10 Tipe Wisatawan Indonesia Ini Bisa Jadi Nyindir Kamu Banget

Spread the love

Yang terlihat dari seorang traveler (biasanya) adalah sosoknya yang begitu antusias menjelajahi beragam objek wisata, serta dompetnya yang-diyakini-tebal. Itu nggak salah karena faktanya ada orang-orang yang seperti itu. Kalau dilihat-lihat lagi, rupanya nggak semua traveler seperti yang sudah disebutkan di atas. Ada juga tipe-tipe traveler yang sebenarnya suka jalan-jalan, tapi malas ngurusin ini itu. Ada juga yang low budget, tapi tetep bisa mengeksplor beberapa objek wisata yang cantik. Dari sekian banyak tipe, kurang lebih ada sepuluh tipe wisatawan yang umum dijumpai khususnya di Indonesia. Yuk, dicek. Siapa tau kamu termasuk nomor satu, dua, dan seterusnya.

1. Tipe Wisatawan Hobi Kuliner

Tipe wisatawan yang seringkali dijumpai adalah mereka yang selalu berburu makanan alias hobi kulineran. Tipe yang satu ini biasanya bakal rela datang ke beberapa objek wisata, tentunya dengan bekal cuan yang bisa dibilang nggak sedikit. Mencicipi makanan khas lokal tentu menjadi kepuasan nomor satu bagi mereka. Bahkan sering juga makanan tersebut diunggah ke medsos, baik itu berupa gambar maupun video. Tipe yang suka kulineran ini juga nggak jarang mencicipi makanan yang terbilang ekstrem. Contohnya belalang goreng, sate kecoak, kelabang crispy, dan masih banyak lagi. Kelabang crispy mantap tuh kalau digeprek :D.

2. Suka Berjelajah

Tipe wisatawan yang kedua ini sangat umum dijumpai, khususnya di Tanah Air. Apalagi kalau bukan mereka yang suka dengan aktivitas menjelajah. Biasanya tipe ini nggak pernah nolak pergi ke mana aja. Mau itu pergi ke laut, darat, menyusuri hutan dan semak belukar, uji nyali di dalam hutan, dan masih banyak lagi. Bahkan mereka rela ngabisin waktu, tenaga, dan uangnya demi mendapatkan pengalaman yang belum tentu terjadi dua kali. Dan orang-orang seperti ini bisa jadi penganut YOLO dan sepupu pencinta Dora The Explorer.

3. Tipe Wisatawan Si Selalu-Harus-Nyaman

Kesan traveling umumnya menantang. Namun, opini itu nggak bakal masuk di mereka yang tipenya Si-Harus-Serba-Nyaman. Mereka seneng jalan-jalan, tapi nggak mau susah. Menginap di penginapan mewah, ada transportasi yang memadai, dan makan di restoran cozy itu udah kayak keharusan. Jadi, orang-orang kayak gini tuh nggak bisa kalau diajak camping atau bermalam di alam bebas. Bisa-bisa dikit-dikit nyari bantuan karena nggak bisa makan Ind*mie rebus yang udah ngembang. Mereka juga bisa koleps atau kena panic attack kalau sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang diinginkan. Boro-boro nelpon polisi.. Sinyal susah, dan yang ada malah didatengin duluan sama macan kumbang.

Ya nggak salah, tapi nggak bisa nyatu aja sama pencinta alam. Tipe yang seperti ini biasanya suka dateng ke objek-objek wisata yang fasilitasnya bisa menunjang kelangsungan hidup mereka. Pokoknya yang nggak ribet..

4. Si Dadakan

“Dadakan selalu jadi” adalah statement yang sampai sekarang nggak tau siapa pencetusnya. Tapi, rupanya kalimat tersebut mujarab, lho! Hal-hal yang nggak direncanakan sebelumnya cenderung terlaksana, bahkan tanpa hambatan. Untuk itu, munculah tipe-tipe wisatawan yang emang selalu dadakan. Nggak ada angin nggak ada hujan, tiba-tiba ngajakin ke Baghdad. Yakali gitu. Pokoknya serba dadakan, mulai dari pesen tiket transportasi, booking penginapan, sampai persiapan traveling. Ini mah berlaku buat yang pro aja sih. Apakah itu kamuuu?

