10 Film Horor Klasik Indonesia Ini Ngerinya Asli Tanpa CGI!

Spread the love

Film horor Indonesia sebenarnya sudah eksis sejak manusia-manusia milenial belum lahir. Film-film ini konon berhasil bikin orang nggak berani nonton sendirian. Siapa lagi kalau bukan ulah sang ratu film horor Indonesia, Suzanna. Ia bisa membuat setiap adegannya terasa begitu menyeramkan. Ditambah lagi dengan suara khas kuntilanaknya yang bikin bergidik. Namun, memang harus diakui kalau film-film horor zaman dulu emang masih serem meski ditonton sekarang. Tanpa bantuan CGI pun adegannya masih terlihat creepy, bahkan nyatanya kebangetan. Kamu yang belum pernah nonton film-film horor zaman dulu, kuy simak aja 10 film horor klasik Indonesia di bawah ini.

1. Film Horor Klasik Indonesia: Beranak dalam Kubur (1971)

via wikipedia.org

Film horor klasik Indonesia pertama berjudul “Beranak dalam Kubur”. Film yang satu ini diapatasi dari komis karya Ganes TH. yang judulnya “Tangisan di Malam Kabut”. Film yang dibintangi oleh Suzanna, Mieke Wijaya, Dicky Suprapto, dan Ami Prijono ini sukses membuat penontonnya bergidik.

Film ini menceritakan tentang suami istri kaya raya yang dikaruniai dua orang anak. Dhora memiliki sifat keras, sedangkan Lila sebaliknyat. Karena mereka sering berantem, sang ayah lantas memisahkan keduanya. Lila dibawa ke kota agar tinggal bersama  sang tante, sedangkan Dhora tetap tinggal bersama orang tuanya.

Si Dora ini iri sama Lila yang tumbuh menjadi wanita cantik. Dhora langung melancarkan aksi jahatnya dengan mengubur Lila hidup-hidup saat ia hamil besar. Akibatnya, Si Lila ini gentayangan dan menghantui si Dora. Gimana endingnya? Streaming sekarang juga.

2. Cincin Berdarah (1973)

via via wikipedia.org

Film keluaran 1973 ini juga nggak kalah seram. Film yang dibintangi oleh Grace Simon dan Muni Cader ini menceritakan tentang seorang istri bernama Darsih yang punya anak hasil dari perselingkuhannya dengan lelaki bernama Kosim. Marni, adik selingkuhannya punya cincin goib yang ternyata membawa kemalangan. Mulanya, bayi Darsih meninggal dunia akibat digigit tikus. Setelah itu, Marni malah dibunuh akibat memergoki Darsih dan Kosim selingkuh. Cincin tersebut akhirnya diwariskan karena selalu membawa sial. Tak heran kalau pemilik barunya juga terkena teror dari cincin tersebut.

Arwah Marni jadi gentayangan dan mulai meneror Darsih dan Kosim. Akhir cerita ini pokoknya ngeri!

3. Film Horor Klasik Indonesia: Pengabdi Setan (1980)

via wikipedia.org

Saking seremnya film Pengabdi Setan ini, Joko Anwar sampai bikin remakenya yang nyatanya sukses bikin orang speechless. Film Pengabdi Setan tahun 1980 ini menceritakan tentan satu keluarga kaya raya yang tidak taat agama. Pada suatu saat, sang ibu meninggal dunia. Ia meninggalkan seorang suami bernama Munarto yang hanya memedulikan pekerjaannya, seorang putra yang pendiam bernama Tomi, dan anak gadisnya bernama Rita yang doyan pesta.

Semenjak ibunya wafat, mereka mulai merasakan hal-hal ganjil. Si Tomi ini lalu berkonsultasi pada seorang dukun, yang akhirnya menyarankan mereka untuk membentengi diri dengan ilmu hitam. Sejak itulah hal-hal mistis semakin bermunculan. Tonton aja, nggak kalah serem dengan film remakenya!

4. Ratu Ilmu Hitam (1981)

via wikipedia.org

Film Ratu Ilmu Hitam juga membuat penontonnya takut membuka mata saat melihat adegan-adegan berdarah. Btw, film ini bergenre gore, beda dengan film horor lainnya yang lebih sering menampilkan jumpscare.

Film ini menceritakan tentang kekacauan pernikahan Baedah dan Kohar setelah sosok Reog yang tiba-tiba datang. Situasi menjadi semakin chaos. Bahkan, seorang tamu mengatakan bahwa Reog ini merupakan ‘kiriman’ seseorang.

Namun, pikiran si Kohar ini terlintas pada Murni, sang mantan. Menurutnya, ialah yang telah mengacaukan pesta pernikahannya tersebut. Untuk itu, Kohar langsung membakar rumah Murni ramai-ramai bersama warga, dan si Murninya sendiri di buang ke jurang. beruntung, Murni diselamatkan oleh Dukun Teluh Gendon, yang ternyata pengirim Reog di pernikahan Kohar. Sang Dukun akhirnya menyuruh Murni untuk membalaskan dendamnya.

5. Film Horor Klasik Indonesia: Sundel Bolong (1981)

Dok. filmindonesia.or.id

Saat kecil dulu, mungkin kamu jadi takut dengan sosok sundel bolong akibat menonton film ini. Memang, film ini terkenal seram, apalagi dengan Suzanna sebagai pemeran utamanya.

