Share this
Share

shares

6 Keuntungan Baca Buku Dalam Kacamata Sains

4 May 2018

Baca buku dapat membawa kita ke dunia yang tidak akan pernah kita lihat dan bayangkan, memperkenalkan kita kepada orang-orang yang tidak akan pernah kita temui, dan menanamkan emosi yang mungkin tidak akan pernah kita rasakan. Tak banyak yang tahu kalau dibalik membaca sebenarnya meningkatkan kualitas dalam diri kita.

Membaca juga dapat menimbulkan berbagai manfaat kesehatan. Berikut adalah enam alasan ilmiah kenapa kamu harus lebih banyak membeli buku daripada beli baju, maksudnya baca buku.

1. Baca buku dapat mengurangi stress

Keuntungan Baca Buku Dalam Kacamata Sains

Pada tahun 2009, para ilmuwan di University of Sussex di Inggris mengukur beberapa aktivitas favorit yang biasa dilakukan orang untuk menuruni stress dengan mengukur denyut jantung dan ketegangan otot setiap kegiatan.

Ternyata membaca buku atau koran hanya selama enam menit bisa menurunkan tingkat stres seseorang hingga 68 persen. Efek ini lebih tinggi daripada kegiatan jalan-jalan yang hanya 42 persen, minum teh atau kopi 54 persen, atau mendengarkan musik yang setara dengan 61 persen.

Alasan kenapa membaca menuruni stress adalah karena kita memfokuskan kemampuan kita untuk sepenuhnya tenggelam dan teralihkan dengan cerita yang kita baca sehingga efektif dalam menghilangkan stres.

2. Suka membaca bisa mengakibatkan umur panjang

Keuntungan Baca Buku Dalam Kacamata Sains

Membaca setiap hari juga dapat memperpanjang umur kita. Sebuah penelitian juga dilakukan di Yale University dengan peserta lebih dari 3600 orang dewasa di atas usia 50 selama 12 tahun.

Mereka menemukan bahwa peserta yang membaca buku selama 30 menit sehari hampir dua tahun hidup lebih lama daripada mereka yang hanya membaca seadanya, seperti membaca majalah atau surat kabar.

Peserta yang membaca lebih dari 3,5 jam per minggu, 23 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal, dan peserta yang membaca kurang dari 3,5 jam per minggu kemungkinan 17 persen lebih kecil untuk meninggal. Disini kita menyimpulkan kalau manfaat dari membaca ternyata juga mempengaruhi kehidupan seseorang untuk bertahan hidup lebih lama.

3. Baca buku dapat meningkatkan keterampilan bahasa dan menambah pengetahuan

Keuntungan Baca Buku Dalam Kacamata Sains

Pada 1990an, seorang professor Amerika, Keith Stanovich dan rekannya melakukan studi membaca untuk menilai hubungan antara keterampilan kognitif, kosakata, pengetahuan faktual, dan pemaparan terhadap penulisan fiksi dan nonfiksi tertentu.

Mereka menggunakan sebuah tes yang dinamakan Author Recognition Test (ART), untuk memprediksi keterampilan membaca. Professor Keith Stanovich menyimpulkan bahwa hasil rata-rata dari penelitian ini adalah bahwa pembaca yang rajin membaca memiliki sekitar 50 persen kosakata yang lebih banyak dan lebih banyak memiliki pengetahuan berbasis fakta.

Jadi semakin baik kita membaca, maka semakin banyak kata yang bisa ambil dan pelajari. Dan semakin banyak kata yang kita pelajari, semakin baik juga kita memahami hal-hal lain yang bahkan berada di luar keahlian kita.

4. Membaca dapat meningkatkan empati seseorang

Keuntungan Baca Buku Dalam Kacamata Sains

Untuk studi Harvard tahun 2013, sekelompok relawan membaca fiksi sastra, fiksi populer, dan buku nonfiksi. dalam percobaan itu, mereka yang membaca fiksi sastra dapat dengan cermat melakukan prediksi bagaimana karakter seseorang bertindak dan mengidentifikasi emosi yang dikodekan dalam ekspresi wajah.

Hal ini menunjukan sebuah kemampuan untuk memahami keadaan mental dan emosi orang lain di sekitar kita, yang oleh para ilmuwan disebut Theory of Mind.

5. Membaca dapat meningkatkan kreatifitas dan fleksibilitas

Keuntungan Baca Buku Dalam Kacamata Sains

Menurut psikolog dari Universitas Toronto di Kanada, Maja Djikic, dalam kehidupan nyata ini, kita sering merasa seperti kita harus membuat keputusan secepatnya. Membaca buku fiksi ternyata dapat membantu kita melatih kemampuan ini. Ketika kita membaca buku fiksi, kita berlatih menjaga pikiran kita tetap terbuka karena dalam cerita fiksi kita selalu menghadapi yang namanya “ketidakpastian”.

Psikolog Maja Djikic juga melakukan penelitian di mana ada 100 orang yang ditugaskan untuk membaca cerita fiktif atau esai nonfiksi. Para peserta kemudian mengisi kuesioner yang ditujukan untuk menilai tingkat pemahaman kognitif mereka.

Dalam arti kata, kuisioner itu merupakan momen dimana para peserta harus mengambil kesimpulan dengan cepat dan menghindari ambiguitas dalam proses pengambilan keputusan. Orang yang membaca cerita fiksi pun dinilai lebih fleksibel dan kreatif daripada pembaca lainnya. Namun efek yang paling kuat berasal dari mereka yang suka membaca secara teratur.

6. Membaca dapat menjadikan seseorang lebih hidup

Keuntungan Baca Buku Dalam Kacamata Sains

Ketika membaca kita tentu dapat merasakan momen dimana terjadi perubahan dalam diri kita, contohnya ketika sedang membaca cerita fiksi yang ceritanya tak pernah terduga. Hal ini ternyata juga diteliti oleh tim dari Universitas Toronto.

Mereka meminta 166 orang untuk mengisi kuesioner mengenai emosi dan ciri-ciri kepribadian utama seperti kesungguhan hati, keramahan, tingkat emosi, dan keterbukaan.

Kemudian setengah dari kelompok membaca cerita pendek tentang seorang pria yang melakukan perjalanan ke sebuah tempat wisata dan berselingkuh dengan seorang wanita yang sudah menikah. Setengah lainnya dari kelompok itu membaca versi nonfiksi serupa yang disajikan sebagai laporan dari pengadilan perceraian.

Setelah itu semua orang menjawab pertanyaan kepribadian yang sama dengan yang sudah mereka jawab sebelumnya. Dari tanggapan tersebut, pembaca fiksi telah berubah secara signifikan. Mereka melihat diri mereka secara berbeda setelah membaca tentang pengalaman fiksi orang lain. Sementara pembaca nonfiksi tidak banyak mengalami pergeseran emosi, alias biasa saja.

Dari studi ini kita menyimpulkan kalau dengan mengidentifikasi orang lain, tokoh protagonis dalam cerita, kita seperti masuk ke dalam sepotong kehidupan yang tidak pernah kita alami. Di saat itulah kita dapat menangkap sebuah emosi atau keadaan yang tidak akan kita pahami.

Ketika membaca, orang akan membayangkan sebuah pengalaman baru yang menciptakan ruang di mana kita sendiri dapat tumbuh dan berubah, menjadi lebih manusia dan lebih hidup lagi.

Kita yang sekarang ini sama dengan kita lima tahun lalu kecuali dalam hal orang yang kita temui dan buku yang kita baca.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu

Related articles

 #buku #membaca #seru #unik
Share

Pilihan editor