8 Dampak Kebanyakan Tidur yang Sering Nggak disadari

Spread the love

Terlalu banyak pekerjaan di malam hari memaksa kita untuk selalu terjaga. Akibatnya, badan menjadi begitu lelah dan inginnya tidur aja sampai siang. Namun, kebanyakan tidur juga bikin nggak seger. Kepala biasanya jadi pusing banget, bahkan kamu jadi nggak bersemangat keesokan harinya. Sebenarnya, kebanyakan tidur juga kasusnya nggak selalu pas begadang aja. Misalnya karena emang doyan tidur, jadi kamu seenaknya tidur lagi dari jam delapan pagi sampai ashar, misalnya. Kalau hal tersebut dilakukan secara berulang-ulang, kamu bisa-bisa penyakitan karena dampak kebanyakan tidur ini bisa berefek langsung pada kesehatan tubuh. Nggak mau kan di usia yang masih tergolong muda tapi harus bolak-balik rumah sakit? Biar kamu nggak ngulangin kebiasaan buruk ini, simak delapan dampaknya di bawah ini.

1. Dampak Kebanyakan Tidur: Berat Badan Naik

Man in Gray Crew Neck Shirt Holding Brown Wooden Chopping Board
via pexels.com

Kebanyakan tidur sangat tidak bersahabat dengan kamu yang sedang bergerilya menurunkan berat badan. Pasalnya, keenakan tidur sampai berjam-jam lamanya bisa membuat berat badan kamu semakin bertambah. Tubuh bakal ngerasa bete karena harus menyimpan lemak, sedangkan kamu minim sekali pergerakan.

Menurut sebuah studi, mereka yang tidur 10 jam lebih setiap malam dalam periode enam tahun, mereka akan mengalami  kenaikan berat badan 21 persen lebih besar dibandingkan dengan orang-orang yang tidur 7-8 jam. jadi, nggak cuman begadang aja, kebanyakan tidur juga bisa bikin berat badan meroket!

2. Sakit Kepala

Young man in sleepwear suffering from headache in morning
via pexels.com

Yang pernah keenakan tidur sampai lupa dunia akhirat  waktu pasti pernah ngerasain sakit kepala. Sakitnya emang bikin keleyengan, bahkan untuk ngambil mnum ke dapur aja sampe mikir dulu. Akibatnya, kamu jadi males ngapa-ngapain karena kepala nggak bisa diajak kerjasama.

Menurut penelitian, sakit kepala bisa terjadi saat terlalu banyak tidur karena adanya efek oversleeping pada neurotransmiter tertentu di otak, termasuk serotonin. Jadi, kalau kamu tidur terlalu lama pada siang hari, dan begadang di malan harinya, kemungkinan besar kamu bakalan mengalami sakit kepala di pagi harinya.

3. Dampak Kebanyakan Tidur: Penuaan Dini

penuaan dini (sumber: istockphoto)
via istockphoto

Cantik paripurna memang jadi impian para wanita. Namun, ini nggak bakalan tewujud kalau kamu masih hobi tidur siang dengan durasi yang nggak manusiawi. Efek kebanyakan tidur juga bisa membuat kulit wajah kamu jadi nggak sehat, salah satunya muncul penuaan dini. Nggak lucu aja kan kalau masih umur 25-an udah muncul kerutan dan  terlihat lebih kusam? So, tidak pelu memanjakan diri dengan kelamaan tidur karena metabolisme tubuh kamu jadi terganggu.

4. Mengganggu Kesehatan Mental

Woman In Red Clothing Checking On Woman
via pexels.com

Dampak kebanyakan tidur lainnya adalah bisa menyebabkan gangguan mental. Kamu berpeluang besar mengalami gangguan kecemasan bahkan depresi. Ini tentu saja membuat kamu nggak nyaman karena pikiran jadi kusut nggak jelas. Penelitian juga menunjukan bahwa sekitar 15 persen orang rentan mengalami depresi akibat kebanyakan tidur. Untuk menghindari penyakit mental ini, kamu tentu saja harus mengubah pola tidur kamu. Jangan begadang, jangan pula kebanyakan tidur.

5. Dampak Kebanyakan Tidur: Meningkatkan Diabetes

Person Holding Black Tube
via pexels.com

Kadar gula darah dalam tubuh juga bisa meningkat kalau kamu terlalu pules tidur.  Menurut penelitian, terlalu lama atau kurang setiap malam, bisa meningkatkan resiko terkena diabetes. Jika terlalu banyak tidur, kamu juga bakalan kurang tidur di malam harinya. dengan demikian, metabolisme dan hormon tubuh akan terganggu, salah satunya insulin. Jadi, diabetes juga nggak hanya disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebihan, tetapi juga pola hidup yang nggak sehat.

