Kamu Boros? Ikuti 7 Cara Mengatur Keuangan Saat Pandemi Ini

Spread the love

Di saat pandemi seperti ini, kondisi keuangan seseorang menjadi tidak stabil. Bukan lagi hitungan jari, bahkan ribuan orang diluar sana sampai kehilangan pekerjaan. Untuk itu, kita yang masih memiliki pekerjaan dan penghasilan sudah sepatutnya bersyukur. Namun, bukan berarti kita jadi boros alias bebas belanja ini itu. Kita tidak akan tahu kondisi perekonomian negara kita di masa mendatang seperti apa apalagi masih dalam kondisi pandemi seperti ini. Untuk itu, mengelola keuangan sangatlah penting. Tujuh cara mengatur keuangan ini bisa banget membantu kamu di situasi pandemi seperti sekarang.

1. Cara Mengatur Keuangan dengan Mengevaluasi Penghasilan

Photo by Vlada Karpovich from Pexels

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengevaluasi  penghasilan. Mungkin ada beberapa diantara kamu yang mendapatkan gaji tidak penuh alias dipotong. Untuk itu, nominal untuk pos-pos pengeluaran mau tidak mau harus diubah atau dievaluasi. Misalnya, jika pos pengeluaran kamu lebih banyak untuk hiburan dibandingkan dengan saving, segera dibalik nominalnya. Ini dilakukan agar kamu punya dana darurat di masa pandemi seperti ini. Prioritaskan penghasilan kamu untuk hal-hal yang lebih penting.

Selain itu, hitung kembali penghasilan yang kmau dapatkan sebelum dan sesudah pandemi. Jika ternyata berkurang atau ada potongan, ubah lagi rencana pos-pos belanja bulanan kamu.

2. Mengurangi Pengeluaran yang Tidak Penting

Pexels.com

Kebutuhan akan hiburan sebenarnya tidak terlalu penting jika melihat kondisi ‘sulit’ seperti sekarang ini. Oleh karena itu, kam bisa memangkan pengeluaran untuk hal-hal yang tidak penting. Misalnya, membeli koleksi parfum, tas, sepatu, atau barang-barang lainnya. Dana khusus hiburan atau belanja bisa kamu alokasikan sebagian untuk dana darurat sebagai simpanan selama pandemi. Jadi, kamu nggak perlu lagi repot cari uang sana-sini untuk keperluan yang bersifat mendadak.

3. Cara Mengatur Keuangan dengan Menyusun Ulang Budget

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Jika kamu sudah menghitung penghasilan bulanan, kini saatnya untuk menyusun ulang budget bulanan. Tulis secara detail kebutuhan apa saja yang kamu perlukan selama masa pandemi ini. Perhitungkan, mana yang lebih penting dan tidak. Misalnya, saat pandemi seperti ini jatah uang transportasi jadi berkurang. Kamu bisa memindahkannya pada pos tabungan atau investasi, dan begitu seterusnya. Jangan sampai ada yang terlewat dan salah perhitungan, ya.

4. Menyisihkan Uang untuk Tabungan dan Investasi

Photo by Lukas from Pexels

Tabungan dan investasi sangat penting, bahkan jauh sebelum adanya pandemi. Bedanya, mungkin dana tabungan saat ini harus sedikit lebih besar dibandingkan sebelumnya. Kamu bisa menabung dimana saja. Kalau tidak mau ribet, kamu bisa menyimpannya sendiri di rumah. Atau kalau ingin yang lebih aman, kamu bisa menyimpannya di bank. Alokasikan berapa persen dana yang harus ditabung dari penghasilan kamu. Jika perlu, gunakan tabungan berjangka agar dana bisa terkumpul sesai dengan target.

Selain menabung, kamu juga bisa berinvestasi. Bisa reksadana, saham, atau emas sesuai dengan kemampuan finansial kamu. Untuk jangka panjang, kamu bisa memilih emas batangan mulai dari pecahan 0,1 gram sampai 1000 gram. Untuk investasi saham atau reksadana sendiri cocok bagi kamu yang ingin investasi jangka panjang atau pendek.

5. Mencari Penghasilan Tambahan

Photo by Peter Fazekas from Pexels

Jika dirasa penghasilan selama pandemi menurun, kamu bisa mencari keran penghasilan lainnya. Saat pandemi seperti ini, banyak bermunculan jenis-jenis usaha baru seperti usaha jasa antar makanan, les privat online, jualan frozen food, jualan produk kesehatan, dan masih banyak lagi. Pertimbangkan jenis pekerjaan atau usaha yang akan kamu jalani untuk menambah penghasilan. Jadi, penghasilan tambahan ini bisa banget untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari atau bahkan sebagai tambahan dana darurat.

6. Tidak Berhutang

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Cara mengatur keuangan selama pandemi lainnya adalah dengan tidak berhutan. Terkadang, kita selalu tergiur dengan barang-barang incaran yang harganya sedang turun. Tanpa berpikir panjang, kartu kredit atau paylater pun jadi jalan ninja agar tidak kehabisan barang tersebut. Padahal, berhutang hanya akan menambah beban kamu. Sebaiknya, tidak perlu berhutang kalau tidak memiliki kebutuhan mendesak. Tunggu dulu beberapa saat sampai uang kamu terkumpuk untuk membeli barang yang diinginkan.

7. Cara Mengatur Keuangan dengan Mencari Promo

Photo by Artem Beliaikin from Pexels

Pandemi ini mengajarkan kita untuk selalu berhemat. Jadi, nggak ada salahnya kalau kita mencari promo saat belanja online. Saat ini, banyak e-commerce mauapun toko-toko online yang memanjakan konsumen dengan promo-promo menarik. Misalnya, discount besar-besaran, cashback, buy one get one, bahkan flash sale. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar keuangan kamu tetap aman selama pandemi ini.

Itulah tujuh cara mengatur keuangan di masa pandemi. Dengan berhemat dan memprioritaskan dana pada kebutuhan yang lebih mendesak, keuangan kamu bakalan aman-aman saja. Kalau perlu, cari juga penghasilan tambahan agar keuangan menjadi lebih stabil.

 

 

Berikan komentarmu