Home Misteri Kenapa Mayat Yang Tak Diketahui Suka Dinamakan “Jane Doe” atau “John Doe”?

Kenapa Mayat Yang Tak Diketahui Suka Dinamakan “Jane Doe” atau “John Doe”?

537
SHARE

Untuk kalian yang suka nonton film investigasi seperti CSI di tv kabel, mungkin sering mendengar dengan terminology Jane Doe atau John Doe. Artikel ini terinspirasi setelah saya menonton film horror yang berjudul “The Autopsy of Jane Doe“.

Untuk yang belum pernah mendengar, kebiasaan ini biasanya sering diterapkan di negara-negara barat seperti di Amerika dan beberapa negara di Eropa, bahwa apabila mereka menemukan mayat yang belum jelas identitasnya, mulai dari kamar mayat sampai menjalani otopsi, para tim penyidik biasanya akan memberikan nama pengganti kepada mayat yang belum jelas statusnya tersebut. Nah, pertanyaannya, kenapa mayat yang belum diidenfitikasi itu suka disebut Sebagai “Jane Doe” atau “John Doe”? Darimana istilah itu berasal?

Kebiasaan nama yang berakhiran “Doe” atau kalau dalam bahasa inggris artinya “rusa betina”, entah itu John atau Jane Doe, berasal dari proses hukum kuno di Inggris yang telah punah, hukum itu dinamakan action of ejectment. Berdasarkan common law Inggris kuno, hukum tersebut berlaku untuk seorang pemilik lahan untuk melawan para penghuni liar atau penyewa yang lalai di sebuah pengadilan yang seringkali prosesnya terlalu rumit dan berbelit-belit. Jadi, seorang tuan tanah di masa itu malah akan melakukan aksi action of ejectment, tindakan pelecehan atas nama penyewa fiktif terhadap orang fiktif lain yang telah diduga mengusir atau menggulingkannya. Untuk mengetahui hak milik orang-orang yang dibuatnya, pengadilan harus menetapkan bahwa pemilik sebenarnya pemilik properti, yang menetapkan alasan sebenarnya untuk tindakan tanpa harus melewati terlalu banyak proses hukum.

Seringkali, si tuan tanah ini suka menamai korban fiktif nya (kambing hitam)-nya dalam tindakan mereka dengan sebutan John Doe (penggugat) dan Richard Roe (terdakwa), meskipun sampai sekarang pun tidak ada yang dapat menemukan kasus di mana nama-nama ini dipilih pertama kali dan digunakan. Selain itu, nama-nama tersebut tampaknya tidak memiliki relevansi tertentu. Hal yang pasti adalah kalau nama-nama seperti “John”, “Jane”, atau “Richard” mungkin dipilih karena merekalah yang paling umum saat itu di Inggris. Sementara untuk nama akhiran “Doe” yang berarti rusa betina (Capreolus capreolus) adalah hewan yang umum ditemukan di Inggris. Namun rumor mengatakan kalau orang-orang yang namanya berakhiran Doe juga pernah ada, diputuskan oleh pemilik lahan tertentu, mungkin saja pernah ada, kita hanya tidak tahu.

Sampai sekarang sebutan nama John Doe atau Jane Doe akhirnya menjadi sebuah standar bagi tiap individu yang tidak dikenal, anonim atau hipotetis dalam kasus pengadilan. Sebagian besar yurisdiksi di Amerika terus menggunakan terminology John Doe untuk laki-laki dan Jane Doe untuk perempuan, sebagai nama pengganti, dan akan membawa nama Roe jika dua pihak yang tidak dikenal atau tidak dikenal terlibat dalam kasus yang sama.

Berikan komentarmu