10 Momen Liburan Mengerikan yang Bikin Auto Trauma!

Spread the love

Hal yang paling mernyenangkan saat liburan adalah bisa menghabiskan waktu untuk quality time, baik itu sendiri maupun bersama orang-orang terdekat. Pikiran menjadi lebih segar usai terhibur dengan suguhan atraksi maupun pemandangan yang ada disana. Namun, apa jadinya kalau liburan tersebut berakhir tragis dan menyeramkan? Misalnya, terjadi bencana alam, atau bahkan diserbu oleh sekumpulan hewan buas. Apapun peristiwanya, yang jelas liburan bakal berakhir tragis, alih-alih menyenangkan. Sepuluh momen liburan mengerikan di bawah ini adalah beberapa dari sekian banyak cerita traveling yang berujung chaos. Kencangkan ikat pinggang, dan selamat membaca.

1. Momen Liburan mengerikan: The Covina Massacre

Pada tahun 2008, sosok berkostum Santa dijadikan sebagai tersangka usai membunuh sembilan anggota keluarga mantan istrinya pada malam Natal. Pelaku kriminal tersebut bernama, Bruce Jeffrey Pardo, yang konon masih merasa dendam akibat perceraiannya yang menghabiskan banyak uang. Karena dia stres, akhirnya mentalnya juga kena dan memutuskan untuk melakukan niat jahat ini.Ia lantas berencana untuk melakukan pembantaian di malam pesta Natal yang akan dihadiri oleh mertuanya dan mantan istrinya. Ia menyamar dengan kostum Santa, dengan penyembur api yang dia bawa dan total empat pistol. Pardo membunuh sembilan orang dengan senjata yang ia bawa itu. Korbannya tidak hanya mertua dan mantan istrinya saja, tetapi juga keponakannya sendiri yang berusia 8 tahun. Saat semua tamu melarikan diri, ia membakar rumah tersebut, dan langsung bunuh diri.

2.The Shanghai Stampede

via AFP

Pada Malam Tahun Baru 2014, sekitar 300.000 orang sengaja datang ke Chen Yi Square di Shanghai, China. Di sepanjang tepi Sungai Huangpu, orang-orang berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan kembang api dalam menyambut Tahun Baru. Namun, kerumunan ini tidak diawasi oleh pihak berwenang, dan hanya ada sedikit antisipasi saja dari beberapa pihak untuk mengendalikan massa yang berkerumun.

Namun, kejadian naas terjadi sebelum beberapa menit sebelum kembang api dinyalakan. Di lokasi tersebut, tiba-tiba ada penyerbuan terhadap kerumunan tersebut. Ribuan orang terinjak-injak, menyebabkan 36 orang tewas dan 49 lainnya luka-luka. sampai saat ini, masih belum diketahui apa penyebab penyerbuan di lokasi tersebut. Media China pun hanya melaporkan kebingungan dan kepanikan massa.

3. Pembunuhan Keluarga Lawson

via wikimedia.org
Kejadian tragis saat liburan lagi-lagi terjadi pada saat Natal. Pada hari Natal 1929, seorang petani bernama Charles Lawson membunuh istri dan enam dari tujuh anaknya. ia lebih dulu membunuh dua putrinya, menyergap mereka di sebuah kebun tembakau keluarga dengan senapan. Setelah itu, ia juga menembak istrinya, Fannie. Ketakutan, anak-anaknya yang lain bersembutnyi di dalam rumah. Naas, Si Charles ini mendapati mereka dan langsung membunuhnya. Korban terakhirnya adalah bayi mereka yang berusia 4 bulan.

Lawson lantas kabur ke hutan dan memutuskan untuk bunuh diri. Para tetangga masih bertanya-tanya, apa sebenarnya motif pembunuhan yang dilakukan si Lawson ini. Usut punya usut, lelaki ini katanya sudah menghamili salah satu putrinya yang ia tembak mati juga.

4. Momen Liburan Mengerikan: The Tool Box Killers

via dailymail.co.uk

Lawrence Bittaker dan Roy Norris adalah dua sosok yang dikenal sebagai pembunuh berantai dengan sebutan “The Toolbox Killers”. Disebut demikian karena mereka doyan menyiksa dan membunuh mangsanya menggunakan alat-alat rumah tangga. Mereka mengakui sudah menghabisi korban kelima dan terakhir mereka pada malam Halloween tahun 1979. Malam itu, mereka menculik Shirley Lynette Ledford saat ia sedang berada di luar pompa bensin. Mereka langsung melancarkan aksinya dengan mengikatnya, memperkosanya berulang kali, dan menyiksanya dengan peralatan rumah sebelum akhirnya membunuhnya. Mayat tersebut dibuang di sebuah pekarangan yang letaknya “absurd”, sehingga nggak sedikit media yang mulai berspekulasi.

