Share this
Share

Share

shares

5 Ucapan Body Shaming yang Bisa Bikin Kamu Minder

7 July 2020  Ajeng

Mencintai diri sendiri sangatlah penting. Kamu bisa lebih mudah bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan. Dengan begitu, kamu juga bisa tampil lebih percaya diri apa adanya tanpa harus insecure dengan perkataan orang lain. Namun, tetap saja orang akan berkomentar dengan bebas mengenai fisik kamu. Misalnya, ngatain kamu gendut, pendek, dan masih banyak lagi. Hal seperti ini biasa disebut dengan body shaming.

Body shaming merupakan sebuah tindakan mengomentari fisik seseorang, sehingga tidak sedikit yang merasa tidak nyaman dengan dirinya. Misalnya, saat tidak sengaja berpapasan dengan teman, lalu ia mengomentari bahwa kamu agak gemukan. Meskipun terdengar sepele, namun ini bisa saja melukai hati seseorang yang sudah mati-matian melakukan diet.

Selain itu, body shaming juga bisa dilakukan di media sosial. Biasanya seseorang akan mengomentari foto kamu, baik itu dalam bentuk pernyataan maupun pertanyaan. Misalnya, “Jerawat kamu banyak banget. Kamu harusnya rajin perawatan, deh!” atau “Kok kamu sekarang jerawatan, sih? Padahal dulu nggak kayak gitu.”

Meskipun terkesan seperti biasa saja, namun body shaming tetap tidak bisa dibenarkan. Berikut ini adalah beberapa komentar body shaming yang sering terjadi di sekitar kamu.

1. “Kamu sekarang iteman, ya!”

Sumber: alodokter.com

Kulit putih terkesan lebih cantik dan bersih. Padahal, warna kulit apapun tidak mempengaruhi kecantikan seseorang. Stigma seperti ini biasanya sangat melekat pada perempuan, sehingga tidak sedikit yang membeli krim pencerah wajah dan tubuh agar terlihat putih dan bersih.

Saat kulit wajah kamu tiba-tiba menggelap, banyak teman yang akan mengomentari perubahan warna kulit tersebut. Mereka ada yang sekedar bertanya mengapa kulit kamu menjadi menggelap atau bahkan mengomentari dengan kata-kata pedas. Ini tentu saja saat mengganggu kondisi kamu saat itu. Padahal, warna kulit apapun tidak menjadi masalah selama kulit kamu sehat dan terawat. Orang ngomentarin gini enaknya diapain, ya?

2. “Kamu gendut banget sekarang. Diet, dong!”

Sumber: pixabay.com

Tubuh yang gemuk biasanya menjadi sasaran empuk body shaming. Orang lain akan seenaknya mengomentari perubahan bentuk tubuh kamu yang semakin besar. Bahkan mereka biasanya akan menyarankan untuk diet ini itu dan melakukan berbagai pola hdur sehat. Parahnya, mereka juga ada yang sampai mengejek karena tubuh yang gemuk terkesan tidak bisa merawat diri.

Padahal, tubuh yang gemuk bukanlah suatu aib atau kesalahan. Kamu adalah orang yang tahu bagaimana cara membuat diri sendiri mearasa nyaman. Jika memang kamu merasa nyaman dan percaya diri dengan tubuh yang lebih besar, tidak apa-apa, begitupun sebaliknya. Asalkan dibarengi dengan hidup sehat dan pikiran yang positif, semuanya akan baik-baik saja.

3. “Kamu kayaknya harus perawatan ke sini, deh. Jerawatnya makin banyak gitu.”

Sumber: doktersehat.com

Jerawat merupakan masalah kulit yang diderita oleh sebagian besar orang. Biasanya, jerawat membuat seseorang menjadi tidak percaya diri karena kondisi wajahnya yang tidak mulus seperti orang lain. Kondisi seperti ini akan diperparah dengan komentar-komentar orang lain yang cukup menyakitkan. Mereka akan bertanya-tanya mngapakamu bisa jerawatan seperti itu, bahkan menganggap kamu bukan orang yang pandai merawat diri.

Padahal, mereka tidak tahu bahwa kamu sudah berjuang bertahun-tahun lamanya untuk menghilangkan jerawat tersebut. Menghilangkan jerawat tentu saja tidak mudah seperti membalikan telapak tangan. So, cuekin aja kalau ada orang yang nyinyir sama kamu.

4. “Makan yang banyak biar nggak terbang pas ada angin!”

Sumber: mirror.co.uk

Gendut salah kurus salah. Itulah kata yang biasa diungkapkan oleh korban body shaming. Saat badan kamu terlalu kecil, orang akan berkomentar bahwa kamu tidak suka makan. Mereka khawatir kamu akan terbawa angin saat berada di luar ruangan. Padahal, ungkapan tersebut bisa jadi sangat menyakitkan. Mereka tidak tahu bahwa kamu sudah makan suplemen ini itu untuk menambah berat badan. Bahkan, ada yang makannya banyak tetapi tidak kunjung gemuk. Nggak usah dipikirin deh kalo ada yang komentar gitu.

5. “Itu pipi apa bola? gede amat!”

Sumber: calcium.trulywp.com

Selain tubuh, pipi juga selalu menjadi sasaran body shaming. Pipi yang tembem memberikan kesan wajah yang lebih lebar daripada biasanya. Oleh karena itulah, orang lain akan seenaknya berkomentar saat melihat pipi kamu. Bahkan, ada yang sampai menyamakan kondisi pipi tembem dengan bola. Padahal, pipi yang tembem itu lucu dan tidak semua orang bisa memiliki kelucuan ini. Hm, iri bilang aja!

Itulah lima ungkapan body shaming yang sering terjadi di sekitar kamu. Cintai diri sendiri tanpa harus memikirkan komentar orang lain. Kamu sendiri yang tau apa yang terbaik untuk tubuh kamu. Stay positive!

Berikan komentarmu

Related articles

 #body shaming #jenis body shaming #mengatasi body shaming
Share di whatsapp

Pilihan editor