5. Lebih Suka Solo Traveling

Memilih untuk melakukan aktivitas serba sendiri bukan berarti galau, nggak punya teman, apalagi jomblo. Tipe yang seperti ini biasanya mereka yang pemberani dan lebih suka waktunya nggak diganggu orang lain. Mereka lebih bebas menjelajahi beragam wisata, dan bisa lebih mengenal dirinya sendiri, sejauh mana bisa menaklukan ketakutannya. Biasanya mereka ini kemampuan adaptasi yang lebih cepat terhadap lingkungan yang dikunjunginya. Nggak mudah panik dan bisa mengatasi kesulitan tanpa merepotkan orang lain. Nice.

6. Si Harus Pergi Banyakan

Sebaliknya, ada juga tipe wisatawan yang nggak bisa pergi liburan seorang diri. Maunya tuh pergi bareng keluarga atau teman sepermainan. Bagi mereka, menikmati waktu bersama saat traveling sangatlah berkesan. Ada momen yang bisa diabadikan, dan juga cerita yang nantinya diwariskan ke anak cucu. Hm.

Selain itu, ada juga maksud dan tujuan lainnya. Berwisata kelompok juga bisa menghemat budget. Katakan saja pergi ke luar negeri. Kalau ada paket kelompok, tentu saja lebih hemat dibandingkan solo-traveling. Urusan makan juga bisa minta temen kalau emang nggak mau beli. Pokoknya ini cocok buat kamu yang suka jalan-jalan dengan low budget.

7. Tipe Wisatawan Harus Serba Mewah

Gaya hidup yang mewah katanya bisa menunjukan prestise dalam hidup. Dalam hal apapun, termasuk saat traveling. Tipe traveler yang pengen serba mewah ini kayak Tv*ne, memang beda (dari kebanyakan wisatawan lainnya). Disaat yang lain ingin menghemat , mereka mah rela buang-buang duit. Tapi sih no problem selama emang mampu. Yang jadi problem biasanya mereka yang terlalu maksain pengen kelihatan mevvah. Hehee..

Orang-orang dengan tipe ini tentu nggak cuman sekedar pengen kelihatan wah. Yang jadi poin utamanya justru ingin mendapatkan kenyamanan saat traveling. Jadi, mirip-mirip lah kayak poin nomor tiga. Pengen dapet fasilitas eksklusif, bisa berbelanja sepuasnya, dan masih banyak lagi.

8. Jepret Sana-sini

Hal yang paling menyenangkan saat traveling adalah bisa nyoba ini itu, dan lantas diabadikan. Iya, gitulah, pokoknya ada tipe traveler yang dikit-dikit harus jepret sana-sini. Nggak peduli kondisi muka seperti apa, yang penting selfie is number one. Tipe yang satu ini banyak banget, bahkan hal ini nyaris dilakukan semua traveler. Yang jadi pembedanya bisa jadi adalah tingkat keseringan pengambilan gambarnya. Hal-hal receh aja bisa sampai difoto, gitu. Misalnya, penampakan langit yang mendung. Habis itu diunggah ke medsos pakai caption, Langit, bisakah kau turunkan hujan dengan uang, aku ingin bisa traveling tanpa bekerja :).

9. Traveler Latah

Btw, traveler tipe latah juga ada, lho. Tipe yang satu ini biasanya suka ikut-ikutan orang lain, atau ikut tren objek wisata yang lagi naik daun. Sekalinya ada tempat wisata yang hits, mereka langsung pesen tiket tanpa dan meluncur kesana. Tujuannya jelas nggak jelas. Di sisi lain kepo, tapi endingnya nggak tau juga disana mau ngapain. Intinya sih mungkin yang penting nggak kalah ngikutin tren. Kalau udah ada foto yang bertengger di medsos, udah kelar.

10. Tipe Wisatawan SKSD

Tak kenal maka tak sayang. Pepatah tersebut rupanya banyak diterapkan para traveler, yang akhirnya suka inisiatif sendiri nyapa sampai ngobrol sama penduduk lokal. Bertemu dengan orang baru di tempat asing sudah seperti keharusan. Nggak salah sih, bahkan bagus untuk menjalin persaudaraan. Tapi, agak ngeri aja gitu kalau sampe nanya, zodiak bapak apa? Orang kan bisa nyangka kamu anak buah R*y Kiy*shi, alih-alih nyangka traveler.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Berikan komentarmu