10 Fakta Burung Hantu dan Mitosnya yang Masih Dipercaya

Spread the love

Beberapa hewan bisa menjadi sinyal adanya fenomena-fenomena gaib. Katakan saja suara ayam berkokok sebagai pertanda adanya malaikat lewat, atau suara ringkikan kuda pertanda adanya makhluk halus. Selain kedua hewan tersebut, burung hantu juga disebut-sebut punya hubungan dengan dunia lain. Hewan nocturnal yang satu ini sudah tidak asing lagi dengan mitosnya, apalagi dengan sebutan “hantu” di belakangnya. Burung hantu, disebut demikian karena dia hanya aktif pada malam hari saja layaknya makhluk halus. Wujudnya juga terkesan menyeramkan, dengan mata bulat yang bersinar kalau tersorot cahaya. So, sebelum kita kupas mitos-mitosnya, simak aja dulu sepuluh fakta burung hantu di bawah ini.

1. Fakta Burung Hantu: Bisa Berenang

Fakta yang pertama ini mungkin sebelumnya nggak pernah tersebesit dalam pikiran kita. Ya, ada salah satu jenis burung hantu yang bisa berenang. Cirinya adalah memiliki tanduk dan sayap yang kuat untuk berenang. Burung ini berenang bukan buat pamer sama burung-burung yang lain. Jelas dia harus mencari mangsa demi perut yang tetap kenyang. Menariknya, burung hantu ini nggak langsung terbang setelah mendapatkan mangsanya. Dia bakalan berenang sampai ke tepi pantai, dan langsung mengeringkan bulunya sebelum terbang.

2. Beraktivitas di Siang Hari

Burung hantu terkenal sebagai hewan nocturnal alias suka beraktivitas pada malam hari. Namun, ternyat aada bebrapa jenis burunghantu yang juga beraktivitas pada siang hari, dan tidur di malam harinya. Mereka adalah  Great Grey Owl, Northern Pygmy Owl, dan Northern Hawk Owl. Sayangnya, ketiga jenis burung tersebut nggak bisa kita jumpai di Indonesia. Bahkan, diantaranya ada yang sudah terbilang langka.

3. Fakta Burung Hantu: Bukan Binatang Peliharaan

Kita mungkin pernah lihat ada orang yang memelihara burung hantu. Kakinya diikat dengan rantai, dan dia malah jadi tersiksa. Burung hantu sendiri sebenarnya adalah hewan liar, meskia ada beberapa yang dilindungi. Bahkan ada negara yang membuat aturan tertentu bagi warganya yang ingin memelihara burung hantu. Di Amerika sendiri, tidak ada satupun warganya yang diizinkan untuk memelihara burung hantu. Kalau di Indonesia sendiri gimana? Ya, kita mah suka latah sendiri, liat burung hantu liar aja udah kayak nemu harta karun. Ditangkep terus dijual.

4. Fakta Burung Hantu; Ada yang setinggi 1,1 meter

Burung hantu umumnya memiliki tinggi sekitar 30 cm. Namun, ternyata ada juga burung hantu terbesar dengan tinggi mencapai 1,1 meter. Burung tersebut ditemukan di Kuba dan dinamakan Orinmegalonyx. Meski burung ini sudah punah, eksistensinya sempat menggegerkan warga setempat. Gimana nggak, tingginya diperkirakan seukuran anak SD kelas 1 dengan dengan kaki yang kuat dan panjang. Sayangnya, burung ini katanya tidak bisa terbang.

5. Memiliki bulu khusus

Bulu-bulu yang menempel pada burung hantu konon tidak sama seperti jenis burung lainnya. Burung hantu memiliki bulu khusus dengan pinggiran lunak dan bulu utama yang kaku. Bulu yang kaku ini berfungsi untuk mengurangi suara bising, sedangkan bulu yang lunak berfungsi untuk meminimalisir turbulensi. Adapun bulu halus yang menutupi permukaan sayap berfungsi untuk mengurangi suara. Untuk itu, burung hantu ini kalau terbang hampir tidak ada suara kepakan sayapnya.

6. Fakta Burung Hantu: hewan karnivora

Makanan burung biasanya berkisar pada biji-bijian, buah-buahan, cacing, dan sebagainya. Khusus buurng hantu, mereka ini adalah karnivora. Mereka seringkali memangsa ikan, tikus, mamalia berukuran kecil atau sedang, serangga nokturnal, dan burung yang berukuran lebih kecil. Jadi, salah besar kalau kamu ketemu burung hantu terus dikasih jeruk.

