Belajar Wawasan Keagamaan di 10 Wisata Religi di Jawa Barat

Spread the love

Tinggal di Indonesia menjadi anugerah tersendiri, khususnya bagi kamu yang suka dengan aktivitas traveling. Beragam jenis wisata bisa dicoba, mulai dari bahari, budaya, sampai religi. Wisata religi sendiri bisa kamu temukan dari sabang sampai merauke. Ya nggak heran karena Tanah Air ini dihuni oleh penduduk yang memeluk satu dari lima agama. Selain bisa mendalami wawasan keagamaan, kamu juga bisa mempelajari adat dan istiadat saat berkunjung ke wisata religi. Untuk itu, kamu yang tinggal di Pulau Jawa, bolehlah intip sepuluh wisata religi di Jawa Barat berikut ini.

1. Makam Syeh Abdul Muhyi dan Goa Saparwadi


Saat berkunjung ke Tasikmalaya, kamu bisa banget melakukan aktivitas wisata religi ke Makam Syekh Abdul Muhyi dan Goa Saparwadi. Kedua wisata tersebut berlokasi di Pamijahan, Kec. Bantarkalong, Kab. Tasikmalaya. Menariknya, peziarah yang datang kesini nggak hanya dari luar kota saja, tetapi juga luar pulau.

Yang menjadi daya tariknya jelas Goa dan Makam Pajimahan. Di dalam goa tersebut, kamu bisa menemukan mata air yang jernih. Karena dianggap suci, kamu harus mengucapkan doa terlebih dahulu. Setelah itu, kamu bisa langsung melipir ke makam wali. Kalau sudah puas berkeliling, bolehlah beli dulu oleh-oleh dan kerajinan untuk orang di rumah.

2. Wisata Religi di Jawa Barat: Makam Sunan Gunung Jati

Wisata religi selanjutnya yang selalu ramai pengunjung adalah Makam Sunan Gunung Jati. Wisata yang satu ini terletak di Desa Astana, Gunung Jati, Cirebon. Pada hari besar keagamaan, seperti bulan ramadhan atau maulid Nabi, tempat yang satu ini nggak pernah sepi pengunjung. Selain berziarah ke makam wali, pengunjung juga biasanya senang berfoto di luar area makam karena gaya arsiterkturnya yang unik, yaitu perpaduan dari negara China, Arab, dan Indonesia.

Pada tahun 1470 Masehi, Sunan Gunung Jati menginjakan kaki di Cirebon. Beliau mendapatkan gelar Maulana Jati usai dinobatkan sebagai Raja Cirebon ke-2 pada tahun 1479. Dilansir dari beragam sumber, Sunan Gunung Jati wafat  pada tanggal 26 Rayagung tahun 891 Hijriah.

3. Makam Syaikh Quro

Ziarah ke makam wali atau tokoh agama dipercaya bisa mendatangkan keberkahan dan menyadarkan orang tersebut akan kesolehan sosok yang diziarahi tersebut. Adalah makam Syekh Quro atau Syekh Qurotul Ain yang berlokasi di Karawang, yang juga seringkali dikunjungi oleh para peziarah. Dilansir dari naskah Purwaka Caruban Nagari, Syekh Quro merupakan sosok ulama. Ia merupakan putra dari sosok ulama besar bernama Syekh Yusuf Siddik.

Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, Syaikh Qurotul Ain juga terkenal sebagai ulama penyebar agama Islam di tanah Karawang. Beliau datang dari Pelabuhan Muara Jati Cirebon, hingga akhirnya menginjakan kaki di Pelabuhan Karawang.

4. Wisata Religi di Jawa Barat: Goa Sunyaragi Cirebon

Selain Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon juga punya wisata religi lainnya. Namanya Goa Sunyaragi yang dulunya meniadi tempat meditasi bagi para sultan Cirebon dan keluarganya. Goa tersebut berasal dari kata ‘sunya’ artinya sepi, dan ‘ragi’ yang artinya raga. Yang menjadi daya tarik dari goa ini adalah penampakannya yang berupa batuan karang yang bertumpuk yang jumlahnya nggak terhitung. Ini tentu bisa membuat takjub siapapun karena batuan karang tersebut disusun tanpa pola khusus. Mengambil foto di sini boleh banget, asala tetap berpakaian sopan, ya.

5. Pura Parahyangan Agung Jagatkarta

Selain Makam dan Goa, Pura Parahyangan Agung Jagatkarta juga bisa kamu kunjungi saat berlibur ke Bogor. Pura yang berjuluk “Alam Dewata Suci Sempurna” ini merupakan pura agama Hindu terbesar di Jawa Barat dan terbesar kedua di Indonesia. Untuk itu, suasana disini seperti Bali, dengan ciri khas bangunan bernuansa Hindu. Suasananya sendiri lumayan asri, dengan pepohonan di sekitarnya dan juga bunga kamboja yang wangi.

