4 Fakta Tempat Syuting Pengabdi Setan, Ikonik dan Jadi Viral!

Spread the love

Terkadang kita suka penasaran dengan lokasi syuting pembuatan film horor. Katakan saja film remake Pengabdi Setan garapan Joko Anwar. Kesan horor yang muncul tidak hanya pada sosok si ibu saja, tetapi juga pada setting tempatnya. Rumah besar yang juga menarik perhatian penonton ini memang lebih sering muncul dibandingkan lokasi-lokasi lainnya. Kesannya memang menyeramkan,  ditambah lagi dengan desain rumah vintage yang semakin meyakinkan kalau rumah itu aslinya bisa saja mengerikan. Dengan daya tarik itulah tempat syuting Pengabdi Setan ini kemudian dijadikan sebagai “wisata horor”. Adapun fakta-fakta menariknya, yaitu sebagai berikut.

1. Ada dari Zaman Dulu

Rumah Ibu, begitulah panggilannya. Rumah bergaya Eropa klasik ini terletak di atas bukit Pengalengan, Jawa Barat. Rumah ini masih terlihat kokoh meski diduga sudah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda. Sebelum dikosongkan, rumah ini difungsikan sebagai tempat tinggal pejabat perkebunan yang berdinas di PTPN VIII Kertamanah. Sejak tidak lagi dihuni, rumah ini memang meninggalkan kesan seram. Bayangkan saja suasana depan rumahnya yang sepi. lorong-lorong sempit, dan sumur di dalamnya yang memang memberikan kesan horor.

2. Dicap Angker

Sebelum digunakan sebagai tempat syuting Pengabdi Setan, rumah ini memang sudah terkenal angker, khususnya di kalangan warga sekitar. Tidak ada yang berani melewati depan rumah ini, bahkan mereka lebih memilih untuk mencari jalan lain. Area di sekitarnya juga sangat sepi, sehingga wajar kalau orang menjadi takut untuk sekedar melewati rumah ini. Katanya, di rumah ini sering banget ada penampakan noni Belanda. Kebayang gimana seremnya penampakan itu?

3. Dijadikan Tempat Syuting Film Pengabdi Setan

Rumah besar ini akhirnya dipilih sebagai lokasi syuting Pengabdi Setan. Dari awal hingga akhir film, rumah ini begitu mendominasi setting tempatnya. Untuk mendukung berjalannya film ini, memang ada beberapa bagian dalam rumah yang disesuaikan untuk kebutuhan film. Mulai dari bagian depan rumah, lorong-lorong sempit, tempat tidur ibu, hingga sumur. Bahkan di sebuah ruangan tertentu dipajang foto sosok ibu dengan ukuran yang cukup besar. Padahal rumah ini sebenarnya antik banget. Namun, sejak digunakan syuting film horor Pengabdi Setan, kesan cantik tersebut seolah menghilang begitu saja.

4. Setelah Dijadikan Tempat Syuting Film Pengabdi Setan, Rumah Ibu Jadi Objek Wisata

Setelah syuting film Pengabdi Setan tuntas, Rumah Ibu ini kini dialihfungsikan sebagai tempat wisata. Hal tersebut merupakan ide yang tepat karena pada nyatanya nggak sedikit yang penasaran dengan lokasi syuting Pengabdi Setan yang satu ini. Untuk bisa kesini, kamu cukup tancap gas ke Kampung Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Bandung.

Setelah menginjakan kaki di halaman rumah ini, kamu bakal disuguhkan dengan pemandangan rumah yang begitu besar. Nggak lupa juga pohom-pohon di sekelilingnya yang membuat suasana semakin adem, dan juga penampakan kuburan yang tepat berada di depannya. Begitu masuk ke dalam rumah, kamu bakal menemukan bebrapa ruangan. Ada kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sumur. Di ruang tamu, terpampang foto keluarga di film tersebut, juga foto Ibu yang diletakan di atas perapian.

Agar rumah ini semakin teras horor, pengelola rumag ini meletekana beberapa boneka berwujud hantudiletakkan di beberapa spot rumah tersebut. Bagi yang kagetan, penampakan boneka tersebut tentu saja bakal menyeramkan. Selain itu, ada juga foto-foto tokoh  perintis usaha perkebunan teh Malabar di Pangalengan, Karel Albert Rudolf Bosscha.

Di lantai dua, kamu bakal menemukan spot yang ngeri-ngeri sedap. Apalagi kalau bukan kamar si ibu. Bentuk dan posisi kasurnya persis seperti yang ada di film. Bahkan loncengnya pun sengaja diletakan disana. Kalau dibunyikan, apakah si ibu bakalan datang?

Selain itu, ada juga sumur yang menjadi tempat tewasnya si nenek. Btw nggak usah khawatir kecebur karena sumur itu sudah ditimbun dengan tanah. Coba aja selfie disana, siapa tau ada yang ngikut 🙂

Sebelum pandemi, pengunjung bebas datang kapan saja karena wisata rumah ibu ini buka 24 jam. Kalau mau merasakan sensasi horornya, bisa banget tuh dateng pas malem-malem. Lumayan kan bisa uji nyali juga? Untuk harga tiketnya sendiri sangat terjangkau, yaitu Rp 10 ribu per orang.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Pergi ke Pangalengan pasti nggak bakalan puas kalau cuman berkunjung ke Rumah Pengabdi Setan. Untuk itu, kamu bisa banget melipir ke tiga tempat wisata di bawah ini yang lokasinya nggak jauh dari rumah tersebut.

1. Wayang Windu Panenjoan 1800

Wisata Wayang Windu Panenjoan bisa ditempuh sekitar 15 menit dari Rumah Pengabdi Setan. Tempat ini jelas sangat menyegarkan karena kita bakal dimanjakan dengan hamparan kebun teh. Selain itu, disini juga disediakan anjungan kayu, khusus bagi wisatawan yang ingin berjalan-jalan menikmati pemandangan dari ketinggian, sekaligus foto-foto. Ada juga bangku-bangku khusus bersantai, dan gazebo kalau kita ingin istirahat lebih nyaman, yang harga sewanya Rp 30 ribu/ 2 jam. Fasilitas lainnya ada penyewaan ATV, jadi kamu nggak perlu mau ngapain lagi. Btw, harga tiketnya Rp 10 ribu per orang, ya.

2. Kawah Wayang

Kawah Wayang juga bisa menjadi alternatif kunjungan lainnya setelah puas bereksplorasi di rumah Pengabdi Setan. Untuk menikmati kawah tersebut, kita cuman bisa melihatnya dari anjungan. Penampakannya cakep banget, jadi cocok dijadikan buat latar belakang selfie atau foto bersama. Namun, tetap hati-hati, ya.. soalnya itu kawah, bukan kolam renang 🙂 Selain itu, kita juga bakal diminta untuk menggunakan masker karena bau belerang di area kawah ini cukup menyengat. Untuk htmnya sendiri hanya Rp 10 ribu per orang.

3. Wayang Windu Pine Garden

Kalau pengen yang adem-adem, langsung aja meluncur ke Wayang Windu Pine Garden. Kamu bisa berisitrahat di gazebo atau mendirikan hammock biar lebih santai.  Nggak usah khawatir laper karena disini banyak warung yang menjual aneka makanan dan minuman. Bawa bekal sendiri juga sebenarnya nggak masalah. Tinggal sewa tikar saja, kamu bisa menikmati makanan di bawah sejuknya pohon-pohon pinus. Untuk htm-nya sendiri Rp 5 ribu per orang, ya..belum termasuk biaya parkir 🙂

Berikan komentarmu