Home Traveling Harta Karun Tersembunyi itu Bernama Ujung Kulon

Harta Karun Tersembunyi itu Bernama Ujung Kulon

89
SHARE

Harta Karun Tersembunyi itu Bernama Ujung Kulon

Beberapa di antara kalian mungkin sudah pernah mendengar atau bahkan sudah pernah mengunjungi salah satu surga cantik yang ada di Ujung Pulau Jawa ini. Ya, Taman Nasional Ujung Kulon namanya. Merupakan Taman Nasional pertama yang diresmikan oleh pemerintah Indonesia dan sudah masuk dalam situs warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1991. Terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, Ujung kulon ini memikili berbagai pemandangan indah dan aktifitas wisata yang cukup komplit. Hamparan pasir putih dan pantai dengan warna biru cerah, serta perjalanan menyusuri hutan untuk mencapai titik 0 Pulau Jawa.

Alamnya yang masih sangat terjaga serta berbagai jenis tumbuhan dan hewan liar yang bebas tumbuh menjadi daya tarik tersendiri bagi Pulau yang saat ini sudah cukup ramai dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun manca negara. Namun jangan khawatir, disana kalian tidak akan mendapati kepadatan pengunjung dikarenakan fasilitas penginapan yang masih terbatas. Beberapa wilayah yang biasa dikunjungi oleh wisatawan di Kawasan Nasional Ujung Kulon adalah Pulau Peucang, Pulau Handeleum, Pulau Panaitan dan lain sebagainya. Yuk, kita bahas satu persatu dan lebih dalam lagi soal harta karun tersembunyi ini.

1. Pulau Peucang

Harta Karun Tersembunyi itu Bernama Ujung Kulon

Di area ini hadir satu-satunya resort yang bisa kalian jadikan tempat bermalam. Dengan konsep rumah panggung yang bisa dihuni oleh lebih dari 10 orang serta memiliki fasilitas toilet yang memadai. Di sebrang rumah panggung, ada juga sebuah restoran yang bisa dijadikan tempat untuk makan bersama. Letaknya resort ini tidak jauh dari pantai Pulau Peucang, jadi kita tinggal jalan kaki jika ingin menikmati pasir putih dan air laut yang begitu kontras biru kehijauan. Di tempat ini pula kalian bisa melihat babi hutan yang wara wiri dan sekelompok rusa yang terkadang muncul di pantai. Selain itu, pemandangan bawah laut di Pulau ini juga menawarkan pengalaman yang seru sekali. Selain bisa berpuas diri main di pantai, cobalah untuk jalan ke arah utara sedikit dan temukan gugusan karang yang indah, disebut Karang Copong. Pastikan kalian juga tidak melewati sunset yang membentang dengan warna orange sampai magenta, tentunya jika cuaca sedang cerah.

2. Kepulauan Handeuleum

Disini kalian bisa menikmati perjalanan menyusuri Sungai Cigenter dengan menaiki kano atau perahu kecil. Di sepanjang jalan kalian bisa menikmati penampakan dari berbagai binatang liar, sebut saja ular, rusa sampai binatang air tawar. Selain itu nanti sempatkan untuk berhenti di beberapa titik, yaitu Handeuleum Besar, Tengah dan Kecil juga Pulau Kalong. Dan satu lagi, saat nanti sudah berada di penghujung Sungai Cigenter, jangan lupa siapkan amunisi kamera terbaik kalian untuk mengabadian air terjun bertingkat yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

3. Padang Rumput Cidaon

Harta Karun Tersembunyi itu Bernama Ujung Kulon

Terletak di seelah Barat Taman Nasional Ujung Kulon, padang rumput yang dihuni berbagai satwa menarik ini menjadi salah satu persinggahan wajib bagi traveller. Akan kalian temui satwa seperti sapi, banteng, kerbau, bahkan burung merak jika kalian beruntung. Untuk badak bercula satu sendiri akan amat sulit untuk dilihat penampakannya, bahkan penjaga hutan di sana yang sudah bekerja selama 10 tahun, belum pernah melihatnya sama sekali. Lokasi padang rumput ini persis bersebelahan dengan Pulau Peucang. Unuk mencapai lokasi, kira-kira dibutuhkan waktu sekitar 10 menit dengan berjalan kaki.

4. Pulau Panaitan

Harta Karun Tersembunyi itu Bernama Ujung Kulon

Pulau yang terkenal akan ombak kelas dunianya ini menyimpan keunikannya tersendiri yang selalu dicari oleh para surfer. Air laut yang jernih dan hangat juga lokasinya yang jauh dari keramaian. Namun selain itu Pulau Panaitan juga dikenal dengan berbagai kehidupan satwa liar yang ada di dalamnya. Kurang lebih sama dengan apa yang terlihat di Padang Rumput Cidaon, namun di pulau ini juga akan dijumpai reptil seperti ular phyton, kadal raksasa sampai buaya air tawar. Di luar keindahan alam yang disebut surga di barat Pulau Jawa itu, Pulau Panaitan menyimpan wisata sejarah masa lalu zaman Hindu Kuno. Di dalam lebat hutan Pulau Panaitan, Gunung Raksa menyimpan cerita masa lalu.

5. Tanjung Layar

Harta Karun Tersembunyi itu Bernama Ujung Kulon

Di tempat ini kalian akan merasakan harmonisasi alam yang sangat indah. Kicauan burung berpadu dengan latar belakang pepohonan rindang yang sudah berumur puluhan bahkan ratusan tahun. Di sini juga kalian akan melihat sebuah mercusuar yang memiliki nilai historisnya sendiri. Dibangun pada masa kolonial Belanda, mercusuar ini menjadi lambang sejarah karena dahulu kala, bangunan mercusuar di Tanjung Layar ini dijadikan “Ujung Pertama” karena geografinya yang strategis, sebagai petunjuk arah bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Sunda.

INFORMASI TAMBAHAN

Untuk dapat menikmati Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, pengunjung diwajibkan membayar biaya masuk sekitar Rp. 5,000 sampai dengan Rp. 25,500. Tentu saja akan berbeda jika traveller yang datang merupakan WNA. Ragam aktifitas yang bisa dilakukan antara lain adalah berkemah, penelusuran hutan, wild life viewing, menyelam, snorkeling, bersampan, berselancar dan memancing

Kawasan Ujung Kulon ini mungkin sedikit overkill karena akan memakan waktu yang cukup lama, sekitar 6 – 7 jam via jalur darat jika berangkat dari Jakarta ya. Dengan kondisi jalan yang belum terlalu bagus, sering kali menjadi sebuah tujuan wisata yang underrated. Namun jangan khawatir, semua itu akan terbayar dengan keindahan alam yang ditawarkan oleh Ujung Kulon. Sebuah harta karun tersembunyi yang sangat layak untuk dikunjungi, bahkan lebih dari satu kali. Singkat kata, Ujung Kulon haruslah menjadi satu nama yang ada di bucketlist kamu.

Jadi, sudah siap bermandikan panas matahari dan asinnya air laut, serta andrenalin rush ketika menyusuri sungai dan hutan?

Berikan komentarmu