Share this
Share

shares

10 Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

14 April 2019

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Di zaman sekarang semua hal bisa saja terbalik. Salah satu contoh nyatanya adalah sebagian masyarakat modern berusaha sekuat tenaga supaya mereka kelihatan kaya atau jadi orang kaya. Meskipun kenyataannya justru para pelakunya adalah mereka yang punya tingkat ekonomi menyedihkan. Para pelaku ini bahkan sampai rela merugikan diri sendiri demi jadi orang kaya.

Hal ini juga didorong oleh gaya hidup mereka sendiri yang suka melampaui batas dengan membeli barang-barang mewah dengan segala cara. Berbagai kemudahan yang ditawarkan bank, kartu kredit, cicilan adalah cara efektif untuk menipu orang susah ini untuk maju ke persaingan hedonisme. Di jaman sekarang ini, orang yang kelihatan kaya bisa jadi sebenarnya orang yang paling susah dalam finansial.

Kalau kita pikirkan lebih dalam lagi, kita tentu ingin mengetahui apa sebenarnya menjadi kaya yang sesungguhnya. Kebiasaan dan perilaku orang kaya yang sebenarnya mungkin akan membuat kita sedikit terkejut. Kita menemukan bahwa orang yang kaya sebenarnya justru adalah mereka yang tidak mengikuti gaya hidup yang sama seperti yang “pura-pura kaya”.

Artikel singkat ini mungkin akan sedikit menjelaskan beberapa aspek kehidupan tentang gaya hidup yang sebenarnya bertentangan dengan pengertian kita tentang kekayaan. Tulisan ini mungkin bisa dijadikan sebagai panduan atau referensi untuk memahami gaya hidup orang kaya yang sebenarnya.

1. Membeli barang bekas

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Membeli barang bekas buat sebagian orang mungkin dianggap aneh. Banyak orang yang tidak mau membeli barang bekas terutama barang elektronik. Namun membeli barang bekas (kecuali untuk pakaian) kemungkinan bisa jadi pilihan yang tepat. Orang kaya adalah mereka yang menjadi orang-orang pertama untuk mendapatkan penawaran terbaik dengan membeli barang bekas.

Dan kalau kalian perhatian, yang paling signifikan, orang kaya cenderung tidak membeli mobil baru atau jika mereka membeli mobil baru, mereka cenderung memilikinya setidaknya selama sepuluh tahun, memastikan mereka mendapatkan nilai penuh dari mobil itu.

Orang-orang kaya menyukai barang-barang antik (yang tidak selalu mahal) dan furnitur bekas, tetapi yang paling penting mereka menyukai nilai membeli barang bekas. Setiap uang yang disimpan dengan membeli dan menutup kembali pembelian barang atau diinvestasikan atau disimpan untuk kebutuhan lain yang membantu mengamankan masa depan keuangan mereka.

2. Membeli properti yang terjangkau

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Orang kaya cenderung membeli rumah yang harganya lebih terjangkau. Apabila sebuah rumah bekas namun dengan nilai yang tinggi, mungkin mereka akan lebih memilih rumah tersebut daripada membangun yang baru.

Hal ini mendasari soal psikologi orang kaya di mana nilai tinggi ditempatkan pada kualitas sebuah benda. Membeli properti yang terjangkau juga dapat menghindari depresiasi yang hanya bisa dirasakan ketika membeli barang baru.

3. Membeli barang bukan untuk dijual, tapi untuk dinikmati

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Pernahkah kamu mendengar ada orang yang membeli barang dengan mempertimbangkan harga jual barang tersebut? Ini adalah paradigma yang salah.

Taktik ekonomi yang keliru ini selalu dipraktekan orang di jaman sekarang yang cenderung membeli barang murah dengan berbagai cara. Analoginya begini, lebih baik membeli sepatu merk asli dengan harga 1 juta rupiah yang bertahan selama 10 tahun daripada lima sepatu dengan harga 100 ribu tetapi hanya bertahan 6 bulan.

Tapi kalau kita lihat di jaman sekarang, orang-orang biasanya senang mencari barang murah, apalagi barang yang diskon tanpa melihat kualitas barang masih menjadi tren untuk kebanyakan orang. Orang kaya akan menghabiskan waktu untuk menyelidiki sebelum mereka membelinya. Cara ini untuk memastikan bahwa mereka membeli sesuatu yang akan bertahan selama mungkin. Inilah sebabnya mengapa orang kaya akan membeli sepatu yang ber-merk asli meskipun harganya tinggi. Namun dalam jangka panjang, setelan dalam kisaran harga itu akan berlangsung selama beberapa tahun. Kalau orang susah biasanya senang beli dan bangga sama barang KW (imitasi), supaya kelihatan orang kaya.

4. Jangan pensiun terlalu dini

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Orang kaya asli tidaklah berubah nasibnya dengan cara yang instan. Orang kaya juga sama seperti orang pada umumnya, mereka menghabiskan hidup mereka membangun kekayaan dengan cara berhemat dan menabung.

