7 Cerita Horor Berkemah: Gangguan dan Teror Makhluk Astral

Spread the love

Cerita-cerita horor bukan lagi menjadi barang baru di sekitar kita. Kisah-kisah yang bikin bulu kuduk merinding bisa lebih mudah didapatkan, dari Instagram, Facebook, atau website-website konten horor, misalnya. Bahkan, ngga sedikit yang viral, yang lantas dijadikan sebuah film seperti kisah KKN di Desa Penari. Cerita mistis tentu saja ngga sampai di sana. Masih banyak yang bisa kamu simak, seperti cerita horor berkemah di bawah ini.

1. Cerita horor berkemah: Sosok Misterius Dibalik Batu

Kisah pertama datang dari seorang TikToker dengan akun @carterbooth. Ia menceritakan kisah seram berkemah dengan satu orang temannya. Mereka mendirikan tenda dan membuat api unggun. Suasananya pun cukup tenang. Bahkan mereka pun bernyanyi, bercengkrama, dan melakukan hal-hal lumrah seperti berkemah pada umumnya. Namun, mereka baru merasakan hal ganjil saat menonton ulang rekaman berkemah.

Dalam video tersebut, mereka terlihat seperti diawasi oleh sosok makhlukhalus. Mengerikannya lagi, sosok tersebut terlihat bersembunyi di balik batu. Video tersebut lantas dibagikan di media sosial dan mendapatkan respon yang nggak terduga. Unggahannya tersebut sudah ditonton 4,4 juta kali dan disukai sebanyak 205.800. Menurut warganet yang mengaku indigo, katanya disitu ada lebih dari sati sosok makhluk halus.

2. Pantang Bilang Kata “Kemping”

Kisah horor kemping lainnya datang dari sosok Ratna. Ia menceritakan pengalaman horo kempingnya di sebuah hutan bersama teman-temannya saat masih SMP. Saat itu, ia dan teman-temannya ditugaskan untuk mencari kayu bakar di tengah-tengah hutan. Setelah mendapatkan kayu bakar, Ratna dan kedua temannya lantas pergi ke sungai untuk membersihkan badan. Namun, Ratna merasakan hal yang nggak biasa. Saat membasuh muka, Ratna mendengar suara misterius. Ia kaget, dan berusaha mencari sumber suara. Hasilnya nihil. Ketiganya pun lantas bergegas kembali ke tenda untuk istirahat.

Suara misterius itu rupanya muncul lagi di perjalanan. Kali ini suara tersebut terdengar oleh ketiganya, lantas merekapun terbirit-birit. Usai sampai di tenda pun, mereka masih terbayang-bayang dengan suara itu. Ratna lagi-lagi merasakan keganjilan, kali ini adalah seperti ada sosok yang lewat dibelakang tenda. Namun, setelah dicek ternyata tidak ada siapa-siapa, dan ia malah melihat seperti ada sosok yang memperhatikannya di dekat pohon tendanya.

Ratna pun mencoba tidur, dan ia malah merasakan seperti setengah bermimpi. Ia bertemu dengan perempuan berbaju pramuka, dan menasehati Ratna untuk tidak mengatakan “kemping”. Ratna menanyakan alasannya, dan perempuan tersebut menjawab,“Dua bulan yang lalu aku dan teman temanku kemping di hutan ini, tapi aku tersesat dnan jatuh, akhirnya aku mati. Sekarang aku tinggal di  pohon itu”.

3. Cerita horor berkemah: Makhluk Tak Kasat Mata yang Seram

Sebut saja namanya Doni. Ia dan delapan orang temannya merencanakan untuk melakukan pendakian ke sebuah gunung di Yogyakarta. Selama perjalanan, mereka merasa ceria-ceria saja, dan tidak ada sedikitpun hambatan. Namun, Doni mulai merasakan hal ganjil sesampainya di lokasi berkemah.

Saat itu, Doni melihat sebuah ayunan di area empat mereka mendirikan tenda. Nggak lama kemudian, salah satu temannya menduduki ayunan tersebut, namun Doni merasa ingin memperingatkan temannya itu. Pasalnya, ia melihat anak kecil yang duduk disana. Seketika ia pergi begitu saja sambil mendengus sesaat ayunan tersebut diduduki temannya. Namun, bukan badannya yang berbalik, tetapi kepalanya.

