Explorer, 10 Wisata Bawah Tanah Ini Juga Nggak Kalah Seru!

Spread the love

Yang nggak nampak di permukaan nggak selalu membosankan. Sebut aja wisata bawah tanah yang kerap menjadi incaran wisatawan. Nggak heran karena daya tariknya tersebut jarang sekali dijumpai. Salah satu contohnya adalah Kuil Humankind yang terkenal di Italia dengan julukan “Keajaiban Dunia ke-8”. Spot-spot seperti all of Water, Blue Hall, Hall of Earth, Hall of Metals, dan Labyrinth Hall tentu yang menjadi magnetnya tersendiri. Nggak perlu jauh-jauh kesana karena kamu juga bisa menemukan beberapa wisata bawah tanah lainnya, khususnya di Tanah Air. Catat, ya..

1. Wisata bawah tanah Goa Bangkang – Lombok

Gua Bangkang terbentuk secara alami sejak ratusan tahun yang lalu akibat proses geologi. Gua ini bertengger manis di Desa Prabu dengan penampakan yang memesona berkat stalakmit dan stalaktif yang berpasangan. Adapun segerombolan kelelawar yang turut menghiasi gua ini dengan bergelantungan di sudut-sudut langit.

Saat berkunjung kesini, kamu langsung bisa merasakan hawa dingin. Pasalnya, jalur-jalur ruang pada bagian dalam goa ini saling menyambung sehingga udara dari luar bisa lebih mudah masuk. Untuk mendapatkan view yang cantik, langsung aja datang kesini pada pukul 2.00 hingga pukul 3.00 sore. Di jam-jam tersebut, cahaya matahari masuk lebih mudah melalui liang-liang langit. Jadi, pas banget buat dapetin spot terbaik untuk foto-foto.

2. Alun-alun Balai Pemuda – Surabaya

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya juga bisa jadi opsi lainnya kalau mau jalan-jalan sambil belanja. Tempat ini dibangun cukup luas yang terdiri dari dua bagian. Bagian pertama berisikan galeri seni, stan UMKM, dan juga spo untuk pertunjukan musik. Sedangan bagian kedua dijadikan sebagai area bermain skate board lengkap dengan skylight kaca yang bisa memancarkan sinar matahari dari luar.

Tempat ini tidak memungut biaya bagi wisatawan. Namun, kamu mesti melakukan reservasi lebih dulu melalui laman resminya karena jumlah pengunjung disini dibatasi. Jam operasionalnya buka setiap hari mulai pukul 09.00.wib hungga pukul 19.10 wib.

3. Wisata bawah tanah Gua Petruk – Kebumen

Kebumen juga memilki wisata bawah tanah cantik, apalagi kalau bukan Gua Petruk. Yang menjadi daya tariknya tentu saja stalakmit dan stalaktifnya yang memiliki bentuk yang berbeda-beda. Bahkan ada juga yang berbentuk seperti hidung Petruk, yang menjadikan gua ini disebut demikian. Nggak terlewat juga penampakan kelelawar yang bertengger di sudut-sudt langit gua. Untuk itu, aktivitas seru di sini tentu saja susur gua. Kamu hanya perlu pemandu dan lampu senter saja.

Kalau tertarik liburan kesini, langsung aja datang ke Mandayana, Candirenggo, Kec. Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Per orangnya hanya dikenakan tarif Rp. 10ribu untuk dewasa dan Rp 5ribu untuk anak-anak. Gua Petruk ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB.

4. Gua Cerme – Bantul

Kalau kamu sedang berwista ke Yogyakarta, nggak ada salahnya buat nyempetin jalan-jalan ke Gua Cerme di Bantul. Gua sepanjang 1,5 km ini menyuguhkan pemandangan alam cantik, lengkap dengan sungai di dalamnya. Dengan demikian, aktivitas susur gua pun bakal lebih seru dengan menggunakan pelampung. Gua Cerme ini konon dulunya digunakan sebagai tempat bertapa para walisongo. Katanya, disini juga ada banyak ruangan pertapaan walisongo yang bisa kamu jumpai. Untuk itu, tempat ini juga cocok buat kamu yang mau menggelar Wisata Religi.

5. Masjid Tamansari – Yogyakarta

Selain Gua Cerme, Yogyakarta juga punya Masjid Taman Sari yang bisa jadi opsi lain wisata bawah tanah. Daya tarik dari bangunan ini adalah arsitektur melingkar yang dilengkapi dengan beberapa ventilasi.  Dengan demikian, pegunjung masih bisa merasakan cahaya matahari yang masuk. Saat memasuki bangunan ini, kamu bakal menemukan dua lantai yang masing – masing digunakan untuk jamaah laki – laki dan jamaah perempuan. Untuk menghubungkan kedua lantai tersebut, disediakan lima anak tangga yang terletak di tengah masjid.

