Share this
Share

Share

shares

Jenis-jenis Fobia yang Paling Umum Terjadi di Sekitar Kamu

30 June 2020  Ajeng

Saat berlibur ke sebuah wahana permainan, hal yang paling ditunggu-tunggu adalah menaiki wahana ekstrem. Saat semua orang terlihat excited, teman kamu malah terlihat panik bahkan sampai mengeluarkan keringat dingin. Ternyata, dia takut ketinggian dan stres saat melihat wahana-wahana tersebut. Kondisi seperti ini bisa dikatakan sebagai fobia ketinggian. Jenis fobia ini bisa terjadi pada siapa saja, sehingga membuat orang tersebut menjadi tidak nyaman.

Fobia merupakan salah satu jenis gangguan kecemasan yang bisa membuat seseorang ketakutan akibat melihat atau mengalami suatu kejadian tertentu. Kondisi seperti ini bisa sangat mengganggu aktivitas karena kamu menjadi tidak fokus. Adapun gejalanya, yaitu gemetar, merasa mual, sakit kepala, detak jantung menjadi cepat, berkeringat, cemas, dan masih banyak lagi.

Fobia tidak hanya takut akan ketinggian. Masih banyak jenis fobia lainnya yang bisa dialami oleh siapa saja. So, simak rangkumannya di bawah ini.

1. Ophidiophobia 

Sumber: pixabay.com

Jika kamu takut dengan ular, kemungkinan besar kamu mengidap Ophidiophobia. Fobia yang satu ini membuat kamu menjadi tidak nyaman saat melihat ular. Bahkan, kamu bisa sampai berteriak-teriak tidak karuan, sampai orang-orang mengira kamu lebay. Padahal ini tentu saja kondisi yang serius karena fobia terhadap ular juga bisa membuat seseorang pingsan.

Biasanya, orang-orang yang fobia terhadap ular juga akan menghindari tempat-tempat di mana ular sering ditemukan. Misalnya, di sawah, hutan, dan masih banyak lagi.

2. Arachnophobia

Sumber: pixabay.com

Jika takut melihat laba-laba, kemungkinan besar kamu mengidap Arachnophobia. Saat melihat hewan pemangsa ini, kamu bisa lari terbirit-birit, menjerit, bahkan mematung saking takutnya. Jangankan melihat laba-laba aslinya, saat melihat di tv pun kamu bisa bergidik. Oleh karena itu, orang yang fobia terhadap laba-laba sangat takut jika harus melewati rumah yang sudah lama kosong, pepohonan, dan tempat-tempat lainnya.

3. Acrophobia

Sumber: mysmumn.org

Takut akan ketinggian juga dialami oleh banyak orang. Saat mengidap fobia ini, kamu biasanya tidak akan berani untuk melihat ke bawah saat berada di ketinggian. Bahkan, seorang acrophobia ada yang tidak berani untuk menaiki tangga sekalipun. Oleh karena itu, jangan pernah memaksa teman yang memiliki fobia terhadap ketinggian untuk menaiki wahana dan sejenisnya. Bisa-bisa ia pingsan dan tidak ingin lagi menghbiskan waktu dengan kamu. Ya, ini bisa saja terjadi.

4. Astraphobia

Sumber: pexels.com

Jika sering merasa cemas saat kilat dan guntur datang, bisa jadi kamu mengidap Astraphobia. Kilat dan suara guntur yang menggelegar  biasanya terjadi pada saat hujan. Oleh karena itu, orang yang mengalami ketakutan akan ke dua hal tersebut akan merasa sangat cemas hujan turun. Biasanya, ia akan bersembunyi di suatu tempat yang kedap dengan suara. Bahkan ia juga bisa menutupi telinganya dengan bantal atau benda-benda lainnya.

5. Trypanophobia

Sumber: e-counseling.com

Trypanophobia merupakan sebutan bagi orang yang takut dengan jarum suntik. Biasanya, orang-orang ini akan menghindari pergi untuk ke dokter karena takut disuntik, baik itu untuk pengambilan darah, pemberian obat injeksi, dan lain-lain. Gejala yang ditimbulkan bervariasi. Ada yang sampai berteriak-teriak, keringat dingin, menangis, cemas berlebih, bahkan pingsan. Jangankan saat disuntikkan, melihat jarumnya saja sudah merinding.

6. Glossophobia

Sumber: builttowin.co.za

Gugup saat harus tampil di depan umum adalah wajar. Lama kelamaan, kamu akan merasa lebih rileks karena sudah menyesuaikan dengan kondisi sekitar. Namun, lain halnya dengan ketakutan saat berbicara di depan umum. Orang seperti ini biasanya akan sangat menghindar jika disuruh tampil di depan banyak orang. Jika terpaksa, biasanya mereka akan diam mematung dengan keringat dingin yang bercucuran. Oleh karena itu, orang-orang ini biasanya akan memilih profesi yang tidak berhubungan dengan banyak orang.

7. Claustrophobia

Sumber: klikdokter.com

Fobia lainnya yang umum terjadi adalah ketakutan akan ruangan sempit. Kondisi seperti ini disebut juga dengan Claustrophobia. Ruang-ruang yang ditakuti biasanya meliputi lift, lemari, bahkan terjebak di kerumunan. Oleh karena itu, tidak heran jika orang yang mengidap fobia ini akan mengalami kecemasan berlebih. Akhirnya, ia akan terkena serangan panik dan melakukan hal-hal yang tidak biasa, seperti menangis kencang, berteriak, dan masih banyak lagi.

Dari 7 jenis fobia di atas, kamu termasuk yang mana?

Berikan komentarmu

Related articles

 #claustrophobia #fobia #fobia gelap #fobia ketinggian #mengatasii fobia #takut ketinggian
Share di whatsapp

Pilihan editor