7. Burung Hantu Betina Lebih Besar

Fakta burung hantu lainnya adalah ukuran tubuh sang betina lebih besar dariapa jantan. Namun, ini tentu saja desain yang pas dari Sang Maha Kuasa. Burung hantu jantan memiliki tubuh yang lebih kecil, sehingga dia bisa lebih gesit saat berburu. Bayangin aja kalau cewek yang harus nyari makan. Udah lambat, beloknya ke kanan malah sen ke kiri. Heeeuuu… itu mah mimin aja 😀

8. Bentuk Telinga Asimetris

Fakta menarik lainnya adalah bentuk telinga yang tidak sama. Pada umumnya, posisi telinga kanan lebih tinggi dibanding telinga kiri. Meski begitu, fungsinya tetap sama, yaitu bisa mendeteksi frekuensi bunyi yang berbeda. Ini tentu saja untuk memudahkan burung hantu untuk mengetahui posisi mangsanya.

9. Memiliki Mata Palsu

Burung hantu memang selalu penuh kejutan. Selain punya posisi telinga yang nggak sama, mereka juga ternyata punya “mata palsu”. Itu terletak di belakang kepala yang menyerupai bentuk mata. Mata palsu ini sangat berguna untuk melindungi burung hantu dari pemangsa, Jadi, si musuh bisa kaget duluan liatnya.

10. Fakta Burung Hantu: Bisa Memutar Leher hingga 270 Derajat

Fakta terakhir dari burung hantu adalah bisa memutar lehernya sampai 270 derajat. Ini tentu saja hal yang sangat diinginkan manusia mageran karena burung hantu ini nggak perlu memutar badannya untuk melihat ke belakang. Anugerah ini tentu saja sangat berguna, mengingat burung hantu punya kesulitan dalam pergerakan matanya. Nikmat mana yang didustakan?

Baca juga artikel menarik lainnya:

Mitos Burung Hantu

Burung hantu pada dasarnya adalah hewan bersayap yang sama-sama bertahan hidup di dunia yang super random ini. Meski begitu, kita juga jangan lupa kalau burung ini sering dikait-kaitkan dengan hal yang nggak masuk akal. Entah itu makhluk halus, atau sesuatu lainnya yang bikin kita berpikir keras. Untuk itu, langsung aja simak mitos-mitosnya di bawah ini.

1. Pemanggil Roh dan Pertanda Adanya Hantu

Sepeti yang kita tahu, burung hantu in isering dihubung-hubungkan dengan makhluk halus. Konon, keberadaannya bisa memanggil arwah penasaran, atau jin-jin lainnya. Untuk itum nggak usah aneh kalau ada dukun atau paranormal yang memelihara burung ini.

2. Lambang Kematian

Masyarakat Jawa menganggap burung hantu ini sebagai lambang kematian. Jika ada burung ini bertengger di depan rumah, itu dipercaya bakal ada orang yang meninggal dunia di rumah tersebut.  Mitos ini nggak hanya dipercaya di Indonesia, tetapi juga di India.

2. Menghilangkan Keberkahan Rumah

Mitos lainnya mengatakan kalau burung hantu ini bisa menghilangkan keberkahan rumah. Siapa saja yang memelihara burung hantu, atau ada burung hantu yang nongkrong di rumah, keberkahan akan sirna seketika. ,Masyarakat yang percaya dengan mitos ini biasanya akan membunuh burung hantu yang masuk ke dalam rumah. Sedih banget 🙁

3. Jelmaan Orang Meninggal

Suku Aborigin menganggap burung hantu ini merupakan jelmaan orang yang sudah meninggal. orang-orang sana menganggap burung ini suci, sehingga sangat mungkin orang yang sudah meninggal menjelma jadi burung hantu. Jadi, mereka akan begitu bersyukur kalau ada burung hantu di sekitarnya. Siapa tahu dia adalah jelmaan saudara atau kerabatnya yang sudah lebih dulu meninggalkan dunia.

4. Memudahkan Bayi Tidur

Mitos burung hantu juga berlaku di Inggris. Bulu burung hantu dipercaya bisa membuat bayi bisa tidur lebih cepat. Bulu tersebut cukup diletakan di sampingnya saja. Karena kalau diolesin ke wajah, yang ada bayi malah sulit tidur dan ngajakin begadang. Tapi, bagaimana bisaa?

Itulah mitos dan fakta burung hantu yang jarang diketahui. Gimana, ada niatan pelihara burung hantu?

Berikan komentarmu