Pura Jagatkarta dipercaya sebagai tempat bermukimnya Prabu Siliwangi dan Hyang (leluhur) dari Pakuan Pajajaran. Mereka dipercaya sebagai penguasa wilayah tanah Pasundan. Untuk itu,  nggak heran kalau di area pura terdapat dua patung harimau yang melambangkan pasukan Prabu Siliwangi.

6. Vihara Vipassana Graha

Kalau lagi jalan-jalan di Bandung, sempatkanuntuk mampir ke wisata religi vihara. Namanya Vihara Vipassana Graha yang berdiri megah di Lembang. Meskit in merupakan tempat ibadah umat Buddha, nggak sedikit wisatawan non Buddhist yang berkunjung kesini, entah itu untuk melihat arsitekturnya yang mantap, atau kebutuhan lainnya. Kalau butuh informasi, kamu bisa mengobrol langsung dengan para Biksu. Untuk biaya masuknya sendiri seikhlasnya, karena uang tersebut hanya digunakan untuk operasional vihara.

Karena ini adalah tempat peribadatan umat Buddha, kamu tentu harus menjaga kesopanan selama berkeliling disini. Salah satunya adalah berpakaian sopan saat memasuki bangunan Vihara. Kamu nggakk diperbolehkan menggunakan tanktop, celana pendek, atau pakaian-pakaian yang terbuka lainnya. Kalau terlanjur, kamubisa meminjam sarung yang sudah disediakan pengurus Vihara.

7. Biara Karmel OCD Bandung

Masih di Bandung, wisata religi selanjutnya yang bisa kamu kunjungi adalah Biara Karmel OCD. Untuk berwisata kesini, kamu cukup datang ke Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Umumnya, umat kristen yang biasa datang ke Biara Karmel OCD ini. Namun, kamu yang non-kristen bisa juga datang kesini untuk sekedar melihat-lihat.

Tempat ini selalu digunakan sebagai pertapaan suster dari Ordo Carmelita atau OCD. Disini, para suster bisa lebih khusyu berdoa karena suasanya sejuk dan tenang. Beberapa spot di Biara Karmel ini punya makna tersendiri berdasarkan Kisah Kristus.

8. Wisata Religi di Jawa Barat: Pura Agung Tirta Bhuana

Bekasi juga punya satu wisata religi yang selalu ramai wisatawan. Namanya Pura Agung Tirta Bhuana yang berlokasi di Jaka Sampurna Bekasi Jawa Barat. Tempat yang satu ini nggak hanya ramai dikunjungi wisatawan yang beragama Hindhu, tetapi juga mereka yang beraama non-Hindhu. Di sini, kamubis amelihat langsung umat Hndhu yang sedang bersembahyang, juga kelas tari Bali untuk umum yang digelar oleh Sanggar Tari Saraswati. Kelas tersebut digelar setiap hari Rabu dan Sabtu.

9. Wihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat

Bogor ru[anya masih unya wisata religi yang nggak kalah ramai, apalgi kalau bukan Wihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat. Tempat ini selalu ramai pengunjung berkat daya tarik patungnya yang berjuluk “Sleeping Buddha”. Bentuknya mirip-mirip kayak di Wat Pho, Bangkok, gitu. Selain itu, ada juga delapan Pho Sat Dewa Dewi, yaitu Yahuang Shang Di, Thian Tee, Siddhartha Gautama, Kwan Si Im Pho Sat, Milek Pho Sat, Hie Khong Cong Pho Sat, Pho Hian Pho Sat, dan Kim Khong Tjiu Pho Sat.

Selain itu, Vihara ini juga menyimpan 2800 rupang atau partung Budhha yang disimpan di dalam empat Etalase. Patung-patung tersebut berasal dari donatur yang secara sukarela memberikan donasi. Patung-patung tersebut masih terawat sampai sekarang karena rutin dicuci oleh anak-anak.

10.Wisata religi di jawa barat: MAsjid Agung Sang Cipta Rasa

Yang terakhir adalah wisata Masjid Agung Sang Cipta Rasa, yang lokasinya berdekatan dengan komplek pemakaman Sunan Gunung Jati. Cirebon. Masjid yang satu ini menjadi ikon kota Cirebon. Pemiliknya tak lain adalah Keraton Kasepuhan Cirebon. Keunikan dari masjid yang satu ini adalah desain arsitekturnya yang berupa bata merah, kayu, dan genteng tanpa polesan. Siapa saja bisa berkunjung kesini. Tentu saja dengan memperhatikan aturan-aturan yang berlaku di sana, ya.

Baca juga artikel menarik lainnya: 

Berikan komentarmu