4. Sosok Kuntilanak di Area Perkemahan

Cerita horor kali ini terjadi pada tahun 2009. Sebut saja namanya Fitri, yang saat itu ia mengikuti acara kemping PMR SMA-nya yang diselenggarakan di Gunung.  Saat itu, Fikri tergabung dengan sebuah grup berisikan delapan orang, yang tendanya dekat dengan  tenda mahasiswa yang nekat ngadain ritual pembakaran kemenyan.
Saat magrib tiba, Fitri ditinggal sendiri karena ia sedang haid. Lantas, ia malah terganggu degan mahasiswa-mahasiswa di sampingnya yang kerap berteriak, “Hoy Setan… tunjukin wujud loe ke kami” teriak salah satu mahasiswa. Mengerikannya lagi, Fitri rupanya bisa melihat sosok makhluk halus. Ia sendiri bisa melihat dengan jelas sosok makhluk besar dengan mata kehitam-hitaman yang muncul dari kepulan asap kemenyan mahasiswa tersebut. Seketika terjadilah kesurupan masal. Panitia acar adan guru-guru pun kewalahan menanganinya. Fitri sendiri tidak berani keluar tenda saking seramnya peristiwa tersebut.
Nggak lama setelah itu, Grace meminta Fitri untuk mengantarnya ke wc. Sesampainya di sana, Fitri senantiasa sabar menunggu di luar, dan tiba-tiba senternya terjatuh. Lampu senternya menyorot ke arah pohon mangga dekat wc, dan seketika Fitri lari terbirit-biriti tanpa menunggu Grace. Saat itu, ia melihat kuntlanak yang sedang asik ayun-ayunan di atas pohon mangga.

5. Gunung Salak

Cerit selanjutnya datang dari seorang pemuda (sebut saja si A) yang curhat di situs forum komunitas maya. Pada tahun 2006, ia dan tiga temannya kemping di atas gunung. Rinciannya adalah dua laki-laki dan dua perempuan. mereka tidur satu tenda, dengan susunan si A, si B (perempuan), si C (laki-laki), dan si D (perempuan), pokokna selang-seling, dan si C dan D ini berpacaran.

Pada malam hari, keempatnya tertidur pulas. Namun, si A merasa seperti tidur nggak tidur. Ia tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan tiba-tiba saja si B yang ada di sampingnya mengajaknya berhubungan badan. Si A tidak bisa menolak karena ia pun ternyata menyukai si B. Bercintalah keduanya malam itu. Dan itu, terasa begitu nyata bagi si A.

Pada pagi harinya, Si A terpaksa mandi wajib. Namun, ia melihat si B di luar tenda begitu tenang-tenang saja. A penasaran apakah yang ia lakukan semalam itu benar-benar terjadi. Kalau iya, dengan siapa sebenarnya ia melakukan hubungan haram itu?

6. Cerita Horor berkemah: Diganggu Penunggu Villa Tua

Pada tahun 2000-an, Toni (nama samaran) dan sembilan temannya berwisata dengan kemping sebagai pilihan bermalamnya. Mereka numpang mobil pick up agar tidak mengeluarkan biaya. Singkat cerita, mereka sudah sampai di wisata Batu Raden. Karena terlalu malas mendirikan tenda yang jauh dari keramaian, mereka akhirnya memilih untuk tidur di dalam sebuah villa tua. Suasananya sangat horor, ditambah lagi dengan bangunannya yang sudah tidak terawat.

Mereka akhirnya menjadikan tenda sebagai alas tidur, dan tas sebagai bantalnya. Setelah berjam-jam tidur, Toni terbangun. Betapa kagetnya dia saat tahu kalau disana tidak ada siapa-siapa, alias Toni seorang diri. Ia pun mencari ke beberapa kamar, dan sialnya ia malah harus berjumpa dengan sosok tinggi besar di salah satu pojokan kamar. Matanya merah, dan giginya bertaring panjang. Ia pun teriak, dan terbirit birit keluar. Dan disana rupanya sudah ada teman-temannya yang menunggu sambil keheranan kenapa si Toni begitu hektik.

7. Gunung Puntang

Rian menceritakan pengalaman horornya saat ia kemping di Gunung Puntang. Saat itu, ia dibagi ke dalam sebuah tim yang terdiri dari dua orang. masing-masing tim harus menyusuri beberapa pos dan melaksanakan tugas yang disediakan di setiap pos. Rian dan temannya lantas menelusuri beberapa pos, dan sesekali mereka bercanda untuk mencairkan suasana yang rada mencekam.

Saat tiba di pos tujuh, Rian dan temannya melihat kakak kelas yang berdiri sendirian. Sosoknya bahkan sudah terlihat dari kejauhan. Saat dipanggil, kakak kelas tersebut malah diam saja. Namun, sahutan panggilan Rian malah terdengar dari arah belakang. Keduanya sontak kaget, dan menghentikan langkahnya. Rian dan temannya berlari menuju kakak kelas tersebut, dan menceritakan apa yang terjadi. Saat mengecek pos tujuh kembali, ternyata disana tidak ada siapa-siapa.

Baca juga artikel menarik lainnya: 

Berikan komentarmu