Air Terjun Tumpak Sewu, Wisata Alam Eksotis dari Lumajang

Spread the love

Berkunjung ke wisata alam emang nggak pernah mengecewakan. Apalagi kalau bukan berkat daya tariknya, diantaranya berupa suguhan panorama hijau, aliran sungai yang sejuk, dan angin sepoi-sepoi. Keelokan daya tarik tersebut salah satunya bisa kita jumpai pada Air Terjun Tumpak Sewu, Lumajang, Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, objek wisata ini memiliki keindahan air terjun yang bertumpuk-tumpuk, yang bersumber langsung dari Gunung Semeru. Dengan adanya gabungan dari banyaknya air terjun tersebut, wisatawan bisa dibuat terkesima dan ingin berlama-lama di sana.

Yang menjadi daya tariknya tentu saja tidak hanya berupa tumpukan air terjun tersebut. Air Terjun Tumpak Sewu menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan berkat lima pemandangan cantik lainnya.

Goa Tetes

Di wisata air terjun ini, kita bisa menemukan Goa Tetes yang nggak kalah cantiknya. Goa yang ada di belakang air terjung Tumpak Sewu ini konon sering dijadikan lokasi bersemedi orang-orang yang menganut kepercayaan tertentu. Meski dibalut oleh kesan mistis, pengunjung akantetap baik-baik saja dan bisa menikmati keindahan gua tersebut dengan tenang, tentu saja selama mereka menjaga ucap dan perilaku.

Bukit Panorama

Selain bisa menikmati air terjun secara langsung, kita juga bisa menikmati pemandangan curug tersebut dari ketinggian. Orang-orang menyebutnya Bukit Panorama. Disana, disediakan gardu seluas 30 meter persegi, yang bisa menampung hingga 50 orang wisatawan. Kalau sudah puas menikmati keindahan tersebut, boleh lah coba untuk turun menuju air terjun. Jaraknya kurang lebih 100 meter. Meski lumayan jauh, perjalanannya nggak bakalan terasa karena suguhan air terjunnya seolah memaksa kita untuk melupakan ke-ca-pek-an ituuuh…

Tebing Perawan

Tebing perawan semula dijadikan sebagai gerbang masuk ke wisata Tumpak Sewu. Lokasinya berada di bawah jurang, yang mengapit jalan utama di sisi kiri dan kanan pintu masuk air terjun. Untuk bisa sampai di sini, kita harus rela berjalan dari spot air terjun yang jaraknya sekitar sekitar 800 meter melalui anak tangga. Ini bakal capek, tapi seru!

Untuk bisa sampai kesana pun rupanya nggak mudah. Ada lintasan ekstrim yangharus dilalui, yaitu menuruni batu licin yang dialiri air. Kita hanya bisa menggantungkan keselamatan pada bantuan tali saja. Kalau meleset, siap-siap saja cedera. Menantang, bukhaann?

Telaga Biru

Kalau sudah puas menjelajahi tiga spot tersebut, kita boleh banget langsung melipir ke Telaga Biru. Lokasinya berdekatan dengan Goa Bidadari, yaitu berjarak kurang lebih 50 meter saja. Namun, lagi-lagi kita bakal dihadapkan dengan perjalanan yang nggak mudah. Kita bakal berjalan di atas batu berair yang licin, tentunya dengan bantuan seutas tali saja. Sesampainya di sana, kita bisa bersenang-senang di telaga yang terbilang dangkal tersebut. Ketinggiannya kurang lebih setinggi perut sampai dada orang dewasa. Yang nggak bisa berenang nggak usah khawatir, tapi kalau bawa anak kecil tentu saja harus lebih diperhatikan.

Goa Bidadari

Kalau sudah puas bermain di Telaga Biru, kita bisa langsung menjamah spot menarik lainnya, apalagi kalau bukan Gua Bidadari. Lokasinya sangat dekat dengan Telaga biru, dan jaraknya 300 meter  dari air terjun. Untuk menuju kesini pun kita nggak perlu bersusah payah seperti sebelumnya.

Yang menarik dari gua ini adalah airnya yang mengalir di sela dinding gua. Tidak terlalu deras, dan penampakannya eksotis. Gua ini disebut-sebut sebagai tempat berkumpulnya para bidadari cantik pada zaman dahulu kala. Kalau ternyata kamubener ketemu “bidadari”, dipastikan itu adalah makhluk penghuni gua tersebut.

Dengan daya tarik yang disuguhkan objek wisata Tumpak Sewu, wisatawan bisa lebih asik dan semangat mengeksplorasi semua keindahan tersebut. Tentu saja aktivitas yang dilakukan tidak hanya sekedar menikmati air terjun. Kita bisa melakukan beragam aktivitas selama berwisata di sini.

Pertama, kita bisa memetik buah salak sebagai camilan selama berada di sana. Nggak usah khawatir bayar karena pohon salak disini milik pengelola air terjun. Jadi, kita boleh mengambil sepuasnya, dan kalau bisa ya sebutuhnya aja 😀 Buah-buah salah itu juga bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh orang rumah.

Kedua, tentu saja kita bisa memanfaatkan beragam spot untuk latar belakang foto yang keren. Ada air terjun, gua, telaga, dan spot-spot menarik lainnya. Saking cantiknya spot tersebut, nggak jarang orang-orang datang kesana juga untuk kebutuhan foto pre-wedding, perpisahan kelas, dan sejenisnya.

Ketiga, wisatawan bisa banget berenang di telaga atau air terjun. Sensasi yang dirasakan tentu bakal berbeda dibanding berenang di kolam renang umum. Air yang ada di sana sangat dingin. Untuk mencelupkan kaki saja rasanya nggak sanggup. Tapi jangan salah. Kalau udah nyemplung, udah pasti segeeer!

Keempat, kita juga bisa mencicipi makanan khas yang ada di wisata Air Terjun ini. Ada salak, pisang, pecel godong, lontong, petis, dan masih banyak lagi. Jadi, kita nggak perlu repot-repot bawa bekal dari rumah karena di sini aja kita udah bisa makan enak dengan harga yang terjangkau.

Kelima, wisatawan bisa banget bermalam di area wisata ini. Bukan pasang tenda deket air terjun, tapi kamu bisa menginap di penginapan di sekitar objek wisata Air Terjun Tumpak Sewu. Harganya terjangkau dengan fasilitas seadanya. Namun, kita tetap bisa tidur nyaman, kok..

Objek Wisata Air Terjun Tumpak Sewu tentu saja memprioritaskan kenyamanan para pengunjung. Untuk itu, di sini disediakan beragam fasilitas. Mulai dari musholla, kamar mandi, tempat istirahat, warung makan dan tour guide. Untuk menyewa tour guide, kita cukup merogoh kocek Rp 200ribu – Rp300ribu untuk satu kali masuk.

Gimana, udah ada rencana datang kesini? Kalau tertarik, langsung aja dateng ke Dusun Jagalan, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Tiket masuknya pun hanya Rp10ribu per orang, dan itu belum termasuk biaya parkir. Destinasi wisata ini buka selama 24 jam, jad i kamu bisa datang kapan aja! 😀

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu