9 Cerita Kesurupan Paling Ekstrem yang Viral di Negara Luar

Spread the love

Kesurupan menjadi kasus yang lumrah terjadi di masyarakat. Saat makhluk halus merasuki tubuh kamu, orang ‘pintar’ akan membacakan do’a, sehingga sosok tersebut kepanasan dan tidak lagi mengganggu . Namun, peristiwa kesurupan menjadi begitu serius dan mengerikan dalam beberapa kasus. Katakan saja di luar negeri. Mereka yang ‘ngak tahu apa-apa’ tiba-tiba saja harus berurusan dengan makhluk halus. Bahkan, sosok tersebut betah banget sampai-sampai sulit diusir dari tubuh. Yang lebih mengerikannya lagi, kasus kesurupan ini bisa membuat seseorang menjadi gila hingga meninggal dunia. Kasus-kasus seperti ini bisa kamu jumpai dalam sembilan cerita kesurupan paling ekstrem di bawah ini.

1. Cerita Kesurupan Paling Ekstrem: Ronald Hunkeler

via ranker.com

“The Exorcist” adalah salah satu film horor yang paling mengerikan sejak 1973. Pasalnya, film tersebut diambil dari kisah nyata Ronald Hunkeler pada tahun 1940-an. Saat bocah lelaki 13 tahun itu sedang berduka atas kematian guru spiritualnya, ia mulai mengalami hal-hal ganjil. Bocah ini sering mendengar suara garukan di dinding kamarnya dan air yang menetes dari pipa dan dinding.
Suatu ketika, tempat tidurnya sering pindah sendiri, dan orang tuanya meminta bantuan seorang pendeta bernama Fr. E. Albert Hughes. Pendeta itu melakukan pengusiran setan pada bocah itu pada Februari 1949, namun usahanya malah nihil.

Tak lama setelah itu, Ronald merasakan tubuhnya seperti dicakar dan ia mulai menjerit kesakitan. Bahkan, cakaran tersebut sampai membekas di tubuhnya. Saking sakitnya, ia bahkan sampai mengeluarkan kata-kata kasar pada si pendeta itu.
Putus asa, orang tuanya langsung membawanya ke Rumah Sakit Alexian Brothers di St. Louis untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius. Namun, usaha ini juga tidak membuahkan hasil.
Pada 8 April, para pendeta langsung melakukan pengusiran setan lagi dengan menggunakan benda-benda suci.
Perlahan, bocah itu mulai sadar dan langsung bilang, “Dia sudah pergi.”

2. Emma Schmidt

via pinterest.com

Time Magazine pernah mendokumentasikan kasus kesurupan paling mengerikan pada tahun 1936. Kasus ini menimpa seorang wanita Amerika bernama Emma Schmidt. Ia dibesarkan dalam keluarga Katolik di Marathon, Wisconsin. Saat berusia 14 tahun, si Emma ini mulai menunjukan perilaku yang menyimpang, bahkan bisa dikatakan seperti jauh dari agama. Pada tahun 1935, terungkap bahwa bibinya Mina yang merupakan seorang penyihir sekaligus kekasih ayahnya, Jacob, mengguna-guna dia melalui makanan yang dia siapkan untuk gadis muda itu.

Saat usianya menginjak 30 tahun, Schmidt akhirnya diusir untuk pertama kalinya oleh seorang pastor berkulit gelap bernama Fr. Theophilus Riesinger. Ia juga sempat diusir dua kali oleh pendeta yang sama karena kelakuannya masih saja ada dibawah pengaruh setan.
Pada tanggal 23 Desember 1912, Schmidt akhirnya terbebas dari gangguan setan tersebut. Schmidt sendiri mengidentifikasi setan yang ‘mengganggunya’ adalah Beelzebub, Yudas, Mina, dan ayahnya, Jacob. Kono, Yakub mengguna-guna putrinya sendiri karena menolak melakukan perselingkuhan dengannya.

3. Cerita Kesurupan Paling Ekstrem: Elizabeth Knapp

via bizzarium.com

Elizabeth Knapp bekerja sebagai seorang ART berusia 16 tahun di rumah Samuel Willard, seorang Pendeta terkemuka di gereja Groton, Massachusetts di tahun 1670-an. Pada 28 November, Knapp mengalami serangan misterius yang berlangsung selama 48 jam. Akibat kejadian mengerikan itu, dia harus mengungsi ke Catatonia sampai 8 Desember. Dia mengaku diserang oleh iblis dan tidak memiliki jalan lain selain membuat perjanjian dengannya. Ia diiming-imingi akan mendapatkan uang dan laki-laki jika mau mengabdi pada iblis tersebut.

