Home Misteri 5 Kasus Misteri Dunia Paling Aneh Yang Masih Belum Terpecahkan

5 Kasus Misteri Dunia Paling Aneh Yang Masih Belum Terpecahkan

653
SHARE

Misteri membangkitkan keingintahuan kita, memikat kita dan membuat kita menunggu sampai dipecahkan. Meskipun teori supernatural atau teori konspirasi lebih menyenangkan untuk dicari tahu, misteri seringkali berakhir dengan penjelasan yang sangat mengejutkan. Namun, ada beberapa kasus yang masih yang sampai detik ini belum terpecahkan, mungkin untuk selamanya, dan kelima ini adalah satu dari sekian banyak kasus yang paling menarik untuk kita cermati.

1. Kasus pembunuhan Julia Wallace

Julia Wallace adalah seorang ibu rumah tangga, kebangsaan Inggris yang tinggal di 29 Wolverton Street di kota Liverpool. Pada tanggal 19 Januari tahun 1931, suaminya William pergi ke klub catur setempat untuk melakukan pertandingan. Ketika dia tiba, dia diberi tahu bahwa ada pesan yang ditinggalkannya oleh seorang pria bernama Qualtrough, sebuah nama yang tidak diketahui William sebelumnya. Pria itu menyuruhnya pergi ke 25 Menlove Gardens East. Keesokan harinya, William melakukan hal itu, meninggalkan istrinya di rumah. Akhirnya dia menemukan bahwa itu adalah alamat palsu setelah menghabiskan hampir satu jam mengembara dan menyusuri jalan yang tak jelas keberadaannya. Setelah itu William pulang ke rumah, di mana dia terkejut menemukan mayat istrinya yang berdarah dan terbunuh tergeletak di ruang tamu mereka. Polisi menangkap William sekitar dua minggu kemudian, menuduhnya bahwa dia telah meninggalkan pesan palsu yang ditujukan ke dirinya sendiri, karena pesan dari telepon itu berasal dari sebuah telepon umum yang berjarak beberapa ratus meter dari klub caturnya.

Meskipun sebagian besar bukti yang menentangnya, William tetap dihukum dan dijatuhi hukuman mati. Kasus William dibawa ke Pengadilan untuk banding. Namun, Pengadilan memutuskan kasus ini dan akhirnya William dibebaskan. Sampai hari ini, tidak ada orang lain yang dituntut melakukan kejahatan tersebut karena tak ada yang mengetahui persis siapa pembunuhnya dan masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

2. Fenomena cahaya Hessdalen yang misterius

Penampakan fenomena khusus ini pertama kali diketahui pada tahun 1811 dan terjadi di lembah Hessdalen, yang berada di tengah Norwegia. Namun, pada awal 1980-an, cahaya ini terlihat kembali dan menjadi lebih sering, dengan adanya 20 laporan masuk dari saksi setiap minggunya. Sejak saat itu, penampakannya mengalami penurunan, dengan pengamatan berjumlah 10-20 per tahun. Biasanya cahaya ini menyala terang putih atau kuning dan melayang di atas permukaan tanah. Berbagai penelitian ilmiah telah ditugaskan untuk mencari tahu sumber di balik cahaya ini, namun tidak ada penjelasan konklusif yang bisa menjelaskan. Kamera tersembunyi pun ditempatkan di sekitar lembah, bersiap untuk mengambil gambar apapun yang menghasilkan cahaya tersebut. Studi yang dimaksudkan untuk menolak beberapa temuan telah menunjukkan berbagai penjelasan logis, termasuk lampu depan mobil dan fatamorgana, meskipun mereka mengakui bahwa hal-hal seperti itu bukanlah yang sebenarnya terjadi, jadi tetap masih misterius hingga sekarang.

3. Misteri The Great Amherst

Pada separuh abad ke-19, di sebuah kota kecil bernama Amherst di Nova Scotia, sebuah provinsi di Kanada, seorang wanita bernama Esther Cox mengaku tertimpa fenomana aneh yang diklaim sebagai poltergeist. Poltergeist adalah sebuah istilah dalam dunia paranormal yang berhubungan dengan pengendalian sesuatu tanpa kelihatan wujudnya. Esther tinggal di rumah bersama saudara perempuan dan keluarganya. Karena fenomena yang terjadi pada dirinya, Esther hampir dibunuh oleh seorang temannya dan rumahnya mulai dihantui. Setelah menghabiskan beberapa waktu di rumah saudara perempuan lain di sebuah provinsi di dekatnya karena kesehatannya yang buruk, Esther kembali ke Amherst, di mana fenomena misterius itu mulai lagi.