Filmini menceritakan tentang seorang mantan pekerja seksbernama Alisa yang sudah tobat setelah menikah. Suatu hari, ia mendapatkan ajakan dari seorang pengusaha butik bernama Rudi untuk bekerja di tokonya. Naksir, si Rudi ini ngajakin PDKT, tapi si Alisa menolaknya dengan halus. Pada kahirnya Rudi ini merencanakan niat jahat akibat tersinggung dengan jawaban Alisa. Kamu jangan kayak gitu, ya.

Rudi menyewa orang suruhan untuk menculik Alisa. Setelah itu, ia dibawa ke sebuah gedung untuk diperkosa. Terpuruk, Alisa bunuh diri di kamar mandi. Sejak sata itulah arwah ALisa jadi gentayangan dengan wujud sundel bolong. Mereka yang pernah mengusik hidupnya diteror satu-satu sampai berakhir mengenaskan.

6. Leak / Mistik (1981)

via wikipedia.org

Film Leak atau Mystics in Bali ini menceritakan tentang sosok Cathy Kean, seorang penulis muda dari Amerika yang pergi ke Bali untuk mempelajari rahasia ilmu gaib kuno Leák. Saat berada di hutan, ia bertemu dengan seorang penyihir dan anggota sekte mengerikan, ‘Leák’. Setelah dilobi sedemikian rupa, akhirnya dia mau jadi murid pengikut ‘Leák’ dan mulai melakukan beragam ritual yang mengerikan sekaligus kejam.

Si penyihir itu ternyata memanfaatkan gadis muda tersebut. Ia menjadikan Cathy sebagai budaknya untuk  menghisap darah bayi dari perkampungan. Tujuannya agar si penyihir itu tetap abadi dan tidak merasakan kematian. Filmini sempat dilarang ditayangkan di Indonesia karena adegannya memang menyeramkan.

7. Bayi Ajaib (1982)

Foto: atas perkenan Daniel Irawan @danieldokter

Sosok bayi ajaib dalam film ini cukup mengerikan. Ia berwujud seperti layaknya bayi namun dengan lidah yang panjang dan raut wajah yang sudah tua. Salah satu adegan yang bisa dibilang bikin jumpscare adalah saat sang bayi ajaib muncul dari dalam lubang kloset. Akibatnya, kamu yang udah nonton ini selalu memperhatikan lubang closet, takutnya dia beneran muncul dari sana.

Film ini menceritakan tentang dua orang calon lurah di desa daerah tambang intan. ISalah satu istri calon lurah tersebut sedang mengandung bayinya. Namun, seorang Dukun menyatakan bahwa bayi tersebut punya kelainan. Benar saja. Saat ia lahir, ia punya sorotan mata yang membawa malapetaka sekaligus jadi teror.

8. Film Horor Klasik Indonesia: Telaga Angker (1984)

via wikipedia.org

Suzanna lagi-lagi menjadi bintang di film ini. Telaga angker mengisahkan tentang Anita dan adik iparnya yang dibunuh dan mobilnya ditenggelamkan di telaga. Sang suami, Robby, saat itu sedang menjemput anaknya. Setelah mengetahui kejadian tersebut, ia mulai melakukan pencarian bersama polisi, namun hasilnya nihil.

Anita ternyata gentayangan dan mulai meneror pelaku yang membunuhnya. Mengerikannya lagi, ia membawa anaknya agar ikut serta ke tempatnya. Karena meresahkan, arwah Anita mulai didoakan sehingga ia bisa mati dengan tenang.

9. Malam Jumat Kliwon (1986)

via Koleksi Film

Film Malam Jum’at Kliwon ini menceritakan tentang sosok Ayu Trisnaningrat, seorang novelis misteri. Suatu hari kekasihnya yang bernama Anton mengajaknya untuk menulis novel di luar kota. Karena iseng mencari jalan tiklus, mereka malah tersesat dan berakhir di jalan buntu. Mereka akhirnya harus berjalan kaki sampai akhirnya menemukan sebuah rumah yang besar.

Ayu merasa tidak asing dengan rumah tersebut. Rumah tersebut ternyata rumah ibunya yang meninggal karena santet dan melahirkan di punggung. Akirnya, diketahui bahwa Ayu adalah anak dari sundel bolong yang lahir saat malam Jumat kliwon.

10. Film Horor Klasik Indonesia: Malam Satu Suro (1988)

via wikipedia.org

Film horor seram lainya berjudul Malam Satu Suro. Ceritanya ada dua orang pemuda yang sedang berburu di hutan Roban. Saat itu, ia bertemu dengan Suketi, yang sebenarnya adalah sosok sundel bolong. Bardo, salah satu dari pemuda itu, malah menikahinya di malam satu suro. Pernikahannya tentu saja tidak lazim karena ia harus memenuhi beberapa syarat yang aneh. Namun, si Bardo ini tidak mengalami kejadian ganjil, dan ia bahagia hidup di kota.

Bisnis Bardo juga semakin meroket. Ini tentu saja menimbulkan iri dengki diantara teman-temannya. Akhirnya, si Suketi ini malah dibunuh sebagai wujud rasa iri teman-temannya. Mengerikannya, Suketi ini berubah jadi Sundel Bolong dan meneror orang-orang yang membunuhnya.

Sepuluh film horor klasik Indonesia di atas bisa banget buat kamu tonton ulang. Btw, judul mana yang menurut kamu bakalan seru kalau dijadikan remake?

Berikan komentarmu