5. Bencana Tangiwai

Pada malam Natal 1953, sebuah kereta penumpang yang membawa 285 orang melaju dengan kecepatan tinggi melintasi sebuah jembatan di Selandia Baru. Tanpa sepengetahuan penumpang dan awak, sebuah bendungan yang berada di sekitar lintasan kereta tersebut meledak, dan menyebabkan luapan lumpur yang deras melewati bawah jembatan. Jembatan tersebut tidak bisa menahan berat kereta tersebut hingga akhirnya ambruk. 151 dari 285 jiwa di dalamnya tewas dalam kecelakaan itu. Tim penyelamat melakukan evakuasi selama berhari-hari, berharap masih ada penumpang yang selamat. Sayangnya, sekitar 20 penumpang tidak pernah ditemukan, dan diperkirakan terbawa arus.

6. Pembunuhan Carnation

Dinamakan tragedi Carnation karena kasus pembunuhan in terjadi sebuah kota kecil pedesaan Washington. Pada malam Natal 2007, Joseph McEnroe dan Michele Anderson menjadi tersangka usai membunuh seluruh anggota keluarga Anderson sepulangnya mereka dari liburan. Keduanya sudah menunggu rumah orang tua Anderson, dengan senjata yang sudah siap di tangannya.

Orang tua Anderson tiba lebih dulu dan ditembak mati. Mayatnya disembunyikan, dan mereka dengan sigap merencanakan pembunuhan yang kedua. Kemudian saudara laki-laki dan perempuan ipar Anderson tiba dengan dua anak mereka. Mereka juga ditembak mati, termasuk anak-anaknya. Anderson sengaja melakukan tindak kriminal tersebut karena merasa diperlakukan tidak adil oleh orang tuanya dan merasa kesal karena kakaknya tidak kunjung membayar utang.

7. Momen Liburan Mengerikan: Omaima Nelson

Di hari Thanksgiving, 1991, model asal Mesir bernama Omaima Nelson menjadi tersangka usai membunuh suaminya. Dia melakukannya akibat dendam usai suaminya tersebut melakukan pelecehan seksual sehari sebelum kejadian mengerikan tersebut.

Nelson mengikat suaminya dan menikamnya di dada dengan gunting. Ia lantas memukulnya sampai mati dengan setrika pakaian. Dia memutilasi tubuhnya menjadi potongan-potongan kecil, termasuk mengebirinya dan memasukkan kepalanya yang terpenggal ke dalam freezer. Dia juga meletakkan tangannya yang terputus ke dalam panci mendidih untuk menghilangkan sidik jari.
Ia mengaku memakan potongan-potongan tubuhnya tersebut. Setelah itu, polisi kemudian menemukan sisa tubuh suaminya yang beratnya sekitar 80 pon.

Baca juga artikel menarik lainnya:

8. Ditodong pistol saat di kamar mandi

Pengalaman mengerikan saat momen liburan juga dialami oleh remaja bernama Cecilia. Pada tahun 1987, ia dan teman-temannya pergi liburan sekaligus menjadi volunteer di Guatemala. Saat diperjalanan, mereka kebelet ingin buang hajat. Usai menanyakan pada penduduk setempat, akhirnya mereka menemukan sebuah toilet kecil yang ada di puncak bukit.

Kejadian tragis terjadi saat salah satu teman Cecilia menuntaskan hajatnya di dalam toilet. tersebut. Tiba-tibu pintu toilet tersebut didobrak oleh sekelompok pria dan mereka mnodongkan pistol ke arah temannya tersebut. Panik, ia langsung berlari ke arah teman-temannya. Beruntung, sekelompok pria bengis ini hanya meneriaki mereka saja dan tidak sampai mengejarnya.

9. Tersesat Saat backpackeran

ilustrasi backpaker-an

Salah satu traveler dengan nama akun ‘Ors0’ mengaku pernah tersesat saat ia melakukan backpacker-an di Denali, Alaska. Ia dan beberapa temannya tersesat di daerah yang sangat asing dengan kotoran beruang yang ada di sekelilingnya. Setelah menelusuri beberapa jalan, akhirnya mereka dihadapkan pada dua jalur. Si Ors0 dan beberapa temannya ini memilih jalur yang kiri. Beruntung, jalan tersebut ternyata mengarah ke jalan besar yang membuat mereka keluar dari area asing tersebut.

10. Momen Liburan mengerikan: Diganggu saat sedang camping

ilustrasi camping

Akun bernama ”turnover13” mengaku semat mengalami kejadian mengerikan saat sedang hiking dan camping di Huaraz, Peru. Saat itu, mereka mendapat imbauan untuk tetap menjaga kebersihan dan memasukan semua barang ke dalam tenda. Hal tersebut merupakan langkah antisipasi agar barag-barang tidak dicuri oleh warga lokal. Selain itu, ancaman serangan rubah bisa saja sewaktu-waktu terjadi jika area tersebut dibiarkan kotor.

Suatu malam, mereka terbngun dari tidurnya akibat adanya guncangan yang keras. Setelah mereka keluar tenda, ternyata momen chaos itu bukan disebabkan oleh rubah dan sejenisnya. Melainkanada seekor sapi yang tersandung tali tenda dan nyaris menginjak mereka saat tidur.

Berikan komentarmu