Home Misteri 10 Kisah Pembunuh Yang Dihantui Oleh Korbannya Sendiri

10 Kisah Pembunuh Yang Dihantui Oleh Korbannya Sendiri

957
SHARE

Siapa yang bilang mereka yang mati akan benar-benar menghilang dari muka bumi ini, setidaknya fakta ini berlaku untuk mereka yang berakhir tragis dengan dibunuh. Beberapa cerita menarik dari seluruh dunia tentang seorang pembunuh yang melihat korbannya gentayangan sudah banyak. Beberapa pembunuh ini tidak pernah berhenti melihat korbannya. Entah mereka dihantui oleh kenangan atau hantu yang sebenarnya masih bisa diperdebatkan, namun yang pasti bahwa korban mereka menolak memberi mereka kedamaian.

1. Mark Bridger

Di Wales, seorang pria bernama Mark Bridger suka menghabiskan hari-harinya untuk minum, menonton video porno, dan melihat gambar anak-anak yang tidak senonoh. Setelah menghabiskan malam-malam nya seperti biasa di tahun 2012, dia berkeliling untuk mencari seorang gadis muda. Dia menemukan April Jones yang berusia lima tahun. Jones masuk ke mobil Bridger, dan dia tidak pernah terlihat lagi. Bridger ditangkap keesokan harinya. Dia mengaku telah membunuh Jones. Namun, dia malah bilang kalau itu kecelakaan. Bridger mengatakan bahwa ia sengaja menabrak Jones dengan mobilnya. Dia ingat menempatkan tubuhnya di mobilnya sebelum dia meminta bantuan. Alkohol telah mengaburkan ingatannya, dan dia tidak tahu apa yang terjadi pada tubuhnya.

Setelah seorang ahli forensik menemukan pecahan tulang dan darah yang mencocokkan DNA Jones di rumah Bridger, polisi menolak ceritanya. Mereka percaya bahwa dia secara seksual menyerang anak itu sebelum dia membunuhnya dan mencerai-beraikan bagian tubuhnya. Pengadilan setuju dengan polisi. Bridger dinyatakan bersalah, dan dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Dia mengatakan kepada seorang narapidana bahwa dia suka melihat si kecil April Jones, yang muncul di sel penjara-nya pada malam hari.

2. Jose E. Ferreira Jr.

Jose Ferreira, 17 tahun, bertemu dengan cewek Carrie Ann Jopek yang berusia 13 tahun di sebuah pesta pada tahun 1982. Dia melakukan hubungan intim dengan gadis itu dan dia memintanya untuk bergabung dengannya di ruang bawah tanah. Saat mereka berjalan menuruni tangga, Carrie mulai berpikir dua kali. Dia berbalik ke arah Ferreira dan berkata, “Aku tidak tahu apakah ini ide yang bagus.” Jose menjawab, “Kamu akan turun ke bawah,” dan dia mendorong gadis itu menuruni tangga. Jose melihat Carrie yang sudah lemas dan ia mulai memikirkan niat jahat dan menyadari bahwa leher gadis itu sudah patah.

Carrie pun meninggal. Karena ketakutan, Jose menyelinap keluar dari rumah dan menguburnya di bawah serambi tetangga. Mayatnya Carrie tidak ditemukan selama 17 bulan. Polisi tidak memiliki petunjuk dan kasus ini tetap tidak terpecahkan. Jose akhirnya mengaku melakukan pembunuhan tersebut setelah tiga dasawarsa kemudian. Dia mengatakan bahwa Carrie terus bergentayangan dan mendatanginya semenjak ia meninggal. Tuh, jadi pelajaran jangan mudah percaya sama orang yang baru dikenal.

3. Ah Fong

Di Hongkong pada tahun 1999, tiga anggota kelompok geng rahasia menangkap Fan Man-yee. Mereka mengklaim bahwa dia berutang 20 ribu dollar hongkong kala itu. Para pria itu menghabiskan waktu sebulan dengan menyiksa Fan sebelum meninggal karena luka-lukanya. Mereka menggergaji tubuhnya, merebus bagian-bagiannya dan melemparkannya ke tempat sampah. Salah satu dari mereka memiliki seorang pacar berusia 13 tahun yang telah membantu penyiksaan tersebut. Gadis itu yang dikenal hanya sebagai “Ah Fong,” menderita mimpi buruk. Dia terus melihat hantu Fan.

