Share this
Share

Share

shares

10 Tradisi Unik Indonesia yang Jarang Diketahui

5 November 2020  Ajeng

Masing-masing daerah di Indonesia memiliki tradisinya masing-masing. Ini menunjukan bahwa Indonesia memang kaya akan adat dan budayanya. Menariknya, kebiasaan yang sudah dilakukan sejak lama ini masih ada sampai sekarang. Bahkan, ini menjadi tontonan menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut. Sebut saja Upacara Rambu Solo. Tradisi yang satu ini sangat menarik perhatian karena menyuguhkan prosesi pemakaman yang tidak biasa. Selain itu, masih banyak lagi tradisi unik Indonesia lainnya, yaitu sebagai berikut.

1. Kebo-keboan – Banyuwangi, Jawa Timur

via news.detik.com

Kebo-keboan merupakan salah satu tradisi yang dilakukan petani Banyuwangi. Kebiasaan yang dilakukan setahun sekali ini termasuk ke dalam ritual sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bertani. Sesuai dengan namanya, petani-petani tersebut akan didandani layaknya seekor kerbau. Kulitnya diwarnai hitam, lengkap dengan tanduknya yang memberikan kesan gagah. Mereka akan tampil di tengah lapangan, bertingkah seperti seekor kerbau. Konon, mereka kesurupan ‘leluhur kerbau’, sehingga aksinya akan sedikit lebih agresif.

2. Omed-omedan – Bali

via tribunnews.com

Selanjutnya ada dari Bali yang sudah terkenal dengan adat dan tradisinya yang kental. Salah satunya adalah omed-omedan. Tradisi yang satu ini diselenggarakan selama satu hari setelah pelaksanaan Catur Brata Penyepian. Tujuannya adalah untuk merekatkan rasa Asah, Asih, dan Asuh antar warga. Prosesinya dilakukan secara masal yang diikuti oleh pemuda pemudi desa tersebut. Mereka nantinya akan saling memeluk dan mencium, kemudia disiram air oleh warga. Tradisi ini tentu saja hanya bisa diikuti oleh mereka yang masih lajang, ya!

3. Tradisi Unik Indonesia, Iki Palek – Papua Barat

via archipelagos.id

Tidak banyak yang tahu dengan tradisi yang satu ini. Iki palek merupakan tradisi yang berasal dari suku yang ada di Lembah Baliem. Mereka harus memotong satu ruas jarinya bukan tanpa alasan. Ini adalah sebagai bentuk rasa sayang dan cinta kepada saudara atau kerabat yang sudah meninggal dunia.

Rasanya tentu saja tidak perlu ditanya, ya. Kamu bisa bayangkan sendiri memotong jari meggunakan kapak atau pisau tapa obat bius. Bahkan, tidak sedikit yang menggigit jarinya agar putus. Meskipun rasanya bikin mau pingsan, tidak sedikit juga masyarakat disana yang melakukan tradisi ekstrem ini.

4. Bakar Tongkang – Bagan Siapapi, Riau

via genPi.co

Bakar Tongkang adalah tradisi yang bisa kamu temukan di Bagan Siapiapi, Riau. Pesertanya biasanya diikuti oleh masyarakat keturunan Tionghoa. Awalnya, mereka melakukan hal ini sebagai bentuk kekecewaan dan keputusasaan masyarakat Tionghoa yang tinggal di suatu daerah. Seiring perkembangan zaman, tradisi ini dijadikan sebagai pengingat masyarakat Bagan Siapiapi agar tidak melupakan kampung halamannya. Caranya adalah dengan membangun kapal layar yang cukup besar untuk kemudian dibakar. Tradisi ini dilakukan setiap bulan Juni!

5. Tradisi Unik Indonesia, Pasola – Sumba, NTT

via phinemo.com

Tradisi yang tidak kalah menarik datang dari Sumba, Nusa Tenggara Timur. Pasola merupakan permainan perang lempar tombak kayu yang dilakukan oleh dua kelompok. Menariknya, disini mereka harus menunggangi kuda. Peserta yang terlibat biasanya orang asli Sumba yang masih menganut agama lokal masyarakat setempat, Marapu.