Usai terikat perjanjian tersebut, efek sampingnya nggak main-main. Si Knapp ini jadi suka mengalami halusinasi, perubahan bentuk tubuh, suara yang mirip binatang, suara yang berat, sering melihat penampakan, dan lain sebagainya. Pada tanggal 10 Januari 1672, Si Knapp ini mengakui bahwa iblis sudah sepenuhnya mengambil alih tubuhnya. Dia menjadi lebih banyak diam, dan Williard memutuskan untuk menyerahkan masalah ini kepada “orang pintar”. Hingga saat ini, kejadian itu tetap menjadi misteri.

4. Cerita Kesurupan Paling Ekstrem: Clarita Villanueva

Setelah kematian ibunya, Clarita Villanueva hijrah ke Manila untuk mencari pekerjaan sekaligus ayah kandungnya. Namun, ia harus mendekam di penjara karena dianggap sebagai ‘gelandangan’.
Selama di penjara, ia mengalami hal-hal ganjil. Konon, ada iblis yang tiba-tiba menggigit kulitnya sampai berbekas. Setelah ditelusuri, para ahli menyatakan bahwa ia baik-baik saja dan mentalnya sehat. Karena kejadian ini terus berlangsung, publik langsung berasumsi kalau dia kerasukan. Kisah ini tersebar ke seluruh dunia sampai menarik perhatian seorang pendeta Amerika bernama Lester Sumrall. ia tertarik dengan kasus ini dan langsung terbang ke Manila untuk membantunya.

Pada 19 Mei 1953, Sumrall bertemu Villanueva untuk pertama kalinya. Pengusiran setan dilakukan, dan yang lebih mengejutkan adalah total iblis yang selama ini mengganggunya berjumlah 15 sosok. Pengusiran tersebut berlanjut selama tiga hari dan akhirnya dia sembuh.

5. Cerita Kesurupan Paling Ekstrem: Analiese Michel

Kasus ini menjadi inspirasi beberapa film horor, salah satunya film “The Exorcism of Emily Rose (2005)”. Lahir dari keluarga Katolik yang taat di Bavaria, Jerman Barat, Analiese Michel adalah sosok yang religius. Di sisi lain, Analiese memiliki riwayat penyakit mental dan epilepsi. Namun, ada satu gejala yang tidak menunjukan sakitnya tersebut. Ia sendiri menganggapnya bahwa ia sedang kesurupan. Aneliese sering berperilaku aneh. Mulai dari takut pada artefak serta simbol-simbol keagamaan, dan meminum air seninya sendiri.

Banyak cara yang dilakukan untuk mengobati dirinya, salah satunya pengusiran setan. Namun, tidak sedikit pendeta yang menolak, hingga akhirnya seorang pendeta lokal Ernst Alt dan Arnold Renz bersedia untuk membantunya pada tahun 1975.
Namun, kondisi Aneliese malah semakin memburuk. Ia selalu telanjang, melakukan 400 squat setiap hari, dan bahkan menggonggong seperti anjing selama berhari-hari. Setelah 11 bulan, dia meninggal karena kekurangan gizi dan dehidrasi. Kedua pengusir setannya didakwa dan dijatuhi hukuman enam bulan penjara karena tuduhan kelalaian pembunuhan akibat tidak menghubungi dokter medis. Orangtuanya juga didakwa, tetapi terhindar dari hukuman.

6. Maricica Irina Cornici

via Youtube/Karolina Klipacs

Pada Januari 2005, Maricica Irina Cornici, gadis berusia 23 tahun, bergabung dengan biara Tanacu di Rumania. Tidak lama kemudian, dia malah menunjukkan perilaku aneh yang membuatnya harus mendekam di rumah sakit jiwa setempat. Pada bulan April, dia didiagnosis menderita skizofrenia, tetapi saudara laki-lakinya punya pendapat lain. Menurutnya, ada setan yang merasuki saudara perempuannya itu. Pendeta biara Fr. Daniel Petre Corogeanu juga punya pendapat yang sama, sehingga pengusiran setan segera dilakukan.

