10 Wisata Ubud, Kawasan Rekreasi Budaya Hits di Pulau Dewata

Spread the love

Saat liburan ke Bali, kawasan mana yang biasanya selalu jadi incaran? Kuta? Nusa Dua? Atau tempat lainnya? Di manapun itu, Pulau Dewata nggak pernah megecewakan, khususnya  terkait suguhan objek wisatanya. Ada pantai yang cantik, pesawahan yang membentang luas, pusat perbelanjaan terjangkau, dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak desa yang ada di Bali, Ubud juga menjadi salah satunya yang selalu ramai pengunjung. Kawasan tersebut terkenal dengan wisata budayanya yang masih terjaga hingga saat ini. Buat kamu yang belum tau apa saja Wisata Ubud Bali ini, simak aja dulu rinciannya di bawah ini.

1. Pura Taman Saraswati Ubud

Pura Taman Saraswati Ubud menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Ubud. Saat memasuki tempat ini, kamu akan berjalan di sebuah jembatan yang menghubungkan pintu masuk dengan pura utama. Tempat tersebut diketahui sering digunakan sebagai spot untuk mengelar kegiatan adat, salah satunya Tari Barong yang dipentaskan pada malam hari. Sedangkan area dalamnya digunakan untuk sembahyang, sehingga wisatawan tidak diperbolehkan masuk.

Pura Saraswati ini semakin terlihat cantik di sore hari. Wisatawan akan dimanjakan dengan kolam teratai di sekitarnya. Warna merah mudanya jelas mempercantik suasana di sekitarnya, apalagi saat tersorot matahari. Selain itu, ada juga deretan pohon bunga kamboja yang menghiasi tepi kolam. Yang suka foto-foto, dijamin betah banget dengan pemandangan seperti ini.

2. Pasar Seni Ubud

Di depan Puri Ubud, ada tempat wisata yang selalu ramai oleh pengunjung. Apalagi kalau bukan Pasar Seni Ubud. Tempat ini menjadi pusat aneka kerajinan seni yang berada di Ubud. Kerajinan-kerajinan tersebut merupakan hasil karya penduduk desa sekitar Ubud seperti desa Tegalalang, Pengosekan, Peliatan dan Payangan. Produknya ada tas, baju, kaso, aksesoris wanita, lukisan, dan masih banyak lagi. Untuk harganya sendiri bervariasi. Namun, kamu bisa datang lebih pagi karena biasanya mereka akan menawarkan harga yang lebih murah. Untuk itu, negosiasi harga disini tentu aja bisa banget. Pasar Seni Ubud atau Ubud Art Market ini bisa dikunjungi mulai dari pukul 06.00  sampai 18.00 WITA.

3. Wisata Ubud Burung Kokokan di Petulu Ubud

Di desa Petulu Ubud, kamu bisa menyaksikan keberadaan burung bangau atau kokokan yang hidup berdampingan dengan warga. Burung-burung ini konon hanya bisa ditemukan di Ubud, sehingga pastikan kamu mampir ke objek wisata yang satu ini. Disarankan untuk datang pada sore hari karena kamu bisa menikmati kawanan kokoan ini lebih maksimal. Dan tetap hat-hati dan jangan berulah karena bagaimana pun burung bangau juga bisa marah. Lihat aja dari jauh, dan ambil momen yang pas untuk mengambil foto. Btw, nggak ada tiket masuk, ya.. gratis! Jika kamu datang dari pusat Ubud, waktu tempuh menuju ke Petulu Ubud ini kurang lebih sepuluh menit saja.

4. Puri Saren atau Istana Ubud

Istana Ubud juga menjadi salah satu wisata yang tidak memerlukan biaya tiket masuk. Tempat ini menjadi salah satu ikon tempat wisata Ubud Bali dengan arsitektur khas Pulau Dewata yang tertata. Dan saat berkeliling, kamu bakal ngerasa seperti jalan-jalan di sebuah kerajaan. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan pertunjukan tari barong yang digelar setiap hari. Btw, Istana Ubud ini juga sering digunakan sebagai tempat latihan tari Bali di sore harinya di area Puri Saren Ubud.