Ah Fong menelepon polisi dan melaporkan kejahatan tersebut. Awalnya mereka berasumsi bahwa cerita mimpi itu cuma rekayasa. Namun mereka menyelidiki tempat di mana Fan disiksa dan menemukan bagian tubuhnya. Anggota geng tersebut ditangkap dan kasus tersebut diajukan ke pengadilan. Ah Fong bersaksi untuk mendapatkan perlindungan. Ketiga orang tersebut dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan dan mereka dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Baca juga:

4. Victor Amewugah

Victor Amewugah menyewa seorang sopir taksi untuk perjalanan jauh di tahun 2013. Karena sudah ada niat jahat, pas di tengah jalan, Amewugah mengeluarkan pistol, membunuh supirnya, dan pergi dengan taksi itu. Karena kasusnya tak diketahui, ia jadi penasaran untuk mengulangi kejahatannya. Ia melakukan aksi kriminalnya yang kedua, namun kali ini dia apes dan menjadi tersangka dalam pembunuhan keduanya yang mana membuatnya harus jadi buronan dan melarikan diri. Semenjak itu, ia selalu dibayangi oleh hantu korbannya yang kedua, yang parahnya lagi, hantu itu tak hanya muncul tapi mulai menyerangnya. Hantu itu terus muncul dalam mimpinya dan bahkan menamparnya saat dia tidur.

Dia tidak bisa tidur nyenyak semenjak itu. Akhirnya ia tak tahan dengan gangguan tersebut dan Amewugah memberi tahu seorang teman tentang pembunuhannya. Temannya menelepon polisi dan mengatakan kepada mereka bahwa Amewugah sedang mengendarai salah satu taksi korban. Polisi menemukan dan menangkap Amewugah. Dia mengaku melakukan pembunuhan dan menyatakan penyesalan atas tindakannya. Amewugah menasehati rekan-rekan penjahatnya untuk mengubah gaya hidup mereka agar tidak dihantui hantu korbannya.

5. Al Capone

Pada tanggal 14 Februari 1929, tujuh orang dari Gang Sisi Utara, termasuk James Clark, bertemu di sebuah garasi. Empat pria termasuk dua orang berpakaian seperti petugas polisi mendekati mereka. Yang berpakaian polisi menyuruh baris anggota geng di dinding dan melepaskan tembakan. Ketujuh orang itu tewas seketika. Tragedi ini pun dikenal dengan sebutan, “Valentine’s Day Massacre”. Sebuah kasus pembantaian yang tidak pernah terpecahkan, namun diyakini bahwa ini didalang oleh bos mafia scarface legendaris, Al Capone.

Al Capone ditangkap beberapa bulan setelah pembunuhan tersebut. Ketika dia dipenjara, sipir penjara sempat melaporkan kalau dia suka menjerit terus-menerus, ia seperti berteriak “tolong tinggalkan aku sendirian!”. Karena kesal, petugas itu melihat ke dalamnya selnya, sungguh aneh yang dilihatnya kalau si Al Capone pada dasarnya memang sendirian. Trus dia berteriak dan menjerit karena melihat apa?

Karena takut, Al Capone pun sempat menyewa orang pintar untuk mengusir sesuatu yang suka mendatanginya di penjara itu, tapi tidak berhasil. Dia mengatakan kepada pengawalnya bahwa dia dihantui oleh hantu James Clark.

6. Bhim Shankar Giri

Di Mumbai, India, seorang pria bernama Jeetendra Anantlal Giri suka melecehkan istri dari adik kandungnya sendiri, Bhim Shankar Giri. Bhim meminta Jeetendra beberapa kali untuk menjauh dari istrinya, tapi Jeetendra tidak berhenti. Bhim menjadi marah pada saudaranya itu dan dia memutuskan untuk membunuhnya. Bhim memikat Jeetendra ke daerah terpencil dengan alih-alih ingin melakukan pesta. Dia menawari Jeetendra alkohol, dan begitu Jeetendra mabuk, Bhim menggorok tenggorokannya. Bhim menyembunyikan tubuh saudaranya dan bersembunyi. Keluarganya melihat bahwa Jeetendra hilang dan mereka melaporkannya ke polisi.

Seminggu berlalu, dan Bhim mulai terus mendengar suara Jeetendra. Bahkan mimpinya pun tak aman dari kakaknya. Suatu malam Bhim bermimpi bahwa hantu dari kakaknya itu mencekiknya dan Jeetendra mengancam akan menghantuinya dan memberinya malam tanpa tidur selama sisa hidupnya. Bhim pulang ke keluarganya dan dia mengaku sudah membunuh saudaranya. Mereka membawa Bhim ke kantor polisi dan dia ditangkap.