Cornici sendiri merasa kalau dia kerasukan. Untuk itu, ia meminta biarawati untuk mengikatnya dengan cara dirantai di kayu salib yang dibalur dengan minyak suci.
Setelah beberapa hari berada di gereja dengan perilakunya yang aneh, Cornici mulai merasa lemas dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, ia sudah meninggal di ambulans sebelum sampai di rumah sakit. Kematiannya membuat Fr. Corogeanu dan empat biarawati dipenjara karena tuduhan atas kasusu pembunuhan dan merampas kebebasan seseorang. Sebuah laporan otopsi tahun 2005 mengatakan Cornici meninggal karena dehidrasi, kelelahan, dan kekurangan oksigen. .

7. Gottliebin Dittus

ilustrasi via ghostsghoulsandgod.co.uk

Pada tahun 1842 di Jerman, seorang wanita berusia 28 tahun, Gottleibin Dittus, menjadi sorotan para tetangganya usai ia menampakan perilaku yang tidak wajar. Ia selalu kesurupan dalam waktu yang lama, dan itu berlangsung selama berhari-hari. Untuk itu, pendeta Lutheran Johann Christoph Blumhart memulai ritual pengusiran setan. Namun, bukannya sembuh. Si Dittus ini malah semakin garang dan sering memuntahkan benda-benda aneh, mulai dari paku hingga darah. Tubuhnya bergetar, melayang, dan menghilang di balik bayang-bayang sambil meneriakan neraka dan penghuninya.

Saat Dittus tersadar, ia selalu berdoa pada Tuhan dari gangguan iblis. Akhirnya, pada tahun 1843, Pendeta Blumhart membantunya dari jeratan setan tersebut, dan berhasil. Ini merupakan pertarungan paling sengit bagi Pendeta Blumhart saat melawan hantu.

8. George Lukins

via the seven clergymen / Lewis Walpole Library, Yale University

Pada tanggal 31 Mei 1778, seorang wanita bernama Ny. Sarah Barber berkunjung ke Desa Yatton di Mendip, Somerset, untuk meminta pertolongan Pendeta Joseph Easterbrook dari Gereja Kuil. Ia memintanya untuk menyembuhkan George Lukins yang selalu bertingkah aneh. Ia selalu bernyanyi dan berteriak dengan suara berbeda yang hampir tidak terdengar seperti manusia. Karena perilakunya yang aneh, Lukins akhirnya dirawat di Rumah Sakit St. George, di mana dia dikurung selama lebih dari lima bulan. Para dokter bahkan tidak bisa meneymbuhkannya.

Nyonya Barber, warga, dan Lukins sendiri percaya bahwa dia telah diguna-guna. Dia bahkan merasa ada tujuh sosok iblis yang bersemayam di tubuhnya. Untuk itu, butuh tujuh pendeta untuk mengusirnya.
Pada 13 Juni 1778, tujuh pendeta yang dipimpin oleh Rev. Easternbrook, melakukan ritual pengusiran tujuh setan. Pada proses tersebut, Lukins sendiri malah menyanyikan lagu Te Deum (himne Kristen) secara terbalik, yang mana nyanyian tersebut terdengar semakin seram. Namun, akhirnya Lukins tersadar dan terbebas dari gangguan tujuh iblis tersebut.

9. Cerita Kesurupan Paling Ekstrem: Clara Germana Cele

via Facebook.com/Hellish Watchmen

Pada tahun 1906, Clara Germana Cele yang berusia 16 tahun diketahuo punya perjanjian dengan iblis. Perjanjian tersebut dilakukan di sekolah Marianhill di Umzinto, Afrika Selatan, tempat dia tinggal sejak orang tuanya meninggal. Beberapa minggu setelah perjanjian tesebut, Cele mulai bertingkah aneh. Ia mulai merobek pakaiannya sendiri, berbicara dalam bahasa kuno, dan mengeluarkan suara serak yang mengerikan. Akhirnya, para pendeta melakukan pengusiran setan terhadapnya.

Selama pengusiran setan, kulitnya mendidih saat terkena air suci, dan tubuhnya terangkat beberapa kali di depan mata 170 saksi.
Saat itu, Cele menggeliat-geliat di tanah seperti ular. Namun, pada akhirnya setan tersebut minggat dari tubuh gadis 16 tahun tersebut.

Berikan komentarmu