Share this
Share

shares

3 Tanda Kalau Dia Bukan Pria Yang Tepat Buatmu

3 June 2017

3 Tanda Kalau Dia Bukan Pria Yang Tepat Buatmu Cerpin Com 1

Kita semua udah pasti cenderung mencari seseorang yang kita sukai dan memiliki kepribadian yang kia senangi untuk menjadikannya partner dan pembimbing yang baik. Memang mudah untuk mengabaikan sesuatu yang tidak kita sadari, tapi tidak cukup pintar untuk mengabaikannya juga. Kita manusia memang selalu punya kesalahan, tapi ada beberapa kesalahan yang harus direnungkan kalau kita ingin melanjutkan hubungan yang telah kita mulai. Beberapa hal yang akhirnya menjadi tanda kalau seorang pria itu tidak tepat untukmu.

1. Dia tidak bisa menerima masa lalu kamu

Setiap orang punya masa lalu. Jika seorang pria yang menjadi pacarmu tidak senang kalau ia mengetahui bagaimana masa lalumu seperti kamu pernah punya pacar selain dirinya, laki-laki ini mungkin tidak tepat untukmu. Karena dengan sifatnya seperti itu, kamu akan menjadi merasa bersalah sendiri kalau ternyata dia kecewa dengan kehidupanmu sebelum ini. Karena masa lalu harusnya bukan sesuatu yang seorang pacar bisa pertanyakan seenaknya atau menggunakan topik tersebut untuk menghakimimu.

2. Dia marah kalau kamu menunjukan emosimu

Bisa dimengerti kalau kebanyakan pria tidak menyukai keadaan ketika wanita menangis. Keadaan itu yang membuat mereka tidak nyaman tapi mereka juga tidak tahu bagaimana membuat wanita itu menjadi lebih baik. Tapi itu tidak seberapa dibandingkan dengan laki-laki yang tiba-tiba marah ketika wanita menangis atau beremosi. Jika pacarmu tiba-tiba saja marah dengan alasan yang tidak jelas, berarti dia bukan pria yang tepat. Karena kita tahu kalau kita semua meimliki perasaan yang mana kadang kita harus lepaskan dengan ekspresi terutama wanita. Jika kamu terus bertahan dengan laki-laki seperti ini, kamu mungkin akan mulai suka memendam emosimu dalam-dalam dan itu bukanlah hal yang bagus.

3. Pacarmu kasar dan tidak sopan

Jika seorang pria itu kasar dan suka melakukan hal tak senonoh terhadapmu meskipun dalam keadaan privasi, adalah hal yang perlu diprihatinkan. Terutama untuk kamu yang merasa tidak nyaman dan khawatir namun ia masih juga tidak berhenti melakukan hal itu. Jika ia dapat mengendalikan dirinya di tempat umum, pastinya ia juga bisa melakukannya dalam privasi. Tapi jika ia memilih untuk tidak mengendalikan diri, kamu mungkin akan berpikir untuk keluar dari hubungan ini.

Dalam berpacaran, kita harus menentukan apakah seseorang tersebut bernilai bagimu atau tidak. Memang tidak ada yang sempurna, tapi jika seseorang yang sedang kamu pacari itu justru tidak membuat bahagia, mungkin mengakhiri hubungan kalian adalah ide yang paling baik.

Berikan komentarmu

Related articles

Share

Pilihan editor