7. John Nkuna

Di Afrika Selatan pada tahun 2002, John Nkuna dan dua temannya menculik Bob Ruel Baloyi. Mereka mengikat Baloyi dengan potongan kain dan kemudian memukulinya. Nkuna dan teman-temannya menyiram Baloyi dengan bensin dan membuatnya terbakar. Baloyi kemudian ditemukan oleh penggembala ternak dan ia yang memanggil polisi. Nkuna melarikan diri ke kota lain. Namun, ia segera dihantui hantu Baloyi. Dia mendengar suara Baloyi setiap malam berkata, “Katakan saja kepada keluarga saya bahwa kaulah yang membunuh saya dan Anda akan mulai tidur dengan tenang, atau kau akan terus melihatku.” Nkuna ketakutan dan dia pergi ke Keluarga Baloyi mengaku bersalah atas pembunuhan tersebut.

Nkuna dan teman-temannya ditangkap, namun tuduhan ditarik dari teman-temannya. Dia mengaku tidak bersalah di pengadilan, meski pengadilan menggunakan pengakuannya untuk mendapatkan sebuah keyakinan. Nkuna dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

8. Adrian Daou

Di Kanada pada tahun 2010, seorang gadis bernama Jennifer Stewart dikampak sampai mati di tempat parkir. Pembunuhannya tidak terpecahkan selama hampir tiga tahun. Tidak ada petunjuk sampai pria bernama Adrian Daou mengaku. Polisi merasa ragu dengan kesalahannya. Beberapa pernyataannya tidak sesuai dengan kejahatan tersebut. Namun, dia memang tahu beberapa hal detail yang hanya pembunuhnya akan tahu. Polisi memberinya sebuah tabung kardus dan menyuruhnya untuk melakukan olah TKP. Gerakannya sesuai dengan pembunuhan tersebut. Adrian mengatakan bahwa dia telah membunuh Stewart untuk melancarkan karir musiknya. Dia berpikir bahwa jika dia membunuh seseorang, dia akan mendapatkan inspirasi dalam menulis lagunya.

Adrian mengatakan bahwa dia pergi untuk merokok bersama temannya di sebuah jalur sepeda setelah pembunuhan tersebut. Saat berada disana, dia dihantui oleh hantu Jennifer yang terbang bersamanya. Adrian mengatakan bahwa dia melihat hantu itu beberapa kali sehari.

9. Daniel French

Pada tahun 2012, Daniel French kepepet butuh uang, jadi dia memutuskan untuk merampok sebuah rumah di komunitas manula. Daniel berpose sebagai seorang petugas dan memasuki rumah Barbara Howe berusia 87 tahun. Dia menembaknya di leher dengan pistol setrum. Namun, wanita tersebut tidak roboh. Karena kurang puas, Daniel meraih leher Howe dan mulai mencekiknya. Wanita malang itu akhirnya meninggal. Dia menyembunyikan tubuhnya dan mengambil barang-barangnya. Daniel menemukan 18 dollar dan sebuah cincin berlian.

Pembunuhan Howe tidak kunjung tuntas selama dua tahun. Sampai akhirnya polisi berhasil mengumpulkan bukti yang mengarah ke Daniel French. Mereka melakukan investigasi dan dia mengaku melakukan pembunuhan itu. Daniel mengatakan kepada polisi bahwa dia merasa tidak enak atas pembunuhan wanita tersebut, ia berkata bahwa “Saya melihat hantu Mrs.Howe dan saya sangat menyesal”.

10. Terry Childs

Pada tahun 1987, Terry Childs adalah psikopat yang sudah menikam seorang gadis berusia 17 tahun, Lois Sigala, sampai mati. Dia dihukum karena pembunuhan dan dijatuhi hukuman 41 tahun penjara. Sementara dia dipenjara, dia mengaku melakukan beberapa pembunuhan lagi.

Salah satu korbannya adalah Linda Ann Jozovich. Pada tahun 1979, dia telah menculiknya dari tempat parkir dan kemudian memukul, mencekik, dan menikamnya berulang kali. Terry menyembunyikan tubuhnya di Pegunungan Santa Cruz. Butuh waktu lebih dari satu dekade untuk menemukan mayatnya. Terry mengklaim bahwa dia harus mengakui pembunuhan tersebut untuk “membebaskan dirinya dari setan-setannya.” Dia mengatakan bahwa dia dihantui oleh hantu korbannya. Terry selalu melihat mereka di dalam selnya, menatapnya dan “memakan otaknya”.

Dia mengklaim bahwa Jozovich telah menghantuinya. Namun dia menghilang setelah dia mengakui pembunuhan itu. Pengakuan Terry telah meningkatkan hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

Berikan komentarmu