Untuk melaksanakan tradisi ini, masyarakat Sumba sering menyelenggarakannya di empat kampung berbeda.  Ada kampung Kodi, Lamboya, Wonokaka, dan Gaura. Tradisi ini dilakukan satu tahun sekali.

6. Ma’ Nene – Tana Toraja, Sulawesi Selatan

via correcto.id

Banyak orang yang menganggap tradisi Ma’ Nene itu terlalu ekstrem. Pasalnya, mayat yang sudah meninggal ratusan tahun lalu harus ‘dibangkitkan’ lagi untuk dibersihkan. Bahkan, jasadnya pun bisa jadi tontonan warga yang penasaran ingin melihatnya. Pengunjung pun bisa menyentuh jasad tersebut. Tradisi ini hanya bisa kamu saksikan di Tana Toraja, Sulawesi Selatan setiap bulan Agustus, ya.

7. Tatung – Singkawang, Kalimantan Barat

via whio

Tatung merupakan tradisi masyarakat Singkawang yang diselenggarakan menjelang Cap Go Meh. Acara ini tentu bisa mendukung perayaan Cap Go Meh di Singkawang menjadi lebih meriah. Tatung bisa dibilang seperti debus. Para Tatung disini akan unjuk gigi kekebalan mereka. Wajahnya akan ditusuk menggunakan kawat tebal, atau badannya akan disabet-sabet oleh benda tajam. Menariknya, mereka tidak terluka.

Rahasianya adalah dengan melakukan ritual. Setiap tanggal 1 dan 15, mereka harus puasa makan daging setiap bulannya. Nah, tentu saja kamu jangan coba-coba karena ritual ini ada dalam pengawasan profesional.

8. Tradisi Unik Indonesia, Rambu Solo – Tana Toraja, Sulawesi Selatan

via blog.airyrooms.com

Selain Ma’Nene, ada juga tradisi Rambu Solo dari Tana Toraja. Tradisi ini dilakukan saat akan memakamkan jasad orang yang meninggal dunia yang sebelumnya sudah diawetkan selama berhari-hari. Upacaranya emang nggak main-main. Konon, pelaksanaan upacara ini bisa memakan biaya hingga milayaran. Ini salah satunya bisa kamu lihat dari jumlah kerbau yang dikorbankan. Biasanya, hanya orang-orang tersohor saja yang mampu membeli berpuluh-puluh kerbau tersebut.

9. Dugderan – Semarang, Jawa Tengah

via Tribun Jateng/Hermawan Handaka

Pulau Jawa juga memiliki tradisi unik yang tidak kalah menarik. Contohnya adalah tradisi Ddugderen yang berasal dari Semarang. Tradisi yang satu ini diselenggarakan ketika menyambut bulan suci ramadhan. Acaranya dilakukan selama berhari-hari. Kamu bisa menyaksika arak-arakan mobil, pemukulan bedug, pasar kaget, tari-tarian, kembang api, kirab buaya dugderan, dan masih banyak lagi. Lokasinya selalu berpindah-pindah. Pernah diselenggarakan di Simpang Lima, daerah Pasar Johar, Balai Kota Semarang, daerah Masjid Agung Semarang, dan lainnya.

10. Tradisi Unik Indonesia, Perang Topat – Lombok, NTB

via tourbalilombok.com

Perang topat merupakan tradisi yang berasal dari Lombok. Tradisi ini biasa dilakukan enam hati pasca lebaran. Yang dilakukan dari tradisi ini adalah saling melempar ketupat antara Suku Bali dan Sasak. Kesannya memang seperti perang atau tawuran antar warga. Namun, sebenarnya tujuan dari tradisi ini adalah sebagai bentuk rasa syukur dengan adanya kerukunan umat beragama di Lombok.

 

 

Berikan komentarmu

Related articles

 #ma nene dimana #ma nene itu apa #omed omedan adalah #tradisi dari papua #tradisi indonesia #tradisi indonesia paling unik #tradisi indonesia uang unik #tradisi indonesia yang hampir punah #tradisi indonesia yang mendunia #tradisi jawa #tradisi jawa barat #tradisi orang baduy #tradisi orang bali #tradisi orang toraja #tradisi potong jari
Share di whatsapp

Pilihan editor