6. Sakit Punggung

Jangan Sepelekan Nyeri Punggung pada Anak, Ini Penyebabnya

Pernah ngerasain nyeri punggung? Bisa jadi penyebabnya adalah kebanyakan tidur. Dokter tidak menyarankan tidur berlebihan karena posisi tidur yang sama (dalam hal ini terlentang) dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan nyeri punggung. Punggung bakalan terasa ngilu dan kaku saat kamu bangun. Jadi, usahakan tidur dengan posisi miring ke kanan karena posisi ini sangat dianjurkan. Manfaatnya banyak. Mulai dari melonggarkan tekanan pada hati, melindungi jantung dari posisi tertindih, mengistirahatkan lambung, dan masih banyak lagi.

7. Penyakit Jantung

Semakin banyak perempuan alami serangan jantung
via shutterstock/Panumas Yanuthai

Ada yang takut kena serangan jantung di usia muda? Kalau kamu iya, mimin juga iya. Untuk mencegah serangan mematikan tersebut, kita bisa memulainya dengan tidur dengan durasi yang sesuai anjuran. The Nurses ‘Health Study melakukan penelitian terhadap 72.000 responden wanita. Hasilya, wanita yang tidur 9 hingga 11 jam per malam 38 persen lebih tinggi menderita penyakit jantung koroner. angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan wanita dewasa yang tidur 8 jam. Jadi, keenakan tidur juga sebenarnya nggak bagus, gengs!

8. Kematian

Selective Focus Photography of White and Black Vital Sign Printing Paper
via pexels.com

Tingkat kematian yang lebih tinggi bisa terjadi pada kamu yang sering tidur dengan durasi sembilan jam lebih. Resiko tersebut lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidur 7 hingga 8 jam semalam.

Menurut para peneliti, kemungkinan buruk ini bisa terjadi karena saat tidur seseorang tidak melepaskan banyak energi. Sebaliknya, nafsu makan justru malah meningkat dan metabolisme tubuh menjadi terganggu.

Tips untuk Bisa Tidur Berkualitas

Sebenarnya, kita bisa mengikuti anjuran durasi tidur untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Orang dewasa, baik itu laki-laki maupun perempuan, dianjurkan untuk tidur malam selama enam sampai delapan jam sehari. Kalau kamu sudah terlanjur dengan pola tidur yang tidak sehat, ikuti tips di bawah ini biar tidurnya bisa lebih manusiawi berkualitas.

1. Membuat Jadwal Tidur

Cara yang satu ini sangatlah penting agar kamu punya jadwal tidur yang disiplin. Misalnya, paksakan untuk selalu tidur mulai jam sepuluh malam, dan bangun jam empat pagi. Dengan adanya kebiasaan ini, tubuh kamu juga mulai beradaptasi lagi. Dengan adanya jadwal tidur yang teratur, kamu nggak bakalan kebanyakan tidur, apalagi begadang.

2. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Suasana tidur juga bisa mempengaruhi kualitas tidur, lho. Untuk itu, ciptakan suasana tidur yang menenangkan agar kamu  bisa lebih pules tidur di malam hari. Misalnya, dengan menggunakan lampu yang redup, mengganti sprei, menggunakan aroma terapi, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, kamu nggak perlu tidur siang sampai berjam-jam karena malamnya kamu sudah mendapatkan tidur yang berkualitas.

3. Matikan Smartphone

Main hape bisa membuat mata kamu selalu terjaga. Akibatnya, kamu bakalan begadang dan tidur sampai siang hari. Jadi, kalau mau tidur ada baiknya jauhkan diri kamu dari hape maupun laptop. Meski menggoda, sebaiknya tinggalkan saja daripada kamu nantinya kena diabetes atau serangan jantung.

4. Memperhatikan Asupan Makanan

Agar kamu nggak kena dampak buruk kebanyakan tidur, ada baiknya memperhatikan asupan makanan. Salah satuny adalah alkohol dan kafein. Alkohol dinilai bisa membuat kamu lebih cepat mengantuk, tetapi membuat kualitas tidur kamu jadi nggak berkualitas. Di pagi harinya, kamu bakalan ngerasa pusing akibat adanya gangguan tidur seperti mimpi buruk dan gangguan pernapasan. sebaliknya, kafein membuat kamu terjaga sehingga hasrat untuk begadang semakin menjadi-jadi. Ini tentu saja nggak baik karena kamu bakalan tidur lebih lama di siang harinya.

Itulah dampak kebanyakan tidur yang perlu kamu waspadai. Jadi, segala sesuatu haruslah proporsional, jangan kurang dan jangan lebih. Tidur sesuai dengan anjuran para ahli agar kamu mendapatkan tubuh yang lebih sehat.

Berikan komentarmu