Namun, ada lebih banyak keuntungan untuk tidak pensiun ketika orang menjadi kaya: sebagian besar pria kaya memiliki bisnis mereka sendiri (kecil atau besar), dan ketika mereka berwiraswasta, mereka akan jauh lebih termotivasi untuk tetap bekerja karena cenderung bersemangat tentang bisnis yang dimiliki. Hal ini diperparah oleh fakta bahwa orang kaya cenderung suka sibuk, dan pensiun bisa menjadi beban yang mengerikan bagi orang seperti itu.

Orang yang sudah kaya kerja tidak hanya memikirkan cari duit, tapi supaya untuk termotivasi dan bersemangat menjalankan bisnisnya. Bill Gates mendirikan Microsoft tahun 1975, di tahun 80an, Microsoft sudah mendominasi pasar komputer dengan Personal Computer buatannya. Bisa saja kan Bill Gates memutuskan untuk pensiun di usia yang belum tua karena sudah kaya, tapi nyatanya Bill Gates mulai pensiun dari Microsoft di tahun 2014, umur 58 tahun.

Kebalikan dari orang yang normal, biasanya ingin cepat-cepat pensiun bukan karena punya bisnis, tapi karena sudah bosan dengan kerjaan. Pensiun biar dapet uang insentif dan bonus supaya bisa bikin kos-kosan.

5. Berhemat

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Berhemat bukan hanya terdengar unik secara finansial, tetapi juga terdengar ramah lingkungan. Berhemat itu bukan berarti pelit. Ketika seseorang berhemat mereka hanya mengeluarkan sesuatu cenderung “lebih sedikit”, dan kadangkala hal sedikit itu bisa berarti cukup.

Contoh mudah dari berhemat adalah ketika seseorang lebih memilih pergi ke perpustakaan atau berbelanja buku bekas ketimbang membeli buku yang baru. Hal ini memang terdengar sepele, namun sebenarnya isi buku yang bekas maupun baru sebenarnya sama, dan untuk sebagian orang, ini adalah investasi. Menjadi hemat sangat mudah dilakukan, yang diperlukan cuma akal sehat ketika kita menimbang-nimbang antara keinginan dan kebutuhan. Menjadi hemat bisa sangat menyenangkan. Yang mesti kita lakukan adalah mengukur jumlah uang yang dapat kita hemat dengan berhati-hati pada setiap pengeluaran.

Kalau kata pepatah, hemat itu seperti : “satu sen yang dihemat adalah satu sen yang dihasilkan”.

6. Memperhitungkan anggaran (budget)

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Semua orang yang punya cara pikir orang kaya pasti membuat anggaran. Dan mereka menaatinya. Banyak orang yang gak sadar dengan cara pikir ini, mereka berupaya memperkaya diri mereka sendiri, keluarga dan teman-teman. Hidup tanpa memikirkan anggaran ibarat orang lagi naik gunung tapi tidak memikirkan perbekalan. Bagian terpenting dari anggaran adalah kejujuran. kita harus jujur dengan diri sendiri di depan dan pastikan kita memperhitungkan setiap uang yang kita belanjakan.

Beda sama orang yang pura-pura kaya, atau kalau kata orang jaman sekarang, OKB (orang kaya baru). Manusia tipe ini biasanya gak bisa betah lihat duit numpuk di ATM. Giliran duit udah pas, langsung ngambil barang mahal sampai tabungannya habis. Gak lama kemudian, biasanya orang macam ini punya rasa penyesalan di kemudian hari saking begonya beli barang yang harusnya gak dibeli. So, kalau mau jadi orang kaya, berlatihlah punya anggaran biar rekening gak defisit terus kaya orang miskin.

7. Tidak kelihatan kaya

Gaya Hidup Orang Kaya Yang Gak Bisa Dimengerti Sama Orang Miskin

Jauh dan jauh aspek paling penting dari kehidupan orang-orang yang benar-benar kaya, adalah bahwa tidak ada yang dapat mengatakan bahwa mereka kaya. Mereka adalah orang biasa yang tinggal di rumah sebelah, mengendarai mobil biasa, dan bekerja selama 8 jam sehari seperti orang pada umumnya. Orang yang beneran kaya malah justru gak malu punya menjalani hidup seperti itu.

Di sisi lain, orang di jalan dengan gaya hidup mewah yang semua orang ingin tiru mungkin adalah orang miskin yang punya gaya hidup hedon dan banyak hutang sana-sini. Dan jangan lupa, saat kamu sibuk mencoba mengikuti gaya hidup si A, si A sendiri sibuk mencoba mengikuti si B. Rantai hedonisme di jaman sekarang gak ada habisnya.

Mulailah memfokuskan diri pada bagian-bagian terbaik dalam hidup kita — bagian-bagian kehidupan yang membuat hidup berharga. Tetapi yang terpenting, ikuti hasrat diri sendiri. Di ujung jalan ke mana gairah kita akan membawa pada sebuah pot emas yang sesungguhnya: kebahagiaan.

Semoga artikel ini menarik, jangan lupa share artikel ini ke sosial media favoritmu.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu

Related articles

 #hidup #kismin #orang kaya #orang miskin
Share

Pilihan editor