8 Alasan Solo Traveling dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Spread the love

Traveling emang paling seru kalau pergi bareng temen-temen. Namun, itu tidak berlaku bagi kamu yang senang menyendiri dan lebih suka melakukan aktivitas sendirian. Setidaknya, kamu harus nyobain solo traveling sekali seumur hidup. Meski terdengar ‘mengerikan’ karena harus bepergian tanpa ada yang nemenin, dijamin kamu bisa menemukan keseruannya. Ada beberapa hal yang tidak bisa kamu dapatkan saat traveling bareng temen. Mulai dari pengalaman baru sampai bisa mengenal diri sendiri lebih dalam. Biar kamu lebih yakin dan percaya diri, simak saja dulu beberapa alasan solo traveling berikut ini.

1. Alasan Solo Traveling: Mendapatkan Teman Baru

Group Of People
via pexels.com

Solo traveling membuat kamu melakukan segalanya sendirian. Mulai dari cari transportasi, tidur, makan, dan lain sebagainya. Namun, sebenarnya solo traveling ini jadi kesempatan buat kamu untuk mendapatkan teman baru. Katakan saja saat kamu menginap di hostel, yang mana kamu bisa bertemu dengan pengunjung atau wisatawan lainnya. Disana kamu bisa berkenalan, bertukar cerita, dan masih masih banyak lagi. Bahkan, bertemu dengan orang baru akan lebih seru kalau mereka punya kesamaan minat dengan kamu.

Saat berkenalan, sebaiknya kamu melakukan perkenalan yang ‘sewajarnya’ saja dulu. Kita memang tidak pernah tahu apakah orang tersebut benar-benar baik atau punya maksud tertentu. Untuk hal ini, boleh lah kamu suudzon dikit.

2. Bebas Melakukan Apa Saja Sendirian

Photo of a Man Sitting Outside the Tent
via pexels.com

Ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk menikmati hal-hal yagn disukai tanpa direcokin oleh teman. Kamu bebas memilih objek wisata apa yang akan dikunjungi, restoran mana untuk makan siang, dan tempat penginapan yang sesuai dengan selera. Ini tentu saja menyenangkan karena kamu nggak perlu berdebat soal penginapan, budget, tempat makan, dan lain sebagainya. Kamu bisa lebih menikmati waktu sendiri tanpa ada gangguan dari siapapun. Ini tentu saja cocok buat kamu yang nggak suka keramaian!

3. Istirahat Sejenak dari Rutinitas

Woman Raising Her Hands Facing Cityscape Near Body of Water
via pexels.com

Rutinitas padat sehari-hari bohong jika tidak membuat kamu stres. Gimana nggak, setiap harinya dihadapkan dengan berbagai tugas dengan tenggat waktu singkat, belum lagi ocehan bisa yang bikin kepala pening. So, tenangkan pikiran sejenak. Segera kemas pakaian kamu dan pesan tiket pesawat. Prioritaskan waktu untuk diri sendiri agar kamu bisa lebih rileks menjalani hidup yang ‘mengerikan’ ini. Dengan solo traveling ini, setidaknya kamu memberikan jeda bagi tubuh untuk menyerap energi positif.

Nggak perlu mikirin kerjaan pas liburan. Have fun aja! Kamu jajan kuliner, menikmati keindahan alam di pantai, atau asekedar menimati sunset dari ketinggian. Cobain aja lah, mantap!

4. Alasan Solo Traveling: Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Man Sitting Beside Black Backpack Near Railway
via pexels.com

Orang takut untuk solo traveling karena mereka nggak pede bawa diri sendiri. Bukan hanya masalah takut nyasar, diculik, atau nggak bisa pulang, tetapi juga terkait masalah bahasa. Ini berlaku kalau kamu mau traveling sendirian ke luar negeri. Setidaknya, kuasai dulu bahasa Inggris yang secara umum dimengerti oleh kebanyakan masyarakat di berbagai belahan dunia. Kalau nggak bisa bahasa asing ini, tentu saja kamu nggak bakalan pede buat jalan-jalan sendiri.

Namun, sebenarnya ini adalah kesempatan buat kamu untuk memberanikan diri untuk ngomong bahasa Inggris. Nggak perlu lancar, lah, minimal kamu tau gimana caranya nanya petunjuk jalan, minta tolong, pesan makanan, dan kalimat-kalimat penting lainnya. Jadi, solo traveling ini sebenarnya bisa menumbuhkan rasa percaya diri kamu, lho! Selain itu, kamu jug abisa lebih pede jalan sendirian, kenalan sama wisawatan lain, dan masih banyak lagi.

