Share this
Share

shares

5 Kuliner Khas Bali yang Halal dan Harganya Nggak Lebih dari 25 Ribu

29 August 2019

Siapa yang tidak tahu Bali, daerah wisata paling populer dari Indonesia di mata dunia. Bahkan banyak wisatawan asing tidak tahu Indonesia tapi paham betul dengan Bali. Seolah Bali dan Indonesia adalah dua tempat yang sama sekali berbeda. Bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim pun Bali adalah tempat wisata favorit, karena itu meski di Bali umat Muslim adalah minoritas, tetap tersedia banyak kuliner yang halal.

Jangan khawatir harganya akan mahal sebab berlabel halal. Di tempat-tempat ini kita bisa mendapatkan makanan khas Bali yang enak dan halal tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Lokasinya juga dekat dengan kawasan wisata lho!

1. Nasi Tekor (mulai dari IDR 15 ribu)

Kuliner Khas Bali yang Halal dan Harganya Nggak Lebih dari 25 Ribu

Kalau berkunjung ke Kawasan Desa Budaya Kertalangu jangan lupa untuk mampir makan Nasi Tekor. Nasi campur khas bali yang disajikan dengan pincuk atau tekor dalam bahasa Bali. Untuk tekor biasa bisa dinikmati hanya dengan 15 ribu rupiah saja. Sementara tekor lengkap dengan lauk lawar, ayam panggang, sate lilit, sambal bali, kacang goreng, kuah ares, dan serapah ayam bisa disantap dengan harga 20 ribu rupiah.

Tak hanya enak dan murah, pemandangan di tempat makan pun luar biasa mengesankan. Kita bisa melihat proses memasak yang masih menggunakan cara tradisional dengan tungku kayu. Penjualnya juga sangat ramah menyapa pengunjung pada jam buka, yaitu pukul 8-17. Banyak juga tempat lain yang berjualan nasi campur serupa dengan harga yang hampir sama di berbagai penjuru Bali.

2. Rujak Buleleng (mulai dari IDR 5 ribu)

Kuliner Khas Bali yang Halal dan Harganya Nggak Lebih dari 25 Ribu

Makanan murah meriah tapi menyegarkan, pasti rujak. Di Bali, terutama Buleleng, rujaknya sedikit berbeda. Yang membuat beda adalah ditambahkannya pisang batu ke dalam bumbu rujak. Tujuannya untuk memberi rasa sepat ke dalam bumbu yang pedas. Sementara buah dan bumbu lainnya relative sama dengan rujak-rujak biasanya. Rujak Buleleng banyak tersedia baik di warung khusus rujak maupun restoran dan rumah makan. Untuk warung rujak, harganya cukup murah, hanya sekitar 5 ribu rupiah saja.

3. Ayam Betutu Khas Bali (mulai dari IDR 25 ribu)

Kuliner Khas Bali yang Halal dan Harganya Nggak Lebih dari 25 Ribu

Kalau bingung mau makan halal apa yang enak, mungkin ayam jadi lauk yang pertama kali terlintas di pikiran kita. Apalagi kalau ayamnya diolah menjadi ayam betutu khas Bali, kelezatannya tak perlu diragukan. Salah satu tempat makan yang menyediakan ayam betutu khas Bali adalah Ayam Betutu Khas Gilimanuk Cabang Merdeka. Di sini kita bisa menikmati ayam betutu yang halal dan harganya terjangkau. Jika di tempat lain harganya berkisar 30 ribu rupiah, di sini kita cukup merogoh sekitar 25 ribuan saja. Semoga belum naik ya pas kita ke sana lagi!

4. Nasi Tepeng Gianyar (mulai dari IDR 10 ribu)

Nasi Tepeng Gianyar (mulai dari IDR 10 ribu)

Nasi Tepeng mungkin akan jadi jawaban sempurna untuk kita yang sedang mencari sarapan halal dan murah di sekitar Gianyar. Nasi dengan tekstur yang cukup lembek dipadukan dengan rasa pedas dan bumbu rempah yang kuat menjadi cita rasa khas nasi Tepeng. Nasinya disajikan di atas daun pisang lengkap dengan Nangka muda, suwiran ayam goreng, kacang panjang, kacang merah, terong, kelor, atau potongan telur. Rasanya benar-benar gurih. Sekilas mirip dengan nasi uduk, namun bedanya ada parutan kelapa di atasnya dan tekstur yang lembek tadi.

Penjual nasi tepeng banyak terdapat di penjuru Gianyar, salah satunya di pasar Senggol. Dan meski menyediakan menu babi, kita masih bisa kok menemukan penjual nasi tepeng yang menyediakan menu halal.

5. Jaje Laklak (mulai dari IDR 5 ribu)

Jaje Laklak (mulai dari IDR 5 ribu)

Bukan makanan berat, kuliner yang satu ini adalah salah satu jajanan khas bali. Rasanya mirip serabi tapi jauh lebih enak, disajikan dengan parutan kelapa dan rebusan gula aren. Jajanan ini bisa ditemukan hampir di setiap penjuru Bali, terutama di pasar tradisional. Beberapa penjual masih memasak laklak menggunakan tungku kayu dengan cetakan dari tanah liat. Katanya cara memasak yang seperti ini sangat berpengaruh terhadap rasa laklak nantinya. Salah satu laklak yang terkenal adalah laklak Men Gabrug atau laklak Buleleng, harganya hanya 5 ribuan saja.

Bagaimana? Masih khawatir sulit mendapatkan makanan halal di Bali? Ternyata masih banyak kuliner halal di Bali meski Muslim minoritas di sana. Dari makanan berat sampai jajanan halal tersedia semua di sana.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu

Related articles

 #bali #denpasar #halal #kuliner
Share

Pilihan editor