7 Cara Menulis Novel yang Mudah untuk Pemula

Spread the love

Menulis novel adalah salah satu cara untuk berkarya. Tidak hanya penulis, siapa saja bisa menghasilkan karya dalam bentuk tulisan ini. Jika ternyata cerita kamu itu dilirik penerbit besar dan laku di pasaran, pundi-pundi uang pun akan mengalir deras. Bisa jadi kamu mendapatkan passive income yang tidak terbatas dari penjualan buku-buku tersebut dan jadi penulis terkenal.  Bagi kamu yang baru saja memulai, menulis novel terkesan seperti sangat sulit. Melihat ketebalannya saja sudah pusing, belum lagi membuat alur cerita, dan sejenisnya. Namun, membuat novel sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Setidaknya, kamu harus tau dulu cara menulis novel yang mudah untuk pemula berikut ini.

1. Menentukan Ide Utama Cerita

via pexels.com

Hal yang paling utama dalam menulis novel adalah menentukan ide. Ini sangat penting agar kamu tahu tulisan novel ini akan menceritakan tentang apa. Misalnya, novel tentang misteri, keluarga, pertemanan, percintaan, thriller, petualangan, dan masih banyak lagi. Dengan ide yang jelas, kamu bisa menyesuaikan cerita tersebut dengan segmentasi pembaca seperti jenis kelamin, usia, profesi, dan lain sebagainya.

Setelah itu, ide dikembangkan agar nantinya bisa menjadi cerita yang utuh. Pertama kamu bisa mentukan tokoh-tokohnya, alur ceritanya, konflik, resolusi dari konflik, akhir cerita, dan lain-lain. Ide ini sebaiknya ditulis agar tidak lupa, ya.

2. Cara Menulis Novel, Tentukan Tokoh Utama

via pexels.com

Setelah menentukan ide atau genre cerita, selanjutnya adalah menentukan tokoh. Tentukan kira-kira akan ada berapa tokoh dalam novel yang akan ditulis, sekaligus dengan wataknya. Selain itu, jangan lupa juga tentukan hubungan antar tokoh, apakah teman, saudara, kekasih, orang tua, dan sebagainya. Penting untuk ditulis agar kamu tidak lupa. Penentuan tokoh ini sebaiknya disesuaikan dengan cerita yang akan kamu garap, tidak perlu terlalu banyak karena bisa jadi membuat pembaca bingung.

3. Cara Menulis Novel, Membuat Plot

via pexels.com

Jika tokoh sudah ditentukan, selanjutnya adalah dengan membuat plot. Plot ini sangat penting agar kamu tidak bingung saat menyusun cerita. Buat kerangka plot yang terdiri dari awal, tengah, dan akhir. Mulailah dari tahap pengenalan situasi dan tokoh cerita. Lalu, buatlah pemicu konflik yang nantinya akan menjadi inti dari permasalahan cerita kamu. Setelah itu, ada bab dimana konflik akan semakin memanas, dimana cerita kamu disitu akan semakin gereget. Selanjutnya, buatlah resolusi dari konflik tersebut, dimana masalah mulai terselesaikan. Terakhir, buatlah ending cerita, apakah akan sedih atau bahagia.

4. Menentukan Setting Cerita

via pexels.com

Setting juga penting diperhatikan saat membuat novel. Tentukan setting waktu dan tempat untuk cerita kamu. Setting yang jelas bisa membawa pembaca ke dalam cerita tersebut. Misalnya, saat setting cerita kamu berada di lokasi yang menyeramkan, pembaca pun akan ikut terbawa suasana. Selain itu, setting juga tidak hanya meliputi lokasi saja, stetapi juga suasana lingkungan yang bersih, cuaca yang panas, dan lain sebagainya.

5. Buat Dialog yang Menarik

via pexels.com

Mungkin kamu pernah menemukan novel dengan dialog yang terlalu monoton. Akibatnya, membaca novel pun jadi tidak selesai karena kamu jadi bosan. Untuk itu, kamu bisa belajar dari sana untuk tidak membuat dialog yang membosankan. Buatlah dialog yang menarik dengan gaya bahasa kekinian (jika target pembacanya anak muda), dan tidak terlalu bertele-tele. Kalau bingung, baca beberapa novel best seller, dan kamu bisa meniru gaya bahasa dan penyampaiannya.

6. Klimaks pada Novel

via pexels.com

Cara menulis novel lainnya adalah dengan menentukan klimaks. Disini, konflik yang terjadi akan semakin memanas, sehingga alur cerita menjadi lebih menegangkan. Untuk itu, buatlah klimaks yang menarik yang bisa membuat pembaca semakin penasaran dengan kelanjutannya. Kalau bisa, buat ending dari klimaks yang tidak disangka-sangka, sehingga pembaca jadi nggak sabar untuk nunggu novel part dua kamu!

7. Cara Menulis Novel dengan Mulai Menulis

Jika keenam cara di atas sudah kamu lakukan, saatnya mengekseskusi novel kamu. Mulailah dengan pengenalan, seperti tokoh, kondisi tokoh, setting, dan sejenisnya. Agar novel kamu bisa selesai sesuai dengan tenggat waktu, buatlah jadwal khusus setiap harinya. Minimal, kamu meluangkan waktu satu jam untuk menyelesaikan novel. Jika ini dilakukan secara rutin, novel kamu sudah siap dibaca dan diterbitkan.

Cari juga lokasi menulis yang nyaman agar kamu bisa lebih fokus. Jangan menulis di keramaian jika itu berpotensi menggangu konsentrasi menulis.

Itulah tujuh cara menulis novel yang mudah untuk pemula. Selagi ada niat dan usaha, novel kamu pasti rampung dalam jangka waktu yang relatif tidak lama. Jadi, kamu sudah menulis sampai mana?

Berikan komentarmu