Ikuti 6 Syarat Main Jelangkung Ini Biar Ritualnya Nggak Sia-sia

Spread the love

Permainan yang menantang memang bisa banget mengguncang adrenalin. Bukan sejenis permainan wahana roller coaster lagi, tapi permainan yang sifatnya supernatural. Sebut saja Jelangkung. Permainan pemanggil hantu ini emang udah hits banget dari zaman baheula. Bahkan zaman sekolah dulu, kita suka sengaja main permainan horor ini dengan peralatan yang seadanya. “Jailangkung..jailangkung, datanglah ke pestaku. Datang tak dijemput, pulang naik Grab tak di antar.” Usai mantra diucapkan, kita mulai akting seolah arwahnya udah nyangkut di dalam boneka Jelangkung itu. Arrrrggggg… seisi kelas malah jadi heboh gara-gara kehaluan ini. Btw, permainan Jailangkung yang biasa dimainkan anak-anak sekolah 99% emang nggak ada yang berhasil karena tidak ada syarat main Jelangkung yang terpenuhi.

Kalau emang bener-bener serius ingin mendatangkan makhluk halus lewat permainan ini, tentu saja ada beberapa syarat yang perlu kamu perhatikan. Orang-orang zaman dulu begitu ‘niat’mempersiapkan ini itunya demi bertemu sosok yang mereka inginkan. Karena masih banyak yang belum tahu apa saja yang harus disiapkan untuk mengeksekusi permainan ini, simak beberapa persyaratannya berikut ini.

1. Syarat Maen Jelangkung: Dimainkan Minimal 4 Orang

via Youtube

Syarat main Jelangkung pertama adalah dimainkan oleh lebih dari empat orang. Permainan Jelangkung membutuhkan ‘boneka’ sebagai media si hantu berkomunikasi. Untuk itu, kamu membutuhkan tiga orang lagi untuk memegang boneka tersebut, dan kamu sendiri yang membaca mantranya. Kalau misalnya boneka dipegang hanya oleh satu orang saja, khawatir boneka tersebut malah terpental atau tidak terkendali saat ada reaksi. Bahkan, kalau kamu melakukannya sendiri, ritual ini kemungkinan nggak bakalan berhasil. Kamu bakal kerepotan dengan mantranya lah, bonekanya, dan hal-hal sejenisnya.

Jika ingin dilakukan empat sampai sepuluh orang juga bisa banget. Malah, semakin banyak anggota, semakin seru juga memainkan permainan ini. Masih sama seperti aturan sebelumnya, yang memegangi boneka Jelangkung hanya tiga orang saja, dan sisanya membacakan mantra. Untuk umurnya sendiri, permainan Jailangkung ini disarankan dilakukan oleh orang yang sudah akil baligh atau dewasa. Ya gimana lagi, orang ini manggil setan, bukan kang Cilok.

2. Mempersiapkan Alat-alatnya

ilustrasi peralatan main jelangkung

Main Jelangkung bakalan sia-sia kalau kamu ngak mempersiapkan alat-alatnya. Kamu nggak bisa cuma modal mantra doang, terus berharap si hantu ini dateng gitu aja. Untuk bisa memainkan permainan ini, setidaknya kamu harus modal dikit, ya. Adapun alat-alatnya, yaitu sebagai berikuut.

a. Peralatan untuk Boneka

Penggunaan boneka untuk Jelangkung ini nggak bisa pakai boneka Hello Kitty, ya. Kamu harus membuat sendiri bonekanya. Jadi, pastikan kamu sudah menyiapkan batok kelapa, batang kayu, kain putih, dan tali. Keempat bahan tersebut dirancang sedemikian rupa sampai membentuk seperti boneka. Kebayang, ya?

b. Kertas Putih dan Pensil

Kertas putih dan pensil juga jangan sampai kelupaan kalau kamu mau main Jelangkung. Pensil ini nantinya diletakan di bawah boneka Jelangkung. Nah, saat boneka itu bereaksi, si hantu ini akan menuliskan sesuatu di atas kertas yang sudah diletakan di bawahnya. Jadi, pastikan kamu membawa beberapa lembar kertas. Siapa tahu si hantunya curhat ya khaaaan 🙁

c. Sesajen

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah menyediakan sesajen. Properti yang satu ini dipercaya sejak lama sebagai persembahan untuk si makhluk halus tersebut. Ibarat manusia gitu kan, yakali tamu nggak disuguhin :). Untuk sesajennya sendiri, kamu harus menyediakan kopi pahit, kopi manis, teh, atau air putih biasa (pilih salah satu dan tuangkan dalam gelas). Selain itu, sediakan juga kembang tujuh rupa, dupa, dan menyan. Sesajen ini harus udah siap saat mantra dibacakan. Jadi, please ya, prepare dulu…jangan dadakan.