Kamu cukup membayar Rp 5 ribu saja. Namun, kamu harus mengeluarkan biay atambahan sebesar Rp 3 ribu jika membawa kamera selain smartphone. Masjid ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-15.00 WIB.

6. Masjid Aschabul Kahfi – Tuban

Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur juga memiliki masjid bawah tanah yang nggak kalah unik, apalagi kalau buka Masjid Aschbul Kahfi.  Berkat lokasinya yang ada di “perut bumi”, Masjid ini memang jauh dari polusi udara dan suasananya lebih tenang. Dari luar, kamu bisa melihat masjid yang luas bangunannya 3 hektar ini kubahnya sejajar dengan tanah, sehingga tidak terlalu menarik perhatian. Namun, kamu bakal dibuat takjub dengan isi di dalamnya.

Suasana di dalam masjid benar-benar seperti di dalam gua gua. Itu didukung oleh batu-batu stalaktit dan stalakmit yang memenuhi ruangan masjid. Belum lagi ukiran-ukiran kaligrafi islami yang terpampang di dinding gua. Namun, pencahayaannya memang kurang, sehingga suasananya agak remang. Kamu bebas datang ke Masjid ini karena dibuka 24 jam, ya.

Baca juga artikel menarik lainnya:

7. Wisata bawah tanah Kota Coober Pedy – Australia

Wisata bawah tanah juga bisa kamu temukan di negara bagian South Australia, yaitu Coober Pedy. Menariknya, itu nggak hanya tempat wisata semata, tetapi juga satu-satunya kota bawah tanah yang ada di dunia. Kota ini sudah eksis sejak tahun 1915. Hingga saat ini, kota tersebut dihuni oleh 3.500 penduduk.

Coober Pedy cocok buat wisatawan yang ingin mencoba bermalam di hotel bawah tanah, tepatnya di Desert Cave Hotel. Nggak cuman itu, wisatawan jug abisa mencoba menginap di rumah-rumah pribadi. Ini tentu saja menjadi pengalaman baru “hidup” berhari-hari di bawah tanah.

8. Gereja Salt Cathedral – Kolombia

Tempat peribadatan bawah tanah juga ada di Kolombia, namanya gereja Salt Cathedral. Gereja tersebut bertengger di terowongan tambang garam atau sekitar 200 meter di bawah Gunung Halite, Cundinamarca, dan ditanadai dengan air terjun yang berarti Sungai Jordan. Saat masuk ke dalamnya, kamu bakal menemukan tiga bagian ruangan dan juga patung salib. Ada pun desain interiornya dan pencahayaannya yang tidak terlalu terang. Dan yang nggak kalah menarik adalah penampakan Stations of the Cross dan kapel Rosary dengan patung Virgin of Rosary dan proses kelahiran Yesus dan pembaptisannya.

9. Jalan Mary King’s Close – Skotlandia

Jalan Mary King’s Close sudah bertahun-tahun terkubur di Edinburgh, Skotlandia. Jalan ini konon sering memberikan aura mistis sampai memunculkan cerita-cerita horor, misteri, dan pembunuhan. Konon tempat ini juga pernah jadi saksi bisu para korban wabah mematikan yang dibiarkan tewas di balik tembok jalan ini. Meski memberikan kesan mistis, Jalan ini selalu ramai oleh pengunjung. Selama melakukan penelusuran di dalamnya, kamu bakal dipandu oleh pemandu wisata, lengkap dengan kostum Skotlandia zaman dulu. Jadi, kamu bisa merasakan seolah-olah lagi ada di masa lalu!

10. Wisata bawah tanah Gua Es Kungur – Rusia

Yang terakhir adalah wisata bawah tanah Gua Es Kungur, Rusia. Tempat ini menjadi yang paling dingin di Rusia. Bentukannya mirip-mirip seperti tempat tinggal Ratu Salju dari dongeng Hans Chirstian Andersen. Dan gua tersebut penuh dengan es yang berusia ribuan tahun. Yang nggak kalah menarik, gua ini dihiasi dengan 58 grotto (gua alami atau buatan yang dipakai manusia pada masa modern dan zaman kuno), 70 danau kecil, dan sebuah danau besar seluas 1.460 meter persegi yang tak pernah membeku.  Aktivitas yang bisa kamu lakukan tentu saja nggak hanya susur gua. Ada juga pertunjukan hiburan berupa pertunjukan kostum dan pertunjukan laser yang menceritakan legenda gua tersebut.

Berikan komentarmu