5. Wisata Ubud Arung Jeram Sungai ayung

Kalau kamu suka dengan aktivitas yang menantang, cobain aja aktivitas arung jeram di Sungai Ayung, Ubud. Arung jeram disini masuk kategori kelas dua dan tiga, sehingga kamu yang masih pemula bisa banget nguji nyali di sini. Selagi bereksplorasi, kamu bakal disuguhkan dengan penampakan cantik di kanan kiri sungai ini. Ada pohon-pohon kelapa menjulang, pepohonan di bukit, dan penampakan cantik sawah berundak. Yang lebih menarik adalah adanya ukiran seniman Bali berupa relief Ramayana di tebing batu. Tapi, yakin bisa fokus lihat pemandangan itu semua?

6. Campuhan Ridge Walk

Campuhan Ridge Walk atau Bukit Campuhan adalah salah satu area hijau di Ubud dengan panoramanya yang memukau. Yang menjadi daya tariknya adalah jalan setapak sepanjang 2 km dengan pemandangan landscape hijau Ubud. Untuk itu, tempat ini cocok buat aktivitas jogging atau sekedar bersantai sambil menikmati pemandangan. Yang lebih menariknya tentu saja kamu bisa melihat penampakan cantik sunset dan sunrise disini.

Namun, disini tidak warung atau penjual makanan dan minuman, ya. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya kamu bawa amunisi sendiri aja dari rumah. Sampahnya jangan dibuang sembarangan karena Bukit Campuhan ini termasuk tempat yang dianggap suci. Pokoknya dimanapun juga buah sampah ya pada tempatnya.

7. Wisata Ubud Monkey Forest

Yang paling hits apalagi kalau bukan Ubud monkey forest. Tempat ini merupakan kawasan hutan lindung dan di dalamnya terdapat pura suci umat Hindu Bali. Ubud monkey forest atau Mandala Wisata Wenara Wana ini juga selalu jadi incaran wisatawan karena daya tarik monyetnya yang dibiarkan berkeliaran. Pengunjung bisa berinteraksi langsung, namun jangan sampai berulah kalau nggak mau terjadi hal-hal yang nggak diinginkan. Untuk tiket masuknya sendiri mulai dari Rp 20ribu/orang.

8. Museum Antonio Blanco

Museum Antonio Blanco adalah salah satu museum paling hits di Bali. Bangunan ini merupakan milik maestro pelukis populer di dunia asal Spanyol, Antonio Blanco, yang sekaligus sebagai pendirinya juga. Setelah ia meninggal dunia, museum ini akhirnya dikelola oleh sang anak, Mario Blanco yang juga seorang pelukis.

Meseum ini berlokasi di area perbukitan sungai Campuhan Ubud. Tempat ini selalu ramai wisatawan, khususnya yang berasal dari mancanegara. Menurut mereka, lukisan-lukisan tersebut memiliki nilai seni yang tinggi terhadap kehidupan orang Bali. Jika sudah puas berkeliling museum, kamu bisa melipir dulu ke restoran, art shop, dan ruang santai. HTM-nya Rp 30ribu saja untuk wisatawan lokal.

9. Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul memiliki kolam air menyegarkan di dalamnya yang dipercaya suci oleh masyarakat setempat. Air tersebut diyakini bisa membersihkan dan meruwat diri. Untuk itu, jangan heran kalau kolam tersebut selalu penuh oleh pengunjung yang ingin mensuckan diri. Bahkan, turis asing juga seringkali terlihat di dalam kolam tersebut, penasaran dengan khasiat yang konon dimiliki air tersebut. Untuk tiket masuknya sendiri Rp15 ribu rupiah per orang.

10. Tegalalang

Wisata Ubud populer terakhir berlokasi di sebelah utara Ubud. Namanya Tegalalang. Disini, kamubisa melihat penampakan cantik hamparan sawah terasering Ubud yang cantik. Panorama hijaunya jelas menyejukan, mengingat Ubud juga berada di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut. Pokoknya, kamu bakalan puas banget jalan-jalan disini sambil foto-foto di spot yang sudah disediakan.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu