7 Fakta Tentang Teluh, Ilmu Dunia Lain yang Nggak Kalah Sadis

Spread the love

Isi hati manusia emang nggak ada yang tahu. Tiba-tiba saja si tetangga kedapatan iri saat kita beli kulkas baru. Tau-tau kaki dan lengan benjol tanpa sebab, yang sakitnya minta ampun. Untuk membalaskan sakit hati, si tetangga itu lebih memilih menggunakan ilmu hitam. Cara ini dinilai lebih ampuh untuk membalaskan dendam yang bisa membuat si korban menderita. Adapun jenis ilmu hitam yang paling terkenal selain santet, yaitu Teluh. Ilmu dunia lain ini konon begitu ditakuti karena efeknya yang nggak masuk di akal. Penyembuhannya juga hanya bisa dilakukan ‘orang pintar’. Biar tau seberapa ganasnya ilmu hitam ini, cek langsung tujuh fakta tentang teluh di bawah ini.

1. Ilmu Hitam yang Masih Serumpun dengan Santet dan Tenung

Dilasnir dari beberapa sumber, teluh ini masih ‘saudaraan’ dengan santet dan tenung. Ketiga ilmu hitam ini memiliki tujuan yang sama, yaitu membuat si korban celaka atai menderita. Namun, material dan cara kerja ketiganya berbeda.

Santet adalah ilmu hitam yang cara kerjanya dilakukan dari jarak jauh. Santet ini tidak bisa dilihat oleh orang awam dan rapi tanpa jejak dengam media yang digunakan seperti jarum, paku, dan sejenisnya. Untuk tenung sendiri, cara kerjanya hampir sama dengan santet, namun ilmu ini bisa menggunakan media tanah. Sedangkan teluh cara kerjanya tidak serapi santet, alias masih bisa dilihat orang awam. Jadi, ketiganya ini punya tujuan yang sama, namun cara kerja dan media yang berbeda-beda.

2. Fakta Tentang Teluh: Menggunakan Unsur Material Bernyawa

Media yang digunakan teluh berbeda dengan santet dan tenung. Teluh nini memanfaatkan unsur bernyawa, yaitu binatang. Nantinya, binatang inilah yang akan menjadi teluh bagi si korban. Bisa saja hewan tersebut tiba-tiba bersarang di perutnya, atau bagian tubuhnya yang lain. Adapun jenis hewan yang biasa digunakan, yaitu lintah, kelabang, kalajengking, cacing, atau serangga.

3. Bisa Dilihat Orang Awam

Proses pengiriman teluh ini rupanya bisa dilihat langsung oleh mata telanjang. Adapun ciri-cirinya, yaitu:

a. Terlihat cahaya yang melesat masuk ke rumah si korban. Cahaya tersebut biasanya berupa bola api atau cahaya berwarna merah.

b. Pada malam hari, selalu terdengar suara misterius yang datang dari atas rumah. Suara yang terdengar biasanya berupa suara pasir yang dilemparkan.

c. Terdengar suara ribut di malam hari yang tidak jelas sumbernya dari rumah. Suara tersebut biasanya seperti kerumuman orang banyak yang sedang berkelahi. Atau ada juga suara yang menyerupai tawon.

d. rumah menjadi bau busuk

4. Fakta Tentang Teluh: Korbannya Menderita

Orang yang terkena teluh dipastikan menderita meski sudah menempuh beberapa pengobatan medis. Rasa sakit tersebut biasanya berupa benjolan di beberapa bagian tubuhnya. Mengerikannya lagi, benjolan tersebut bisa berpindah-pindah. Yang tadinya di tangan, bisa pindah ke kaki, misalnya. Untuk itu, mereka butuh bantuan Ningsih Tinampi orang pintar. Benjolan tersebut bisa sembuh setelah dijampi-jampi, dan jangan kaget kalau yang keluar ternyata cacing, kelabang, atau ulat.

5. Tidak Hanya Menyasar Pada Manusia

Teluh juga ternyata tidak hanya menyasar pada manusia. Sasaran ilmu hitam ini ternyata bisa juga pada barang. Ambil saja contoh pedagang yang barang-barangnya terkena teluh. Kejadian ini pernah terjadi pada Sugeng, seorang pedagang soto aya. Saat ia sedang membersihkan ayam, muncul beberapa belatung dri tubuh unggas tersebut. Ia kaget karena ayam tersebut dibelinya masih hidup dan kondisinya pun masih segar. Akhirnya, dia membeli ayam baru. Setelah direbus dan ditiriskan, ayam tesebut langsung dipotong-potong. Secara mengejutkan, ayam tersebut ternyata belatungan juga.
Selain mengenai ayamnya, teluh ini juga menyasar pada nasi yang aakn dijual Sugeng. Nasi tersebut menjadi lebih cepat basi dan berair. Frustasi, dia sampai nggak jadi jualan soto pada hari itu.

6. Fakta Tentang Teluh: Bisa Ditangkal

Menurut Ustaz Jazuli Purnomo, berbagai jenis ilmu hitam bisa ditangkal. Caranya adanya dengan bertaqa kepada Allah SWT dan senantiasa membaca Alquran.  Adapun surat yang bisa dobaca, yaitu Surat Annas, Al Falaq, Al Ikhlas, dan Ayat Kursi. Pastikan kedua tangan menengadah saat membaca doa tersebut. Pasalnya, kita harus meniupkan doa tersebut ke tangan, lalu diusapkan ke sekujur tubuh

Adapun beberapa masyarakat yang percaya bahwa teluh ini bisa ditangkal oleh tanaman. Orang yang menanam mawar, kaktus, pinang merah, kemuning jawa, dan bambu kuning dipercaya nggak bakalan terkena santet.

Ini pilihan. Kamu lebih percaya yang mana? 🙂

7. Pernah Eksis di Festival Santet

Dunia alam gaib juga nggak mau kalah dengan geng motor. Kononm ada sebuah komunitas yang dinamakan Perdunu (Persatuan Dukun Nusantara). Konon, komunitas ini pernah menggelar Festival Santet Banyuwangi pada Rabu (3/2) lalu, di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Anggota komunitas ini meliputi dukun, kiai dari pesantren, gus, hingga para ahli ilmu spiritual. Komunitas ini diharapkan  bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya dalam memperkenalkan ilmu teluh.

Salah satu anggotanya, Gus Fatah, menegaskan bahwa komunitas Perdunu ini didirikan untuk meluruskan informasi yang salah. Menurutnya, itidak sedikit masyarakat yang menganggap ilmu perdukunan ini tabu.

“Para pelaku spiritual ini ke depan akan dipublikasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengetahui terkait keaslian dari para pelaku spiritual (dukun) ini” tuturnya.

Ia mengungkapkan, Perdunu ini bukan geng dukun yang akan menyakiti orang lain. Komunitas ini didirikan sebagai benteng untuk menghadapi santet dan memberi solusi di tengah masyarakat.

Baca juga artikel menarik lainnya:

 

Berikan komentarmu