Warga disana mengancam untuk membakar rumah terebut, dan Esther pindah lagi dengan keluarga lain, meninggalkan rumahnya yang kosong dan angker. Saat itu, seorang aktor freelance yang bernama Walter Hubbell pindah bersama Esther, karena dia juga merupakan penyidik ​​paranormal. Dia menyelidiki rumah itu selama beberapa minggu, akhirnya menulis sebuah buku populer tentang pengalamannya, di mana dia mengaku telah melihat benda-benda mengambang dan juga serangan terhadap Ester oleh kekuatan yang tak terlihat. Sampai saat ini, tidak ada penjelasan yang diberikan, meskipun beberapa yang telah menyelidiki kisah tersebut ada yang percaya bahwa itu semua cuma cerita hoax yang diceritakan Esther.

4. The Black Mausoleum

Terletak di Greyfriars Kirkyard, sebuah pemakaman yang ada di kota Edinburgh, Skotlandia, the Black Mausoleum adalah tempat peristirahatan Sir George Mackenzie. Sosok ini adalah tuan pengacara untuk Raja Charles II, bertanggung jawab untuk menganiaya Covenanters, sekelompok Presbiterian. Karena dia adalah penyebab ratusan kematian saat mereka dipenjara, Mackenzie mendapat nama “Bloody Mackenzie.” Setelah kematiannya pada tahun 1691, dia dimakamkan di Greyfriars Kirkyard, dan selayaknya jasad yang telah mati, cerita hidupnya pun selesai sampai disitu, beristirahat dengan tenang, orang-orang melupakan kisah hidupnya dengan pergantian generasi dalam ratusan tahun.

Namun, mulai tahun 1999, namanya mulai mencuat ke permukaan dengan terdengarnya penampakan sosok yang diyakini Sir George Mackenzie, fenomena ini telah diklaim oleh pengunjung kuburan yang berziarah. Hampir 450 saksi telah melaporkan kejadian ini, dengan lebih dari 100 orang rupanya pingsan saat berada di TKP. Richard Felix, dari dokumenter paranormal Inggris dengan program TVnya Most Haunted, menyebutnya sebagai “salah satu kasus supernatural yang paling meyakinkan sepanjang masa.” Makam Mackenzie akhirnya ditutup, namun fenomena poltergeist terus terjadi. Sampai saat ini, tidak ada penjelasan yang dapat membuktikan fenomena ganjil ini.

5. Misteri hilangnya Benjamin Bathurst

Benjamin Bathurst adalah seorang diplomat abad ke 19 untuk Inggris, yang relatif muda dan sangat mahir dalam pekerjaannya, seorang pria dengan potensi yang tampaknya tak terbatas. Pada tahun 1809, setelah melakukan misi diplomatik ke Austria, dia pulang ke rumah, dipaksa untuk melakukan rute yang lebih berbahaya untuk menghindari orang Prancis karena sebelumnya dia telah berusaha untuk meyakinkan orang-orang Austria untuk menyerang pasukan Napoleon. Dengan bersenjatakan dua pistol, Bathurst memutuskan untuk melakukan perjalanan melalui Jerman, mengubah namanya menjadi Koch supaya tidak diketahui.

Pada tanggal 25 November, Bathurst dan ajudan Jermannya, Herr Krause, berhenti di kota kecil Perleberg, beristirahat beberapa saat sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Ketika tiba waktunya untuk meninggalkan penginapan tempat mereka tinggal, Bathurst berjalan keluar pintu, dengan Krause yang diduga mengikuti sesudahnya, hanya beberapa detik di belakang. Namun, saat Krause keluar, Bathurst tiba-tiba hilang, tidak pernah terlihat lagi.

Krause sendiri akhirnya berhasil sampai ke Inggris, beberapa minggu kemudian, Krause mengatakan kepada pejabat Inggris tentang hilangnya Bathurst. Investigasi yang besar pun dilakukan, dengan istri Bathurst sendiri menghabiskan banyak uang agar anjing menjelajahi daerah sekitar Perleberg, namun Bathurst tidak pernah ditemukan. Berbagai artikel tentang pakaiannya ditemukan di daerah sekitar, namun tubuhnya tetap hilang. Pendapat yang berlaku adalah bahwa dia ditangkap oleh Prancis dan kemudian dibunuh di penjara atau hanya menjadi korban dari bandit yang melakukan perjalanan keliling Eropa selama abad ke-19. Namun itu semua hanyalah asumsi, fakta sebenarnya tidak diketahui, dan Benjamin Bathurst belum pernah ditemukan maupun diketahui kemana hilangnya.

Berikan komentarmu