Share this
Share

shares

Ketika Karpet Tradisional Berubah Menjadi 3 Dimensi Dan Seni Kontemporer

3 June 2017

ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-1

Seniman Faig Ahmen yang berasal dari Azerbaijan berhasil membawa seni karpet tradisional asal Azerbaijan ke tingkat berikutnya dan dalam bentuk yang unik. Ia mengubah sebagian pola yang ada dalam karpet dan permadani tersebut ke dalam efek distorsi, mengubah struksurnya dan membangun komposisi srtruktur baru yang dapat mengelabui mata kita sampai mengubahnya pola karpet tersebut menjadi bentuk meleleh di dinding.

Dengan mengubah struktur dari desain original karpet-karpet tersebut, Faig Ahmed menciptakan permadani kontemporer yang mirip dengan karya seni digital dan secara bertahap berubah menjadi mosaik digital. Meskipun banyak orang yang setuju bahwa karpet tradisional adalah sebuah karya seni, namun karya seniman Faig ini adalah hasil luar biasa dari mengubah seni tradisional tersebut menjadi versi seni yang agak lebih modern.
ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-2ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-3ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-4ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-5ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-6ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-7ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-8ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-9ketika-karpet-tradisional-berubah-menjadi-3-dimensi-dan-seni-kontemporer-pulpn-com-10

Berikan komentarmu

Related articles

Share

Pilihan editor