3. Syarat Maen Jelangkung: Dilakukan Pada Malam Hari

via Youtube

Malam dengan suasana yang gelap jelas lebih cocok untuk melakukan permainan Jelangkung. Disarankan untuk dimainkan di atas jam sembilan malam karena jam-jam tersebut dinilai sudah memasuki suasana yang sepi. Untuk durasinya sendiri tergantung. Ada yang lama, atau bahkan hitungan menit saja. Tergantung seberapa beruntungnya kamu bisa memanggil hantu tersebut. Jadi, lebih malam lebih baik. Nggak usah sampai subuh juga karena ya ngapain atuuuuhh….

4. Syarat Maen Jelangkung: Harus di Tempat yang Sepi

foto: istimewa

Main Jelangkung di tempat yang ramai terkesan sama aja boong. Suasana horornya nggak bakalan dapet, apalagi kalau ada orang lain yang mengganggu. Jadi, main Jelangkung ini disarankan dimainkan di tempat yang sepi. Misalnya, kuburan, kebun, ruangan kosong dan gelap, dan sejenisnya. Pastikan memang cuman ada kalian saja disana agar ritualnya bisa lebih khusyu.

Baca juga artikel menarik lainnya:

5. Membaca Mantra yang Tepat

via Youtube

Syarat main Jelangkung selanjutnya adalah mengucapkan mantra yang benar. Selama ini, kita taunya cuman “Jailangkung..jailangkung, datanglah ke pestaku. Datang tak dijemput, pulang tak di antar.” Mantra itu sebenarnya boleh saja diucapkan, namun ada yang dinilai lebih afdol, yaitu mantra yang menggunakan Bahasa Jawa. Bunyinya seperti ini:

“Sluku-sluku bathok, bathok’e ela-elo Si romo menyang solo, oleh-oleh’e payung muntho Mak jenthit lo-lo lobah, wong mati ora obah Yen obah medheni bocah Jaelangkung jaelangkung disini ada pesta, pesta kecil-kecilan datang tak dijemput, pulang tak diantar.”

Atau, kamu juga bisa membaca versi yang kedua ini,:

“Hong Hiyang Ilaheng Hen Jagad Alusan Roh Gentayangan Ono’e Jelangkung Jaelengsat siro Wujud’e Ning kene Ono Bolon’e Siro Wangsul Angslupo Yen Siro Teko Gaib Wenehono Tondo Ing Golek Bubrah Hayo Enggalo Teko Pangundango Hayo Ndang Angslupo Ing Rupo Golek Wujud..Wujud..Wujud!”

Pilih salah satu aja, kamu lebih ‘sreg’ baca yang mana.

6. Tidak Boleh Lari

Ilustrasi ritual jelangkung. (Foto: SC film Jailangkung)
via screenshot film Jailangkung

Syarat yang terakhir adalah kamu harus tetap tenang saat boneka Jelangkung itu bereaksi. Pertama, kamu bakal dikejutkan dengan hembusan angin yang cukup kencang. Setelah itu, boneka tersebut akan mulai bergerak tidak karuan, pertanda si makhluk halus itu sudah nempel disana. Nah, takut ngak takut, sebaiknya kamu tetap tenang dan tidak melarikan diri. Jangan juga teriak-teriak karena itu malah bikin konsentrasi jadi buyar. Kalau kamu nekad melarikan diri, konon sesuatu yang nggak diinginkan bakal terjadi. Entah itu kamu bakal sering kesurupan, ketempelan, digangguin terus, dan sejenisnya. Pokonya, hadapi saja dengan tenang 🙂 All is wellll……

Itulah enam syarat maen Jelangkung yang harus dipenuhi. Percaya atau tidak, ini hanyalah sebuah warisan permainan nenek moyang yang makin sini makin terlupakan. Kenapa? Karena sekarang medianya udah nggak pake boneka lagi, tapi orang!

Jadi, kamu mau coba aja atau skip?

Berikan komentarmu