5. Punya Keputusan Sendiri

Woman in Pink Tank Top Sitting on Hay Roll
via pexels.com

Biasanya, kita bakalan bingung saat dihadapkan pada sebuah pilihan. Misalnya, perihal makan di pinggiran atau cafe, nginep di hostel atau hotel bintang lima, beli oleh-oleh satu koper atau satu tentengan aja, dan masih banyak lagi. Ini berlaku kalau kamu pergi bareng temen atau keluarga. Saat solo traveling, kamu nggak bakalan pusing dengan hal-hal tersebut. Kamu bebas memilih mau pergi kemana, makan apa, nginep dimana, dan masih banyak lagi. Sekalinya bentrok paling sama isi dompet sendiri: Duh, belanja lagi nggak yaaaa….

6. Alasan Solo Traveling: Bisa Menghemat Biaya

Crop unrecognizable accountant using calculator near pile of American dollars
via pexles.com
Solo traveling juga sebenarnya bisa menghemat budget, lho. Kamu bisa memangkas sedemikian rupa biaya yang diperlukan untuk kebutuhan liburan kamu. Misalnya, menentukan biaya makan, penginapan, transportasi, belanja, dan sebagainya. Syaratnya, kamu nggak perlu pilih hotel mewah atau restoran mahal untuk bertahan hidup disana. Pertimbangkan hal tersebut saat kamu sedang dalam kondisi sadar-sesadar-sadarnya, bukan pas lagi ego-seego-egonya. Jadi, sisa uangnya bisa banget ditabung buat liburan tahun depan atau untuk keperluan lainnya.

7. Mempelajari Kemampuan Diri Sendiri

Man Taking Photo of the Great Pyramid
via pexels.com

Alasan solo traveling lainnya adalah kamu bisa lebih leluasa memperdalam bakat kamu. Katakan saja kamu suka fotografi. Kamu bisa lebih fokus mengambil gambar pemandangan, hewan-hewan gumush, dan masih banyak lagi. Kamu bisa menikmati ini tanpa harus diburu-buru oleh teman yang udah kebelet pengen belanja. Atau kamu juga nggak bakalan bosen karena teman kamu selalu minta difotoin saat menemukan background yang cakep.

Kalau mau foto orang, pastikan kamu minta izin dulu, ya. Jangan sampai kamu melanggar privasi orang dan malah mengalami kesialan saat solo traveling.

8. Punya Pengalaman Pribadi

Photo Of Woman Standing On Foot Bridge
via pexels.com

Pengalaman traveling bareng temen tentu biasa banget. Namun, orang bakalan amazed pas tau kamu solo traveling ke suatu tempat yang memunculkan iri dengki. Mereka pasti bakalan tertarik dengan cerita kamu pas lagi bermain bersama hewan-hewan menggemaskan, foto-foto dibalik panorama yang sangat cantik, dan menikmati kuliner lezat sambil nontonin orang suap-suapan. Pengalaman ini tentu saja nggak semua orang punya. Setidaknya, pengalaman ini juga bisa jadi inspirasi bagi teman-teman kamu yang lain untuk lebih berani mengeksplor dunia yang penuh tanda tanya ini. Heuheu…

Manfaatnya bagi kesehatan

Solo traveling juga ternyata ada manfaatnya lho bagi kesehatan. Apa saja? Jangan skip ulasan di bawah ini.

1. Alasan Solo Traveling: Bisa Menyehatkan

Berdasarkan studi kolaborasi Global Commission on Aging dan U.S. Travel Association, traveling nyatanya bisa membuat kamu lebih sehat. Menurut studi tersebut, perempuan yang liburan minimal dua kali setahun memiliki resiko lebih rendah terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang hanya bepergian setiap enam tahun atau lebih. Hal ini juga berlaku bagi pria, ya.

2. Menurunkan risiko depresi

Setiap orang bisa saja mengalami depresi. So, nggak ada salahnya untuk mencoba solo traveling. Menurut penelitian, traveling bisa menurunkan risiko depresi, lho. Disebutkan sebuah studi dari Klinik Marshfield di Wisconsin, AS, bahwa perempuan yang liburan dua kali setahun cenderung lebih bahagia dan terhindar dari depresi.

3. Efek positif terhadap psikis

Dilansir dari Health, perusahaan wisata Trafalgar menyebutkan bahwa 57 persen perempuan yang gemar solo traveling akan memiliki perasaan yang lebih kuat dan lebih terinspirasi. Mereka akan lebih tangguh, percaya diri, mandiri, dan cenderung lebih bahagia. Mereka juga banyak menemukan hal-hal baru sehingga taraf hidupnya pun semakin meningkat.

4. Meningkatkan kebahagiaan

Orang akan lebih rileks saat traveling tanpa memikirkan kerjaan dan omelan dari bos. Menurut hasil studi di Universitas Cornell, Amerika Serikat (AS), seseorang juga akan merasa lebh bahagia secara langsung hanya dengan melakukan traveling.

 

Berikan komentarmu