besar. Setelah satu jam menunggu putrinya sampai di rumah, sang ibu memutuskan untuk kembali ke tempat kotak surat. Sampai disana, Katherine menghilang. Setelah melakukan pencarian ke beberapa tempat, mayat gadis malang itu pun ditemukan, namun tak diketahui siapa pelakunya. Dan lagu tersebut hingga kini terus diputar, untuk mengenang tanggal dan waktu kematian yang terus berulang-berulang sebagai chorus dalam lagunya.

4. Bruce Springsteen – Nebraska

Selain salah satu karya Bruce Springsteen, lagu populer yang berjudul “Nebraska” juga merupakan cerita tentang sudut pandang Charles Starkweather yang saat itu berusia 19 tahun bersama dengan pacarnya yang masih berusia 14 tahun, berdua mereka melakukan pembunuhan besar-besaran di daerah Wyoming dan Nebraska dengan membunuh kurang lebih 11 orang di tahun 1950an. Charles Starweather dijatuhi hukuman mati dengan diikat di kursi listrik.

5. The Boomtown Rats – I Don’t Like Mondays

Jangan terkecoh dengan judul lagunya. Awalnya judul lagu ini memang terlihat seperti pernyataan biasa dari remaja pemberontak yang menentang masyarakat atau orang-tuanya. Meskipun terdengar catchy, tapi inspirasi untuk lagu tersebut terbukti jauh lebih gelap kalau dibandingkan dengan inspirasi lagu metal sekalipun. Karena mau dilihat dari sudut pandang manapun juga, lagu ini terinspirasi dari kisah nyata sebuah tragedi penembakan.

Pada tahun 1979, Seorang remaja cewe berusia 16 tahun, dengan terang-terangan membawa senapan 22-caliber rifle dan berjalan menuju sebuah taman bermain di sebuah sekolah SD Grover Cleveland, California. Brenda Ann Spencer menembaki dan membunuh dua orang dewasa dan melukai beberapa anak-anak. Seperti yang tersirat di lagu tersebut dalam chorusnya, ketika ditanya tentang alasan penembakannya, remaja ini hanya menjawab, “Saya tidak suka hari Senin”.

Yang lebih ironis lagi, banyak orang yang mendengarkan dan menyanyikan lagu ini seolah-olah kalau lagu ini menceritakan hal menyenangkan atau seperti tentang karyawan yang tidak suka dengan kerjaannya, dan membenci hari senin. Ya, itu karena orang ga baca liriknya aja. Makanya lo baca tuh lirik kalau pas dengerin lagu, kalau jadi orang yang ikut-ikutan doang sih susah.

6. Johnny Cash – Mr. Garfield

Inilah satu-satunya yang menceritakan kisah tentang seorang presiden. Lagu “Mr. Garfield” merupakan sebuah penghormatan atas pembunuhan Presiden ke 20 Amerika, James Garfield. Namun tak seperti lagu-lagu yang menceritakan kematian pada umumnya yang cenderung menekankan rincian kematian yang subjektif, Johnny Cash dengan cerdik hanya memfokuskan lagunya kepada persoalan bangsa dan perjuangan yang dihadapinya setelah kehilangan seorang pemimpin.

7. Mississippi John Hurt – Stack O’ Lee Blues

Kalau kamu mencari lagu populer yang membahas sisi lain dari sebuah pembunuhan dan setuju dengan si pembunuh, coba dengerin lagu “Stack O ‘Lee Blues” yang dinyanyikan oleh penyanyi country senior dari AMrik, Mississippi John Hurt.

Balada terkenal ini diangkat dari kisah nyata pembunuhan Billy Lyons pada tahun 1895.

8. Prince – Annie Christian

Prince dengan albumnya di 1981 berjudul “Controversy” dengan mempertanyakan norma identitas. Namun ada satu lagu populer yang menonjol dan berbeda dengan lagu-lagu lainnya yaitu berjudul “Annie Christian”. Dengan irama yang aneh dan lirik seperti orang yang sedang berpidato. Lagu ini sulit didengar untuk siapa saja yang bukan penggemar lirik bergaya hiruk-pikuk.

Lagu ini memiliki banyak referensi pembunuhan, dari mulai pembunuhan John Lennon sampai usaha pembunuhan preseiden Ronald Reagan. Referensi tindak kriminal dan kejahatan dalam lagu ini diliputi oleh nada-nada yang acak yang secara kritis mencerminkan kondisi manusia dan ideologi manusia, seperti agama yang merupakan polemik di Amerika pada awal tahun 1980.

9. Interpol – Pioneer To The Falls

Ritme-ritme yang unik dicampur dengan vokal bariton yang muram akan bisa kita rasakan kalau mendengarkan lagu dari band pop-ponk asal New York, Interpol. Dengan lirik yang tampaknya berbicara lebih ke alam bawah sadar daripada secara langsung kepada pendengar, referensi dalam “Pioneer to The Falls” bercerita tentnag kematian wanita yang berasal dari kota yang sama, Imette St. Guillen, kedua hal ini sama sulitnya untuk dimengerti.

Lagu ini ditulis sekitar waktu yang sama dengan mayat St. Guillen waktu ditemukan. Lagu ini mungkin merupakan referensi paling langsung untuk kasus pembunuhan tersebut, lagunya menyinggung terus-menerus yang mengacu pada keadaan tragis kematian St. Guillen yang secara brutal diperkosa dan dibunuh di tahun 2006.

10. Alabama 3 – Have You Seen Bruce Richard Reynolds

Ini adalah lagu populer yang sangat aneh yang pada awalnya dilakukan oleh Nigel Denver. Lagu ini menceritakan tentang perampokan Kereta Besar oleh Bruce Richard Reynolds pada tahun 1963, yang merupakan perampokan terbesar yang pernah ada di Inggris pada saat itu. Band ini mengklaim bahwa putra Reynolds adalah salah satu anggota band tersebut. Namun hal tersebut masih menjadi kontroversi.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu

Related articles

 #band #bon jovi #musisi #the smiths
Share

Pilihan editor